<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042</id><updated>2011-11-27T17:35:54.464-08:00</updated><category term='Metode Transaksi'/><category term='Sistem Manajemen'/><category term='leisure'/><category term='Pola Hidup Sehat'/><category term='Informasi'/><category term='motivasi'/><category term='Pengobatan'/><category term='Tips Sukses'/><category term='Info Bisnis'/><category term='Cerita Rakyat'/><category term='Info Lalulintas'/><category term='Info Kesehatan'/><category term='Ibu dan Anak'/><category term='Permainan'/><category term='Personal Development Tips'/><category term='Cerita Teladan'/><category term='private jet'/><category term='Humor'/><category term='Kisah Teladan'/><category term='kisah sukses'/><category term='Manajemen Emosi'/><category term='Pelajaran Hidup'/><category term='Manajemen Waktu'/><category term='business trip'/><title type='text'>Kumpulan Posting Email</title><subtitle type='html'>Email-email yang saya suka untuk dikirim ulang ke rekan-rekan semua, akan saya coba untuk diposting di blog ini. Supaya yang pengin baca tapi belum saya ketahui alamat emailnya bisa ikutan baca juga...

Untuk rekan-rekan yang mau berbagi, silahkan kirim email ke saya ya...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-6822531043295031343</id><published>2011-11-25T19:02:00.001-08:00</published><updated>2011-11-25T19:02:40.071-08:00</updated><title type='text'>"Have a nice weekend". ~ARTI HIDUP~</title><content type='html'>Seorg professor berdiri di dpn kelas filsafat.&lt;br&gt;Saat kelas dimulai, dia mengambil toples kosong dan mengisi dgn bola2 golf.&lt;br&gt;Kemudian berkata kpd murid2nya, apakah toples sudah penuh...... ? &lt;br&gt;Mereka setuju !!!!&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kemudian dia menuangkan batu koral ke dalam toples, mengguncang dgn ringan. Batu2 koral mengisi tempat yg kosong di antara bola2 golf.&lt;br&gt;Kemudian dia bertanya kepada murid2nya, apakah toples sdh penuh ??&lt;br&gt;Mereka setuju !!!&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selanjutnya dia menabur pasir ke dalam toples ...&lt;br&gt;Tentu saja pasir menutupi semuanya.&lt;br&gt;Profesor sekali lagi bertanya apakah toples sudah penuh..??. &lt;br&gt;Murid , &amp;quot;Yes&amp;quot;...!!&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kemudian dia menuangkan dua cangkir kopi ke dlm toples, dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir. Para murid tertawa....&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Sekarang.. saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Bola2 golf adalah hal yg penting; Tuhan, keluarga, anak2, kesehatan.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Jika yang lain hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih tetap penuh.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Batu2 koral adalah hal2 lain, spt pekerjaanmu, rumah dan mobil.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Pasir adalah hal2 yg sepele.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dlm toples, maka tidak akan tersisa ruangan utk batu2 koral ataupun utk bola2 golf..&lt;br&gt;Hal yg sama akan terjadi dalam hidupmu.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Jika kalian menghabiskan energi untuk hal2 yang sepele, kalian tidka akan mempunyai ruang untuk hal2 yang penting buat kalian.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Jadi Beri perhatian untuk hal2 yg penting untuk kebahagiaanmu.&lt;br&gt;&amp;quot;Bermainlah degan anak2mu.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Luangkan waktu untuk check up kesehatan.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Berikan perhatian terlebih dahulu kepada bola2 golf.&amp;#160;Hal2 yang benar2 penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir, urus pasirnya.&amp;quot; &lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, &amp;quot;Kopi mewakili apa?&amp;quot;&lt;br&gt;Profesor tersenyum, &amp;quot;Saya senang kamu bertanya.&amp;quot;&lt;br&gt;&amp;quot;Itu utk menunjukkan kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah sangat penuh, tetap selalu tersedia tempat utk secangkir kopi bersama sahabat&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Life is never flat... Simplify your life...&lt;br&gt;Warm regards, &lt;br&gt;Powered by Telkomsel BlackBerry&amp;#174;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-6822531043295031343?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/6822531043295031343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/11/have-nice-weekend-arti-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6822531043295031343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6822531043295031343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/11/have-nice-weekend-arti-hidup.html' title='&quot;Have a nice weekend&quot;. ~ARTI HIDUP~'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-2835379890009788800</id><published>2011-10-21T15:27:00.001-07:00</published><updated>2011-10-21T15:27:18.962-07:00</updated><title type='text'>​‎​"KITALAH SANG PENENTU"</title><content type='html'>Dua org ibu memasuki toko pakaian membeli baju seragam anaknya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ibu 1 bernama D, Ibu 2 bernama H.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ternyata pemilik tokonya lagi bad mood shg tdk melayani dengan baik, malah terkesan buruk, tdk sopan dgn muka cemberut.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ibu pertama( D )jelas jengkel menerima layanan yg buruk seperti itu. Yg mengherankan, ibu kedua( H )tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kpd penjualnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ibu pertama( D ) bertanya, &amp;quot;Mengapa Ibu bersikap demikian sopan pd penjual menyebalkan itu?&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lantas dijawab, &amp;quot;Mengapa saya harus mengizinkan dia menentukan caraku dlm bertindak? Kitalah sang penentu atas hidup kita, bukan org lain.&amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Tapi ia melayani dengan buruk sekali,&amp;quot; bantah Ibu pertama( D ).&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot;Itu masalah dia. Kalau dia mau bad mood, tdk sopan, melayani dengan buruk; toh tidak ada kaitan dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan menentukan hidup kita, padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita,&amp;quot; jelas Ibu kedua( H ).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan org lain kpd kita. Kalau org melakukan hal buruk, kita akan membalasnya dgn hal yg lebih buruk lagi. Dan sebaliknya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kalau org tdk sopan, kita akan lebih tdk sopan lagi. Kalau org lain pelit terhadap kita, kita yg semula pemurah tiba2 jadinya sedemikian pelit kalau harus berurusan dgn org tersebut. Ini berarti tindakan kita dipengaruhi oleh tindakan org lain.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kalau direnungkan, sebenarnya betapa tidak arifnya tindakan kita. Mengapa utk berbuat baik saja, saya harus menunggu diperlakukan dgn baik oleh org lain dulu?&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jaga suasana hati, jgn biarkan sikap buruk org lain sampai menentukan cara kita bertindak! Kitalah sang penentu yang sesungguhnya! :).&lt;br&gt;Powered by Telkomsel BlackBerry&amp;#174;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-2835379890009788800?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/2835379890009788800/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/10/kitalah-sang-penentu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2835379890009788800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2835379890009788800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/10/kitalah-sang-penentu.html' title='​‎​&quot;KITALAH SANG PENENTU&quot;'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-9184895164845365170</id><published>2011-07-30T17:38:00.001-07:00</published><updated>2011-07-30T17:38:26.142-07:00</updated><title type='text'>Bekas Sujud, Tak Sekadar Tanda Kehitaman di Dahi</title><content type='html'>&lt;a href="http://REPUBLIKA.CO.ID"&gt;REPUBLIKA.CO.ID&lt;/a&gt;&lt;br&gt;18 Juli 2011 13:30&lt;br&gt;Bekas Sujud, Tak Sekadar Tanda Kehitaman di Dahi&lt;p&gt;Oleh Prof Dr KH Achmad Satori Ismail&lt;p&gt;&lt;br&gt;Diriwayatkan dari Rabi&amp;#39;ah bin Ka&amp;#39;b bahwa ia berkata, &amp;quot;Aku menginap bersama Nabi SAW dan membantu beliau untuk menyiapkan air wudhunya dan kebutuhan lainnya.&amp;quot; Kemudian, Rasulullah bersabda, &amp;quot;Mintalah sesuatu kepadaku.&amp;quot; Aku menjawab, &amp;quot;Aku mohon agar bisa menemanimu di surga.&amp;quot; Beliau menjawab, &amp;quot;Bukan lainnya?&amp;quot; Aku berkata, &amp;quot;Hanya itu saja. Lalu, Nabi SAW bersabda, &amp;quot;Bantulah aku untuk dirimu dengan memperbanyak sujud.&amp;quot; (HR Ahmad, Muslim, An Nasai, dan Abu Daud).&lt;p&gt;Hadis ini menganjurkan kita untuk memperbanyak sujud, ruku, dan mendirikan shalat wajib ditambah dengan tathawwu&amp;#39; (shalat sunat) bila kita ingin masuk surga. &lt;p&gt;Sujud merupakan ibadah istimewa dalam Islam, karena merupakan salah satu rukun shalat dengan cara meletakkan tujuh anggota badan di atas tanah (muka, dua telapak tangan, dua lutut, dan dua ujung kaki). Posisi demikian mencerminkan sikap merendah di hadapan keagungan Ilahi. Allah menegaskan, &amp;quot;Sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).&amp;quot; (QS Al-&amp;#39;Alaq: 19).&lt;p&gt;Sujud akan menanamkan ketawadhuan dalam diri kepada sesama manusia dan memancarkan sinar keimanan dan kelembutan melalui wajahnya. Inilah bekas sujud yang diharapkan sebagai amalan penolong masuk surga.&lt;p&gt;Mi&amp;#39;dan bin Abi Tholhah berkata, &amp;quot;Aku bertemu Tsauban, budak Rasulullah SAW.&amp;quot; Lalu, dia bertanya, &amp;quot;Beritahukan kepadaku amalan yang bila aku lakukan maka Allah akan memasukkanku dengannya ke dalam surga.&amp;quot; Tsauban diam. Lalu, aku tanya lagi, tapi dia masih diam dan aku tanyakan yang ketiga maka ia menjawab, &amp;quot;Aku telah menanyakan hal itu kepada Rasulullah SAW, beliau bersabda, &amp;quot;Kamu harus memperbanyak sujud karena sesungguhnya tidaklah kamu sujud sekali kecuali Allah akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan dengannya satu dosa.&amp;quot; (HR Muslim, Turmudzi, dan an-Nasa&amp;#39;i).&lt;p&gt;Kita dianjurkan untuk memperpanjang sujud bila shalat munfaridah (sendiri) karena Rasulullah menyindir orang-orang yang sujudnya cepat, dengan ungkapan bahwa mereka mematuk seperti ayam jago mematuk butiran makanan.&lt;p&gt;Sujud yang serius akan meninggalkan bekas di wajah orang Mukmin. &amp;quot;Kamu lihat mereka ruku dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud.&amp;quot; (QS Al-Fath 29).&lt;p&gt;Bekas sujud inilah yang akan ditampakkan setiap Muslim via wajahnya. Di antara bekas sujud yang terpancar di setiap muka Muslim adalah ketundukan kepada keagungan Allah, ketawadhuan terhadap sesama insan, kelembutan, senyuman, menundukkan pandangan mata, membasahi bibir dengan zikrullah, sikap kasih sayang kepada anak yatim, fakir, dan miskin.&lt;p&gt;Sejalan dengan ini, dalam hadis Qudsi disebutkan bahwa Rasulullah berkata, &amp;quot;Aku hanyalah menerima shalat dari orang yang tawadhu terhadap keagungan-Ku, tidak sombong terhadap makhluk-Ku, tidak terus-menerus mendurhakai-Ku, selalu menggunakan siangnya untuk zikir kepada-Ku, mengasihi anak yatim, janda-janda, fakir, dan menyayangi orang yang tertimpa musibah. (HR Al-Bazzar).&lt;p&gt;Tanda hitam di dahi Muslim adalah salah satu ciri bahwa dia sering melakukan shalat. Namun, bekas sujud yang dikehendaki Allah adalah sikap tawadhu, kelembutan, kepedulian, dan kasih sayang yang dipancarkan wajah setiap Muslim. Wallahu a&amp;#39;lam.&lt;p&gt;Dimuat di Republika Cetak Edisi hari ini dengan judul: Bekas Sujud&lt;br&gt;Powered by Telkomsel BlackBerry&amp;#174;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-9184895164845365170?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/9184895164845365170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/07/bekas-sujud-tak-sekadar-tanda-kehitaman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/9184895164845365170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/9184895164845365170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/07/bekas-sujud-tak-sekadar-tanda-kehitaman.html' title='Bekas Sujud, Tak Sekadar Tanda Kehitaman di Dahi'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-3557128957674776261</id><published>2011-06-11T05:04:00.000-07:00</published><updated>2011-06-11T05:05:04.053-07:00</updated><title type='text'>Tips on defining SMART goals</title><content type='html'>The SMART approach aims for a Specific, Measurable, Attainable, Realistic and Time-bound goal definition of qualitative goals.&amp;#160;&lt;br&gt;&lt;br&gt;SPECIFIC &lt;br&gt;Goals must be clear and unambiguous. When goals are specific, they tell you exactly what, when, and how much is expected. Because the goals are specific, you can easily measure your progress toward their completion. &lt;br&gt;&lt;br&gt;MEASURABLE &lt;br&gt;What good is a goal that you can&amp;#39;t measure? If your goals are not measurable, you will never know whether you are making progress toward achieving them.&amp;#160;Not only that, but it&amp;#39;s difficult to remain motivated when you have no milestones to indicate your progress.&lt;br&gt;&amp;#160;&lt;br&gt;ATTAINABLE &lt;br&gt;Goals must be realistic and attainable by the average person. The best goals require you to stretch a bit to achieve them. That is, the goals are neither out of reach nor below standard performance.&amp;#160;Goals that are set too high or too low become meaningless, and people naturally start to ignore them.&amp;#160;&lt;br&gt;&lt;br&gt;REALISTIC&lt;br&gt;To be realistic, a goal must represent an objective toward which you are both willing and able to work. A goal can be both high and realistic; you are the only one who can decide just how high your goal should be.&amp;#160;You should be certain that every goal represents substantial progress. A high goal is often easier to reach than a low one because a low goal exerts low motivational force.&amp;#160;Some of the hardest jobs you ever accomplished actually seem easy simply because you enjoyed doing them.&lt;br&gt;Your goal is probably realistic if you truly believe that it can be accomplished.&amp;#160;Other ways to tell if a goal is realistic is to determine if you have accomplished anything similar in the past or ask yourself what conditions would have to exist to accomplish this goal.&amp;#160;&lt;br&gt;&lt;br&gt;TIME-BOUND&lt;br&gt;Goals must have fixed start and end points. Commitment to deadlines helps you to focus your efforts on completion of the goal on or before the due date.&amp;#160;Goals without deadlines or schedules for completion tend to be overtaken by the day-to-day crises that invariably arise in an organization.&amp;#160;&lt;br&gt;Powered by Telkomsel BlackBerry&amp;#174;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-3557128957674776261?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/3557128957674776261/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/06/tips-on-defining-smart-goals.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3557128957674776261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3557128957674776261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/06/tips-on-defining-smart-goals.html' title='Tips on defining SMART goals'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-7270408499995495242</id><published>2011-05-20T08:40:00.000-07:00</published><updated>2011-05-20T08:39:49.397-07:00</updated><title type='text'>Tafakur: PERAHU KEBERSAMAAN</title><content type='html'>Sebuah perahu kayu berpenumpang tampak melintas di sungai nan jernih. Sepanjang jalan, para penumpang perahu benar-benar terbuai dengan pepohonan hijau yang memagari tepian sungai. Para penumpang yang berada di lantai atas ini benar-benar beruntung dengan pemandangan indah itu.&lt;p&gt;Dua lantai perahu penumpang itu memang punya harga sewa yang berbeda. Lantai atas lebih mahal dari yang di bawah. Bahkan mencapai dua kali lipat. Walau begitu, penumpang di lantai bawah masih bisa melihat pemandangan dari balik jendela kecil yang tertutup kaca.&lt;p&gt;Kelebihannya, penumpang lantai bawah bisa lebih asyik dalam kesunyian tidur. Tak ada suara burung, tak ada terik matahari, dan tak ada angin kencang. Kalau sudah tertidur, waktu menjadi tidak lagi panjang.&lt;p&gt;Suatu kali, masih dalam aliran sungai nan jernih, pompa air perahu macet. Krisis air minum pun terasa begitu cepat. Beruntungnya, para penumpang masih bisa menikmati segarnya air yang bisa mereka ambil langsung dari sungai yang mereka lewati. Tinggal ambil wadah dan tali, air pun bisa diperoleh.&lt;p&gt;Beberapa teriakan dari penumpang lantai bawah terus terdengar. &amp;quot;Hei, bagi kami air!&amp;quot; ucap para penumpang bawah. &amp;quot;Ya, kalian bisa ambil ke atas sini!&amp;quot; jawab para penumpang lantai atas.&lt;p&gt;Di sinilah persoalannya. Kalau penumpang lantai atas bisa mengambil langsung air, sementara yang di bawah mesti meniti anak-anak tangga agar bisa mencapai atas perahu. Dan ini begitu merepotkan.&lt;p&gt;Suatu malam, masih dalam perahu, beberapa penumpang di lantai bawah merasakan haus yang luar biasa. Kantuk yang mereka rasakan kadang menyelingi rasa haus itu. Saat itulah, rasa enggan menghinggapi mereka untuk bersusah payah menuju atas.&lt;p&gt;Seseorang dari mereka mengatakan, &amp;quot;Kenapa mesti repot ke atas, toh air yang kita butuhkan ada di kaki kita.&amp;quot; Dan ucapan itu pun seolah menyadarkan para penumpang lain kalau merekalah yang sebenarnya paling dekat dengan letak air daripada penumpang atas.&lt;p&gt;Salah seorang mereka pun berusaha keras melubangi dinding bawah perahu dengan sebuah linggis. Di benak mereka cuma satu: bagaimana bisa dapat air tanpa mesti susah payah ke atas. Karena toh, yang di atas pun tidak merasa perlu untuk berbagi dengan yang bawah.&lt;br&gt;**&lt;p&gt;Kebersamaan dalam sebuah wadah, apakah itu perusahaan, organisasi, dan rumah tangga; tidak cukup hanya meletakkan pandangan dari sudut diri sendiri.&lt;p&gt;Berlatihlah untuk bisa menangkap pandangan dari sudut pandang orang-orang yang bersama kita. Karena dengan begitulah, perahu kebersamaan akan bisa terus melaju ke arah tujuan yang diinginkan. (&lt;a href="mailto:muhammadnuh@eramuslim.com"&gt;muhammadnuh@eramuslim.com&lt;/a&gt;)&lt;br&gt;Powered by Telkomsel BlackBerry&amp;#174;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-7270408499995495242?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/7270408499995495242/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/05/tafakur-perahu-kebersamaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7270408499995495242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7270408499995495242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2011/05/tafakur-perahu-kebersamaan.html' title='Tafakur: PERAHU KEBERSAMAAN'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-543225401865876222</id><published>2010-12-11T20:06:00.001-08:00</published><updated>2010-12-11T20:06:04.772-08:00</updated><title type='text'>Fwd: Anthony Dio Martin Official Site</title><content type='html'>&lt;div&gt;Kiriman dari salah satu pakar EQM Indonesia, bapak Anthony Dio Martin, saya posting disini. &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Semoga bermanfaat. &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br&gt;Selamat membaca,&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Salam&lt;br&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="gmail_quote"&gt;---------- Pesan terusan ----------&lt;br&gt;Dari: &lt;b class="gmail_sendername"&gt;Anthony Dio Martin Official Site&lt;/b&gt; &lt;span dir="ltr"&gt;&amp;lt;&lt;a href="mailto:anthonydiomartin@yahoo.com"&gt;anthonydiomartin@yahoo.com&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt; Tanggal: 9 Desember 2010 04.26&lt;br&gt;Subjek: Anthony Dio Martin Official Site&lt;br&gt;Ke: &lt;a href="mailto:tristanto.wahono@gmail.com"&gt;tristanto.wahono@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt; &lt;div&gt; &lt;div style="LINE-HEIGHT: 140%; MARGIN: 0px 2em; FONT-FAMILY: Georgia, Helvetica, Arial, Sans-Serif; COLOR: #000000; FONT-SIZE: 13px"&gt; &lt;hr style="BORDER-BOTTOM: #ccc 1px solid; BORDER-LEFT: #ccc 1px solid; PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: #ccc 1px solid; BORDER-RIGHT: #ccc 1px solid; PADDING-TOP: 0px"&gt;   &lt;ul style="PADDING-BOTTOM: 0px; PADDING-LEFT: 1.2em; WIDTH: 100%; PADDING-RIGHT: 0px; CLEAR: both; PADDING-TOP: 0px"&gt; &lt;li&gt;&lt;a href="https://mail.google.com/mail/html/compose/static_files/blank_quirks.html#12cc7e07f92c51ef_1"&gt;Don't Bite The Hand That Feed You&lt;/a&gt; &lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;a href="https://mail.google.com/mail/html/compose/static_files/blank_quirks.html#12cc7e07f92c51ef_2"&gt;Shoulder To Cry On&lt;/a&gt; &lt;/li&gt; &lt;li&gt;&lt;a href="https://mail.google.com/mail/html/compose/static_files/blank_quirks.html#12cc7e07f92c51ef_3"&gt;Meminjam Pikiran Orang&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;table&gt; &lt;tbody&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="LINE-HEIGHT: 1.4em; MARGIN-BOTTOM: 0px"&gt; &lt;p style="MARGIN: 1em 0px 3px"&gt;&lt;a style="FONT-FAMILY: Arial, Helvetica, sans-serif; FONT-SIZE: 18px" href="http://feedproxy.google.com/~r/AnthonyDioMartin/~3/glH4YWGeDog/?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email" name="12cc7e07f92c51ef_1" target="_blank"&gt;Don't Bite The Hand That Feed You&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="LINE-HEIGHT: 140%; MARGIN: 9px 0px 3px; FONT-FAMILY: Georgia, Helvetica, Arial, Sans-Serif; COLOR: #555; FONT-SIZE: 13px"&gt;&lt;span&gt;Posted:&lt;/span&gt; 08 Dec 2010 01:38 AM PST&lt;/p&gt; &lt;div style="LINE-HEIGHT: 140%; MARGIN: 0px; FONT-FAMILY: Georgia, Helvetica, Arial, Sans-Serif; COLOR: #000000; FONT-SIZE: 13px"&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Di beberapa posting facebook, saya membaca beberapa rekan yang memaki dan menyatakan murkanya pada atasannya, pada perusahaannya, pada pabriknya tempat bekerja. Saya pikir, memaki bukanlah langkah yang bijak. Apalagi, sampai akhirnya dibaca oleh banyak orang. Tapi, saya memang memahami kalau perasaaannya mungkin sedang sangat marah dan jengkel sekali dengan si atasannya. Dia tak tahu lagi harus berbuat apa-apa sehingga mengeluh di facebooknya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Ingatlah, perlu pula buat kita untuk belajar menghargai dan menjadi pribadi yang berterima kasih atas perusahaan yang telah menghidupi kita selama ini. Mengapa kita bisa menerima gaji dan upah dari mereka dengan muka tersenyum dan senang tetapi pas giliran kerja, kita memaki-maki atasan dan pimpinan kita. Ini kan namanya tidak ksatria. Kalau kita tidak suka, lebih baik bicara dan katakan. Tetapi, jika terus-terusan tidak ada perubahan, lebih baik kita mundur dan mencari dimana kita bisa tetap menjaga mental kita yang positif. Yang penting, jangan mengeluh apalagi memaki. Seburuk-buruk atasan kita, merekalah yang memberi makan buat kita. Ingatlah pepatah, 'Don't Bite The Hand That Feed You". Seekor binatang, maaf…anjing, mengerti bahwa ia tidak boleh menggigit tuannya yang memberikan makan kepadanya. Martabat kita lebih tinggi daripada binatang, maka tunjukkanlah bahwa minimal kita adalah orang yang tahu berterima kasih. Ingatlah sekali lagi, Anda tidak harus menyukai atasan Anda tetapi tunjukkan bahwa kita bisa berterima kasih kepadanya. &lt;a title="Technorati" href="http://technorati.com/faves?add=http%3A%2F%2Fwww.anthonydiomartin.com%2F2010%2F12%2F08%2Fdont-bite-the-hand-that-feed-you%2F" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a title="TwitThis" href="http://twitter.com/home?status=http%3A%2F%2Fwww.anthonydiomartin.com%2F2010%2F12%2F08%2Fdont-bite-the-hand-that-feed-you%2F" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt; &lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AnthonyDioMartin/~4/glH4YWGeDog?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email" width="1" height="1"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="LINE-HEIGHT: 1.4em; MARGIN-BOTTOM: 0px"&gt; &lt;p style="MARGIN: 1em 0px 3px"&gt;&lt;a style="FONT-FAMILY: Arial, Helvetica, sans-serif; FONT-SIZE: 18px" href="http://feedproxy.google.com/~r/AnthonyDioMartin/~3/toCwVnPCd-Y/?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email" name="12cc7e07f92c51ef_2" target="_blank"&gt;Shoulder To Cry On&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="LINE-HEIGHT: 140%; MARGIN: 9px 0px 3px; FONT-FAMILY: Georgia, Helvetica, Arial, Sans-Serif; COLOR: #555; FONT-SIZE: 13px"&gt;&lt;span&gt;Posted:&lt;/span&gt; 08 Dec 2010 01:33 AM PST&lt;/p&gt; &lt;div style="LINE-HEIGHT: 140%; MARGIN: 0px; FONT-FAMILY: Georgia, Helvetica, Arial, Sans-Serif; COLOR: #000000; FONT-SIZE: 13px"&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Richard Farson, seorang profesor Humanistic Psychology Institute di San Fransisco mengatakan dalam surveinya bahwa "Jutaan orang Amerika tidak pernah punya lebih dari satu menit selama hidupnya untuk menceritakan persoalan hidupnya kepada orang yang bisa dipercayainya". Tidaklah mengherankan jika angka depresi dan pemakaian obat-obat anti depresi tergolong sangat tinggi di Amerika. Bagaimana kita di Indonesia? Bersyukurnya, saya berharap bahwa angka ini tidak akan terlalu mengkhawatirkan. Saya pikir, kita masyarakat yang lebih terbuka. Dan untungnya, kalau saya perhatikan, baik di kota maupun pedesaan, kita umumnya masih punya seseorang yang bisa diajak untuk bicara.&lt;/p&gt;  &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Menurut saya, punya seseorang yang bisa diajak bicara adalah perlu sekali. Bukan saja, bicara dengan orang lain akan memberikan kita ide maupun solusi, yang kadang tidak mampu kita lihat. Tapi, bicara dengan orang juga melegakan. Ada banyak kasus dimana seseorang yang bermasalah tetapi tidak menemukan seseorang yang bisa diajak bicara, berakhir dengan bunuh diri. Memang tidaklah mudah mempercayai seseorang dan cukup berisiko mempercayakan persoalan kita pada orang lain. Tapi, jika ingin bertumbuh dan berkembang secara sehat, kadang kita membutuhkan bahu orang lain dimana kita bisa bersandar!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berbahagialah orang yang mempunyai 'Shoulder To Cry On'&lt;/p&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AnthonyDioMartin/~4/toCwVnPCd-Y?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email" width="1" height="1"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="LINE-HEIGHT: 1.4em; MARGIN-BOTTOM: 0px"&gt; &lt;p style="MARGIN: 1em 0px 3px"&gt;&lt;a style="FONT-FAMILY: Arial, Helvetica, sans-serif; FONT-SIZE: 18px" href="http://feedproxy.google.com/~r/AnthonyDioMartin/~3/S85wWbIaHP0/?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email" name="12cc7e07f92c51ef_3" target="_blank"&gt;Meminjam Pikiran Orang&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="LINE-HEIGHT: 140%; MARGIN: 9px 0px 3px; FONT-FAMILY: Georgia, Helvetica, Arial, Sans-Serif; COLOR: #555; FONT-SIZE: 13px"&gt;&lt;span&gt;Posted:&lt;/span&gt; 08 Dec 2010 01:17 AM PST&lt;/p&gt; &lt;div style="LINE-HEIGHT: 140%; MARGIN: 0px; FONT-FAMILY: Georgia, Helvetica, Arial, Sans-Serif; COLOR: #000000; FONT-SIZE: 13px"&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Pikiran dan pengalaman kita bisa terbatas. Saat kita selalu mentok dan terus-menerus tidak mampu begerak lebih jauh dan kelihatannya segitu-segitu saja. Padahal, kita telah berusaha secara maksimal. Saat itulah, Anda mulai menyentuh limit pengalaman dan pikiran Anda. Itulah saat dimana Anda perlu perlu meminjam pikiran dan pengalaman orang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Meminjam ini bisa dilakukan dengan membaca, mendengarkan, ngobrol atau mengikuti bimbingan atau pelatihan tertentu. Intinya, masalah yang Anda alami sekarang, kadang tidak bisa diatasi dengan pikiran Anda karena keterbatasan pengalaman yang Anda miliki. Itulah manfaat bicara, mendengarkan dan belajar dari orang lain.&lt;/p&gt;  &lt;blockquote&gt; &lt;p style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;"Ketika Anda kelihatannya mentok di satu titik dan tidak kemana-mana meskipun Anda telah berusaha keras. Mungkin saatnya bagi Anda untuk meminjam pikiran orang lain"&lt;br&gt;&lt;img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AnthonyDioMartin/~4/S85wWbIaHP0?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email" width="1" height="1"&gt; &lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-543225401865876222?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/543225401865876222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/12/fwd-anthony-dio-martin-official-site.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/543225401865876222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/543225401865876222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/12/fwd-anthony-dio-martin-official-site.html' title='Fwd: Anthony Dio Martin Official Site'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-4949306845039428803</id><published>2010-09-04T00:21:00.001-07:00</published><updated>2010-09-04T00:21:38.601-07:00</updated><title type='text'>QURBANKU</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt; &lt;DIV&gt;Kuhentikan mobil tepat di ujung kandang tempat berjualan hewan Qurban. &lt;BR&gt;Saat pintu mobil kubuka, bau tak sedap memenuhi rongga hidungku, dengan spontan aku menutupnya dengan saputangan. &lt;BR&gt;Suasana di tempat itu sangat ramai, dari para penjual yang hanya bersarung hingga ibu-ibu berkerudung Majelis Taklim, tidak terkecuali anak-anak &lt;BR&gt;yang ikut menemani orang tuanya melihat hewan yang akan di-Qurban-kan pada Idul Adha nanti, sebuah pembelajaran yang cukup baik bagi anak-anak sejak dini tentang pengorbanan Nabi Allah Ibrahim &amp;amp; Nabi Ismail. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Aku masuk dalam kerumunan orang-orang yang sedang bertransaksi memilih hewan yang akan di sembelih saat Qurban nanti. &lt;BR&gt;Mataku tertuju pada seekor kambing coklat bertanduk panjang, ukuran badannya besar melebihi kambing-kambing di sekitarnya. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Berapa harga kambing yang itu pak ?" ujarku menunjuk kambing coklat tersebut. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Yang coklat itu yang terbesar pak. Kambing Mega Super dua  juta rupiah tidak kurang" kata si pedagang berpromosi matanya berkeliling sambil tetap melayani calon pembeli lainnya. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Tidak bisa turun pak?" kataku mencoba bernegosiasi. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Tidak kurang tidak lebih, sekarang harga-harga serba mahal" si pedagang bertahan. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Satu juta lima ratus ribu ya?" aku melakukan penawaran pertama &lt;BR&gt;" Maaf pak, masih jauh." ujarnya cuek. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Aku menimbang-nimbang, apakah akan terus melakukan penawaran terendah berharap si pedagang berubah pendirian dengan menurunkan harganya. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Oke pak bagaimana kalau satu juta tujuh ratus lima puluh ribu?" kataku &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Masih belum nutup pak " ujarnya tetap cuek &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Yang sedang mahal kan harga minyak pak. Kenapa kambing ikut naik?" &lt;BR&gt;ujarku berdalih mencoba melakukan penawaran termurah. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Yah bapak, meskipun kambing gak minum minyak. Tapi dia gak bisa datang ke sini sendiri. &lt;BR&gt;Tetap saja harus di angkut mobil pak, dan mobil bahan bakarnya  bukan rumput" kata si pedagang meledek. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Dalam hati aku berkata, alot juga pedagang satu ini. Tidak menawarkan harga selain yang sudah di kemukakannya di awal tadi. Pandangan aku alihkan ke kambing lainnya yang lebih kecil dari si coklat. Lumayan bila ada perbedaan harga lima ratus ribu. &lt;BR&gt;Kebetulan dari tempat penjual kambing ini, aku berencana ke toko ban mobil. &lt;BR&gt;Mengganti ban belakang yang sudah mulai terlihat halus tusirannya. &lt;BR&gt;Kelebihan tersebut bisa untuk menambah budget ban yang harganya kini selangit. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Kalau yang belang hitam putih itu berapa bang?" kataku kemudian &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Nah yang itu Super biasa. Satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah" katanya &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Belum sempat aku menawar, di sebelahku berdiri seorang kakek menanyakan harga kambing coklat Mega Super tadi. &lt;BR&gt;Meskipun pakaian "korpri" yang ia kenakan lusuh, tetapi wajahnya masih terlihat segar. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Gagah banget kambing itu. Berapa harganya mas?"  katanya kagum &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Dua juta tidak kurang tidak lebih kek." kata si pedagang setengah malas menjawab setelah melihat penampilan si kakek. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Weleh larang men regane (mahal benar harganya) ?" kata si kakek dalam bahasa Purwokertoan &lt;BR&gt;" bisa di tawar-kan ya mas ?" lanjutnya mencoba negosiasi juga. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Cari kambing yang lain aja kek. " si pedagang terlihat semakin malas meladeni. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Ora usah (tidak) mas. Aku arep sing apik lan gagah Qurban taun iki (Aku mau yang terbaik dan gagah untuk Qurban tahun ini) &lt;BR&gt;Duit-e (uangnya) cukup kanggo (untuk) mbayar koq mas." katanya tetap bersemangat seraya mengeluarkan bungkusan dari saku celananya. Bungkusan dari kain perca yang juga sudah lusuh itu di bukanya, enam belas lembar uang seratus ribuan dan sembilan lembar uang lima puluh ribuan dikeluarkan dari dalamnya. &lt;BR&gt;" Iki (ini) dua juta rupiah mas. Weduse (kambingnya) dianter ke rumah ya mas?" lanjutnya mantap tetapi tetap bersahaja.  &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Si pedagang kambing kaget, tidak terkecuali aku yang memperhatikannya sejak tadi. &lt;BR&gt;Dengan wajah masih ragu tidak percaya si pedagang menerima uang yang disodorkan si kakek, kemudian di hitungnya perlahan lembar demi lembar uang itu. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Kek, ini ada lebih lima puluh ribu rupiah" si pedagang mengeluarkan selembar lima puluh ribuan &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Ora ono ongkos kirime tho...?" (Enggak ada ongkos kirimnya ya?) si kakek seakan tahu uang yang diberikannya berlebih &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Dua juta sudah termasuk ongkos kirim" si pedagang yg cukup jujur memberikan lima puluh ribu ke kakek &lt;BR&gt;" mau di antar ke mana mbah?" (tiba-tiba panggilan kakek berubah menjadi mbah) &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;" Alhamdulillah, lewih (lebih) lima puluh ribu iso di tabung neh (bisa ditabung lagi)" kata si kakek sambil menerimanya &lt;BR&gt;" tulung anterke ning deso cedak kono yo (tolong antar ke desa dekat itu ya), sak sampene ning mburine (sesampainya di belakang) Masjid Baiturrohman, &lt;BR&gt;takon ae  umahe (tanya saja rumahnya) mbah Sutrimo pensiunan pegawe Pemda Pasir Mukti, InsyaAllah bocah-bocah podo ngerti (InsyaAllah anak-anak sudah tahu)." &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Setelah selesai bertransaksi dan membayar apa yang telah di sepakatinya, si kakek berjalan ke arah sebuah sepeda tua yang di sandarkan pada sebatang pohon pisang, tidak jauh dari X-Trail milikku. &lt;BR&gt;Perlahan di angkat dari sandaran, kemudian dengan sigap di kayuhnya tetap dengan semangat. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Entah perasaan apa lagi yang dapat kurasakan saat itu, semuanya berbalik ke arah berlawanan dalam pandanganku. &lt;BR&gt;Kakek tua pensiunan pegawai Pemda yang hanya berkendara sepeda engkol, sanggup membeli hewan Qurban yang terbaik untuk dirinya. &lt;BR&gt;Aku tidak tahu persis berapa uang pensiunan PNS yang diterima setiap bulan oleh si kakek. &lt;BR&gt;Yang aku tahu, di sekitar masjid Baiturrohman tidak ada rumah yang berdiri dengan mewah, rata-rata penduduk sekitar desa Pasir Mukti hanya petani dan para pensiunan  pegawai rendahan. &lt;BR&gt;Yang pasti secara materi, sangatlah jauh di banding penghasilanku sebagai Manajer perusahaan swasta. &lt;BR&gt;Yang sanggup membeli rumah di kawasan cukup bergengsi &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Yang sanggup membeli kendaraan roda empat yang harga ban-nya saja cukup membeli seekor kambing Mega Super &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Yang sanggup mempunyai hobby berkendara moge (motor gede) dan memilikinya &lt;BR&gt;Yang sanggup membeli hewan Qurban dua ekor sapi sekaligus &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Tapi apa yang aku pikirkan? &lt;BR&gt;Aku hanya hendak membeli hewan Qurban yang jauh di bawah kemampuanku yang harganya tidak lebih dari service rutin mobil X-Trail, kendaraanku di &lt;BR&gt;dunia fana. &lt;BR&gt;Sementara untuk kendaraanku di akhirat kelak, aku berpikir seribu kali saat membelinya. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;Ya Allah, Engkau yang Maha Membolak-balikan hati manusia balikkan hati hambaMu yang tak pernah berSyukur ini ke arah orang yang pandai menSyukuri nikmatMu. &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;sumber : email dari sahabat &lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-4949306845039428803?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/4949306845039428803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/09/qurbanku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4949306845039428803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4949306845039428803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/09/qurbanku.html' title='QURBANKU'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-8430013568295749317</id><published>2010-06-07T22:19:00.001-07:00</published><updated>2010-06-07T22:19:12.638-07:00</updated><title type='text'>caroline ebert shared some photos with you</title><content type='html'>&lt;div style="width: 550px;font-size: 16px;"&gt;             caroline ebert shared a new photo slideshow with you  &lt;a href="http://optin.fanbox.com/DeveloperApp/Introduction.aspx?mlid=8652063&amp;encemail=8GJBt%2fddpLJq6uuBsKCMU%2fa5msmv8d7l8%2brumwAFN6r52BSJ76oLDf9qNQC2LZSJ&amp;vlmid=%2BgpxcTa6IG5VvUAgKvUFDi2iAECn4U5kZpubdrRdw6M%3D&amp;vet=112&amp;dt=060710&amp;ptid=2&amp;aec=1&amp;tec=1"&gt;View now&lt;/a&gt;             &lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;             &lt;div style="FONT-SIZE: 9px; COLOR: #000000; FONT-FAMILY: Arial, Helvetica, sans-serif; white-space:pre;"&gt;                 This email was sent by caroline ebert using the Application: Flickr Slideshow. You can stop receiving emails &lt;a href="http://profile.fanbox.com/ApplicationManager/APIEmailSettings.aspx?cid=31700&amp;em=8GJBt%2fddpLJq6uuBsKCMU%2fa5msmv8d7l8%2brumwAFN6r52BSJ76oLDf9qNQC2LZSJ&amp;vet=112&amp;mlid=352873572&amp;dt=060710&amp;ptid=2&amp;aec=1&amp;tec=1&amp;sendid=101863506"&gt;here&lt;/a&gt;. 				&lt;br /&gt; 				             &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;     &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-8430013568295749317?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/8430013568295749317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/06/caroline-ebert-shared-some-photos-with.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8430013568295749317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8430013568295749317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/06/caroline-ebert-shared-some-photos-with.html' title='caroline ebert shared some photos with you'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-199922873627447067</id><published>2010-05-22T12:06:00.001-07:00</published><updated>2010-05-22T12:06:50.784-07:00</updated><title type='text'>Trs: [bahasa-Al Quran] FW: KISAH POHON TUA</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:12pt"&gt;&lt;DIV&gt;forward email ini di posting untuk &lt;A href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com&lt;/A&gt; &lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: arial, helvetica, sans-serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;BR&gt; &lt;DIV style="BORDER-LEFT: #1010ff 2px solid; MARGIN: 5px 0px 5px 5px; PADDING-LEFT: 5px; FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;FONT size=2 face=Tahoma&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Dari:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Siti Latifah &amp;lt;slatifah@sucofindo.co.id&amp;gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Terkirim:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Sel, 16 Februari, 2010 14:53:16&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Judul:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; [bahasa-Al Quran] FW: KISAH POHON TUA&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="DISPLAY: none"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt; &lt;!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~--&gt; &lt;DIV id=ygrp-mlmsg&gt; &lt;DIV id=ygrp-msg&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~--&gt; &lt;DIV id=ygrp-text&gt; &lt;P&gt; &lt;DIV class=Section1&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Suatu ketika, di sebuah padang , tersebutlah sebatang pohon rindang. Dahannya rimbun dengan dedaunan. Batangnya tinggi menjulang. Akarnya, tampak menonjol keluar, menembus tanah hingga dalam. Pohon itu, tampak gagah di banding dengan pohon-pohon lain disekitarnya.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pohon itupun, menjadi tempat hidup beberapa burung disana. Mereka membuat sarang, dan bergantung hidup pada batang-batangnya. Burung-burung itu membuat lubang, dan mengerami telur-telur mereka dalam kebesaran pohon itu. &lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt" lang=FI&gt;Pohon pun merasa senang, mendapatkan teman, saat mengisi hari-harinya yang panjang.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt" lang=FI&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt" lang=FI&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;Orang-orang pun bersyukur atas keberadaan pohon tersebut. Mereka kerap kali singgah dan berteduh pada kerindangan pohon itu. Orang-orang itu sering duduk, dan membuka bekal makan, dibawah naungan dahan-dahan. "Pohon yang sangat berguna", begitu ujar mereka setiapkali selesai berteduh. Lagi-lagi, sang pohon pun bangga mendengar perkataan tadi.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Namun, waktu terus berjalan. &lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt" lang=FI&gt;Sang pohon pun mulai sakit-sakitan. Daun-daunnya rontok, ranting-rantingnya pun mulai berjatuhan. Tubuhnya, kini mulai kurus dan pucat. Tak ada lagi kegagahan yang dulu di milikinya. Burung-burung pun mulai enggan bersarang disana. &amp;nbsp;Orang yang lewat, tak lagi mau mampir dan singgah untuk berteduh.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt" lang=FI&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt" lang=FI&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;Sang pohon pun bersedih. "&lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow"&gt;Ya Allah, mengapa begitu berat ujian yang Kau berikan padaku? Aku butuh teman. Tak ada lagi yang mau mendekatiku. Mengapa Kau ambil semua kemuliaan yang pernah aku miliki&lt;/SPAN&gt;?" begitu ratap sang pohon, hingga terdengar ke seluruh hutan. "&lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow"&gt;Mengapa tak Kau tumbangkan saja tubuhku, agar aku tak perlu merasakan siksaan ini&lt;/SPAN&gt;?" sang pohon terus menangis, membasahi tubuhnya yang kering.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Musim telah berganti, namun keadaan belumlah mau berubah. Sang pohon tetap kesepian dalam kesendiriannya. Batanngnya tampak semakin kering. Ratap dan tangis terus-menerus terdengar setiap malam, mengisi malam-malam hening yang panjang.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hingga pada saat pagi menjelang. "Cittt....... cericirit. ...cittt" Ah suara apa itu? Ternyata ada seekor anak burung yang baru menetas. Sang pohon terhenyak dalam lamunannya. "Cittt....... cericirit. ...cittt" suara itu makin keras melengking. Ada lagi anak burung yang baru lahir. Lama kemudian, riuhlah pohon &amp;nbsp;itu atas kelahiran burung-burung baru. Satu.....dua. ....tiga. ... dan empat anak burung lahir ke dunia."Ah do'aku di jawab-Nya," &amp;nbsp;begitu seru sang pohon. Keesokan harinya, beterbanganlah banyak burung ke arah pohon itu. Mereka akan membuat sarang-sarang baru.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ternyata batang kayu yang kering, mengundang burung dengan jenis &amp;nbsp;tertentu tertarik untuk mau bersarang disana. Burung-burung itu merasa hangat berada dalam batang yang kering, ketimbang sebelumnya. Jumlahnya pun lebih banyak dan lebih beragam."ah kini hariku semakin cerah bersama burung-burung ini", gumam sang pohon dengan berbinar.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sang pohon pun kembali bergembira. Dan ketika dilihatnya ke bawah, hatinya kembali membuncah. Ada sebatang tunas baru yang muncul di dekat akarnya. Sang tunas tampak tersenyum. Ah rupanya, airmata sang pohon tua itu, membuahkan bibit baru yang akan melanjutkan pengabdiaanya pada alam.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sobat begitulah, adakah hikmah yang dapat kita petik disana? &lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow"&gt;Allah memang selalu punya rencana-rencana rahasia buat kita. Allah dengan kuasa yang Maha Tinggi dan Maha Mulia, akan selalu memberikan jawaban-jawaban buat kita. Walaupun kadang penyelesaiannya tak selalu mudah ditebak, namun yakinlah Allah Maha Tahu yang terbaik buat Kita&lt;/SPAN&gt;.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sama seperti kisah nabi Musa dengan Harun dalam surat Al-Kahfi : 65 – 82, dimana dikisahkan bahwa Nabi Musa tidak bisa bersabar dengan tindakan Harun yang terlihat Zalim, padahal tidak demikian adanya. &lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow"&gt;ketidaksabaran tersebut terjadi hanya karena pengetahuan kita yang sempit sedang Allah Maha Mengetahui.&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt" lang=FI&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow"&gt;Satu saat dititipkan-Nya cobaan buat kita, maka disaat lain, diberikan-Nya kita karunia yang berlimpah&lt;/SPAN&gt;. Ujian yang disandingkan- Nya bukan harga mati. Bukanlah suatu hal yang tak dapat disiasati. &lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow"&gt;Saat Allah memberikan cobaan pada sang pohon, maka sesungguhnya Allah, sedang MENUNDA memberikan kemuliaan-Nya. Allah tidak memilih untuk menumbangkannya, sebab, Dia menyimpan sejumlah rahasia. &lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3&gt;&lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow; COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;Allah, sedang menguji kesabaran yang dimiliki.&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sobat, yakinlah, apapun cobaan yang kita hadapi, adalah bagian dari rangkaian kemuliaan yang sedang dipersiapkan- Nya buat kita. Jangan putus asa, jangan lemah hati, seperti yang tertuang dalam kalam-Nya:&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "&lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow"&gt;Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam Kitab&lt;/SPAN&gt; (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah&lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow"&gt;. Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu&lt;/SPAN&gt;. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri, ...."(Al-Hadid: 22-23)&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;FONT color=#003366 size=3 face="Comic Sans MS"&gt;&lt;SPAN style="COLOR: #003366; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;SPAN style="BACKGROUND: yellow"&gt;Yakinlah, sesungguhnya Allah selalu bersama orang-orang yang&lt;/SPAN&gt; sabar. Wa'allahu'alam bisshowab...&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P class=MsoPlainText&gt;&lt;IMG src="http://geo.yahoo.com/serv?s=97490425/grpId=15501237/grpspId=1752245975/msgId=3616/stime=1266306739/nc1=4078906/nc2=2/nc3=3" width=1 height=1&gt; &lt;BR&gt; &lt;DIV style="HEIGHT: 0px; COLOR: #fff"&gt;__,_._,___&lt;/DIV&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--&gt; &lt;STYLE type=text/css&gt; &lt;!-- #ygrp-mkp { border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}  #ygrp-mkp hr { border:1px solid #d8d8d8;}  #ygrp-mkp #hd { color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}  #ygrp-mkp #ads { margin-bottom:10px;}  #ygrp-mkp .ad { padding:0 0;}  #ygrp-mkp .ad a { color:#0000ff;text-decoration:none;} #ygrp-sponsor #ygrp-lc { font-family:Arial;}  #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd { margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}  #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad { margin-bottom:10px;padding:0 0;}  a { color:#1e66ae;}  #actions { font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}  #activity { background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}  #activity span { font-weight:700;}  #activity span:first-child { text-transform:uppercase;}  #activity span a { color:#5085b6;text-decoration:none;}  #activity span span { color:#ff7900;}  #activity span .underline { text-decoration:underline;}  .attach { clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}  .attach div a { text-decoration:none;}  .attach img { border:none;padding-right:5px;}  .attach label { display:block;margin-bottom:5px;}  .attach label a { text-decoration:none;}  blockquote { margin:0 0 0 4px;}  .bold { font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}  .bold a { text-decoration:none;}  dd.last p a { font-family:Verdana;font-weight:700;}  dd.last p span { margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}  dd.last p span.yshortcuts { margin-right:0;}  div.attach-table div div a { text-decoration:none;}  div.attach-table { width:400px;}  div.file-title a, div.file-title a:active, div.file-title a:hover, div.file-title a:visited { text-decoration:none;}  div.photo-title a, div.photo-title a:active, div.photo-title a:hover, div.photo-title a:visited { text-decoration:none;}  div#ygrp-mlmsg #ygrp-msg p a span.yshortcuts { font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}  .green { color:#628c2a;}  .MsoNormal { margin:0 0 0 0;}  o { font-size:0;}  #photos div { float:left;width:72px;}  #photos div div { border:1px solid #666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}  #photos div label { color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}  #reco-category { font-size:77%;}  #reco-desc { font-size:77%;}  .replbq { margin:4px;}  #ygrp-actbar div a:first-child { margin-right:2px;padding-right:5px;}  #ygrp-mlmsg { font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}  #ygrp-mlmsg table { font-size:inherit;font:100%;}  #ygrp-mlmsg select, input, textarea { font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}  #ygrp-mlmsg pre, code { font:115% monospace;}  #ygrp-mlmsg * { line-height:1.22em;}  #ygrp-mlmsg #logo { padding-bottom:10px;}  #ygrp-mlmsg a { color:#1E66AE;}  #ygrp-msg p a { font-family:Verdana;}  #ygrp-msg p#attach-count span { color:#1E66AE;font-weight:700;}  #ygrp-reco #reco-head { color:#ff7900;font-weight:700;}  #ygrp-reco { margin-bottom:20px;padding:0px;}  #ygrp-sponsor #ov li a { font-size:130%;text-decoration:none;}  #ygrp-sponsor #ov li { font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}  #ygrp-sponsor #ov ul { margin:0;padding:0 0 0 8px;}  #ygrp-text { font-family:Georgia;}  #ygrp-text p { margin:0 0 1em 0;}  #ygrp-text tt { font-size:120%;}  #ygrp-vital ul li:last-child { border-right:none !important; } --&gt; &lt;/STYLE&gt; &lt;/P&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-199922873627447067?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/199922873627447067/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/05/trs-bahasa-al-quran-fw-kisah-pohon-tua.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/199922873627447067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/199922873627447067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/05/trs-bahasa-al-quran-fw-kisah-pohon-tua.html' title='Trs: [bahasa-Al Quran] FW: KISAH POHON TUA'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-6670191865092307173</id><published>2010-03-20T20:52:00.001-07:00</published><updated>2010-03-20T20:52:33.669-07:00</updated><title type='text'>Trs: [MTSuperClub] Mario Teguh Super Note - FIGHTING THE WRONG FIGHT - BERTARUNG DALAM PERTARUNGAN YANG SALAH</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:times new roman, new york, times, serif;font-size:8pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;FONT size=3 face="arial, helvetica, sans-serif"&gt;Dear Rekan semua, &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=3 face="arial, helvetica, sans-serif"&gt;Saya forward salah satu posting email dari Milis yang ada untuk pembaca kumpulan email di&amp;nbsp;&lt;A href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com&lt;/A&gt; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=3 face="arial, helvetica, sans-serif"&gt;Semoga bermanfaat. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=3 face=Arial&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 8pt"&gt;&lt;BR&gt; &lt;DIV style="BORDER-LEFT: #1010ff 2px solid; MARGIN: 5px 0px 5px 5px; PADDING-LEFT: 5px; FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;FONT size=2 face=Tahoma&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Dari:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Exnal Corp &amp;lt;exnal@cbn.net.id&amp;gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Kepada:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; MTSuperClub Milist &amp;lt;mtsuperclub@yahoogroups.com&amp;gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Terkirim:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Sab, 20 Maret, 2010 07:54:19&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Judul:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; [MTSuperClub] Mario Teguh Super Note - FIGHTING THE WRONG FIGHT - BERTARUNG DALAM PERTARUNGAN YANG SALAH&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="DISPLAY: none"&gt;&amp;nbsp;&lt;/SPAN&gt; &lt;!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~--&gt; &lt;DIV id=ygrp-mlmsg&gt; &lt;DIV id=ygrp-msg&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~--&gt; &lt;DIV id=ygrp-text&gt; &lt;P&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;Sahabat Indonesia yang super,&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;yang sederhana keinginannya, &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;tetapi yang tidak sederhana dampaknya bagi kebaikan hidupnya.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;Mudah-mudahan Super Note saya di Jumat sore yang super ini mendapati Anda dalam kejernihan pikiran yang Anda butuhkan untuk menepatkan kerja Anda.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;&lt;STRONG&gt;Bahkan pelaut yang tidak jelas tujuan pelayarannya, akan pasti sampai di suatu tempat. &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;&lt;STRONG&gt;Hanya saja, belum tentu dia sampai di tempat yang ramah bagi kepentingannya untuk hidup dengan damai, sejahtera, dan cemerlang. &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;Sahabat saya yang dikasihi Tuhan,&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;Terima kasih atas comments Anda yang saya terima untuk MT Super Note - SEVEN HURDLES TO YOUR SUPER SUCCESS - TUJUH RINTANGAN KEBERHASILAN SUPER ANDA, dan masukan-masukan baik Anda-lah yang mentenagai saya untuk menuliskan Super Note susulannya ini.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;&lt;STRONG&gt;Super Note yang saya susunkan bagi penikmatan di ruang keluarga MTSC yang ramah dan saling memuliakan ini, disemangati oleh semua comments super Anda, yang berfokus pada kebutuhan kita untuk mencurahkan semua kekuatan pada pekerjaan yang tepat, agar kita mencapai kebesaran hidup sebagaimana yang direncanakan bersama kelahiran kita. &lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;Please kindly enjoy, absorb, and apply.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=center&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;………..&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=center&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=center&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;MARIO TEGUH SUPER NOTE &lt;BR&gt;&lt;FONT size=5&gt;&lt;STRONG&gt;FIGHTING THE WRONG FIGHT&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;BERTARUNG DALAM PERTARUNGAN YANG SALAH&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=center&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV align=center&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;………..&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Anda hanya mendapat dari yang Anda kerjakan.&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Maka, janganlah memilih pekerjaan yang salah.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Dalam kehidupan, pertanyaan yang sebenarnya bukanlah apa yang Anda menangkan, tetapi apa yang Anda lakukan; karena &lt;BR&gt;yang Anda lakukan menentukan apa yang bisa Anda menangkan.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Sesungguhnya, &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Kehidupan kita yang sebenarnya adalah pekerjaan kita.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Perhatikanlah, bahwa semua orang penting - disebut penting karena mengerjakan sesuatu yang penting bagi kehidupan sesamanya.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Jadi janganlah berlama-lama dalam kesadaran bahwa yang sedang Anda lakukan ini sebetulnya salah. &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Janganlah Anda biarkan diri Anda menua dalam pekerjaan yang menuntut penggunaan dari kelemahan-kelemahan Anda.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Berjayalah dalam pekerjaan yang merayakan penggunaan dari kekuatan-kekuatan Anda.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Anda dikenal melalui pertarungan yang Anda pilih.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Apa pun yang Anda perjuangkan melalui pertarungan - pasti merupakan sesuatu yang penting bagi Anda. Itu sebabnya Anda dikenal dari apa yang Anda pertarungkan. &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Jika hal-hal kecil yang tidak penting, cukup untuk membuat Anda bertarung dengan orang lain, maka kecil dan tidak pentinglah Anda. &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Jika yang Anda perjuangkan adalah hal-hal yang baik dan bernilai, maka baik dan bernilailah Anda.&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;… itu adalah sebuah kepastian yang sederhana, tetapi tidak sederhana dampaknya bagi kebaikan hidup kita.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Kelas Anda ditentukan oleh keberanian Anda.&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Keinginan Anda tidak penting, jika untuk pencapaiannya Anda tidak bersedia untuk bertarung.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Banyak orang sangat berani dalam mengkhayalkan keberhasilan dirinya, tetapi menjadi kerdil saat betul-betul harus memenuhi syarat bagi keberhasilannya dalam pekerjaan yang nyata.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Mereka yang pemberani, tidak selalu mengawali perjuangan mereka dengan impian, tetapi selalu memasuki pekerjaan dengan kesungguhan, dan menghadapi kesulitan dengan keberanian.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Itu sebabnya, &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Keinginan yang sesungguhnya, hanya pantas berlabuh di hati seorang pemberani. &lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Janganlah menjadi petarung yang setengah-setengah. &lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Janganlah menjadikan hidup ini setengah matang.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Segeralah selesaikan hal-hal yang akan membentuk keutuhan dari rencana-rencana Anda.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Janganlah impian Anda mengenai keberhasilan besar di masa depan, menjadikan Anda penunda yang menelantarkan keberhasilan kecil yang bisa Anda capai hari ini.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Bersikaplah seperti para petarung sejati.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Janganlah memukul, karena itu akan menyakiti orang lain. Jangan-lah juga, memukul dengan lunak, karena balasan yang Anda terima bisa keras. &lt;BR&gt;Tetapi, &lt;BR&gt;jika Anda harus memukul, pukullah dengan keras.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Periksalah kembali prinsip-prinsip Anda.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Memang dibutuhkan sebuah keberanian, untuk tewas mempertahankan sebuah prinsip; tetapi dibutuhkan keberanian yang jauh lebih besar lagi untuk tetap hidup dan berjaya dalam sebuah prinsip. &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Dan itu adalah pilihan yang lebih baik.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Karena, &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Keikhlasan untuk hidup dengan seutuhnya, membutuhkan kekuatan hati yang tidak sederhana.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Dan utamakanlah ini dalam kesadaran Anda, &lt;BR&gt;bahwa&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Bukan ukuran Anda yang penting untuk memenangkan sebuah pertarungan, tetapi ukuran keberanian dalam diri Anda; yaitu keberanian untuk tampil dan bekerja sesuai dengan prinsip Anda.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Tidak ada hal besar yang bisa dicapai oleh seseorang yang keras kepala dan keras hati - karena prinsipnya; tetapi yang berjalan tanpa arah, meneriakkan keraguan dan keluhan; tetapi menolak nasihat-nasihat baik, hanya karena itu bukan prinsipnya. &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Jika yang disebutnya sebagai prinsip itu, mengerdilkannya - mungkin itu bukan prinsip, atau dia harus memeriksa kembali sikapnya dalam berprinsip.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Karena, jika prinsip yang kita yakini tidak memuliakan kehidupan kita, kita harus ikhlas memeriksa diri dan prinsip kita.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Jika bukan prinsip kita yang tidak sepenuhnya tepat, pasti cara kita dalam berprinsip - yang memerlukan perbaikan.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Dia yang menyerang harus menang, dan dia yang bertahan harus selamat.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Apakah Anda termasuk yang agresif dalam hidup ini, yang memasuki jam-jam kerja dengan kekuatan hati yang menyerang dengan kekuatan penuh?&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Ataukah Anda yang hanya bertahan, yang berupaya selamat dari hari ke hari, tanpa pandangan yang jelas kapan kira-kira kelambatan dan kerata-rataan ini berakhir?&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Yang manakah Anda? &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Seandainya saja kita bertindak lebih berani …&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Jika Anda berseteru dengan kehidupan ini, semua orang akan menjagokan kehidupan.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Dari semua hal yang bisa Anda jadikan musuh dan Anda salahkan atas kelambatan laju kehidupan ini, jangan pernah musuhi kehidupan.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Jika pendapat buruk Anda tentang kehidupan ini benar, maka tidak akan ada orang lain yang tampil sebagai pemenang. &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Tetapi, bukankah telah banyak orang yang menang, dan masih akan ada banyak lagi orang yang menang, termasuk diri Anda?&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Kehidupan ini harus dimenangkan, didapatkan, dan dialami dengan baik; lalu bagaimana mungkin Anda bisa memenangkan, mendapatkan, dan mengalami kehidupan dengan kecintaan, jika Anda mengeluhkan kehidupan?&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Sayangilah kehidupan ini, dan dia akan mengembalikan kebaikan Anda itu dengan kualitas hidup yang lebih besar daripada yang Anda berikan.&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;Betapa pun Anda menyukai permainan, janganlah bermain-main dengan hidup Anda.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Bagi anak-anak, sebuah permainan adalah kehidupan yang sesungguhnya, dan dengan permainan itulah mereka membangun pengertian dan kemampuan untuk menjadi pemenang yang anggun dalam hidup mereka nanti.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Sebagian dari anak-anak itu memang tumbuh menjadi pemenang, tetapi sebagian yang lain tumbuh menjadi orang-orang dewasa yang masih bermain-main dengan kehidupan mereka.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Hidup ini bersikap ramah kepada kita yang bersungguh-sungguh untuk mencapai kemenangan, dan ia bersikap keras kepada mereka yang tidak terlibat secara sadar dalam prosesi kehidupan.&lt;/STRONG&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Dan yang menyayat hati para pemerhati, adalah &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Tidak jarang, mereka yang dikerasi oleh kehidupan agar memperbaiki diri itu, menerima kesulitan hidup sebagai nasib buruk - seolah-olah upaya mereka tidak akan mendatangkan perubahan.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Seandainya saja, mereka mau mendorong diri mereka untuk mencoba, untuk bertarung dalam perjuangan yang benar, mereka akan menemukan keindahan yang menjadi hak bagi mereka yang ikhlas hidup dalam kebaikan.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Maka marilah kita memilihkan pekerjaan yang baik bagi kita,&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;yaitu &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;pekerjaan yang jujur, &lt;BR&gt;yang mendidik kita menjadi pribadi yang amanah, &lt;BR&gt;yang merayakan kekuatan-kekuatan kita, &lt;BR&gt;yang menjadikan kita pribadi yang lebih mampu, &lt;BR&gt;yang menghasilkan perbaikan bagi kehidupan sesama, &lt;BR&gt;yang terhubung erat dengan kebahagiaan keluarga kita,&lt;BR&gt;dan &lt;BR&gt;yang menjadikan kita permata yang berkilau dalam pandangan Tuhan,&lt;BR&gt;yang menjadikan kehidupan kita damai, sejahtera, penuh kegembiraan dan kesyukuran,&lt;BR&gt;dan &lt;BR&gt;yang tidak bisa tidak - membuat Tuhan merendahkan dan memerdukan suara-Nya,&lt;BR&gt;saat menyapa kita:&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;"Wahai jiwa yang tenteram, Aku sangat bangga menyebutmu sebagai kekasih-Ku."&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Maka marilah kita menyerah dalam seindah-indahnya penyerahan kepada Tuhan.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Tujuan kelahiran kita - baik, dan tidak ada niat Tuhan selain bagi kebaikan kita. Tugas kita hanyalah menurut.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Marilah kita menurut dalam jalan kebaikan, yang tempat-tempat sampai-nya adalah kedamaian, kesejahteraan, dan kecemerlangan hidup.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;………..&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;Mudah-mudahan Super Note kita kali ini dapat mendampingi Anda dengan ramah, dan menghormati pacu Anda dalam membangun kemampuan untuk berperan baik dalam kehidupan ini.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Mudah-mudahan keikhlasan hati Anda menjadi pengharus bagi turunnya keberkahan yang lebih besar bagi kemuliaan Anda dan keluarga terkasih.&lt;/STRONG&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Sampai kita bertemu suatu ketika nanti, dan berjabat-tangan, dan membincangkan hal-hal yang terlalu banyak untuk kita tuliskan di ruang keluarga MTSC yang ramah dan santun ini, dan saling memuji dan saling berterima-kasih atas kebaikan satu sama lain.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Marilah kita tetap bersaudara dan bersahabat dalam kebenaran dan kesabaran.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya, untuk keluarga Anda tersayang.&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;Loving you all as always,&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;STRONG&gt;Mario Teguh&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Founder | MTSuperClub | 081-211-56900 | For The Happiness Of Others | Jakarta&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp; &lt;/DIV&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--&gt; &lt;DIV style="HEIGHT: 0px; COLOR: #fff"&gt;__._,_.___&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="WHITE-SPACE: nowrap; MARGIN-BOTTOM: 10px; COLOR: #666; CLEAR: both; PADDING-TOP: 15px" id=ygrp-actbar&gt; &lt;DIV&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; Lebih aman saat online. &lt;BR&gt;&lt;a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/"&gt;Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat&lt;/a&gt; yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. &lt;a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/"&gt;Dapatkan IE8 di sini!&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-6670191865092307173?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/6670191865092307173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/03/trs-mtsuperclub-mario-teguh-super-note.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6670191865092307173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6670191865092307173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2010/03/trs-mtsuperclub-mario-teguh-super-note.html' title='Trs: [MTSuperClub] Mario Teguh Super Note - FIGHTING THE WRONG FIGHT - BERTARUNG DALAM PERTARUNGAN YANG SALAH'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-8946846171935300255</id><published>2009-12-25T09:25:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T09:26:02.364-08:00</updated><title type='text'>WORTEL, TELUR DAN KOPI</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;Kiriman email ini&amp;nbsp;sepertinya sudah pernah saya posting,&amp;nbsp;tapi saya ingin memposting ulang kali ini.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;Selamat membaca...&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru. Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, &lt;BR&gt;sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan  menuangkan kopi di mangkuk lainnya.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?" "Wortel, telur, dan kopi" jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah ?"&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi 'kesulitan' yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda. Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah  pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami &lt;BR&gt;perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Kamu termasuk yang mana ?," tanya ayahnya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi ? "Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu." &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut ? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku ?"  &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Ataukah kamu adalah bubuk kopi ? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat." "Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi &lt;BR&gt;semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik."&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;"Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri …".&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Sumber : Air Putih&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;A href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com&lt;/A&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;!-- cg6.c60.mail.sg1.yahoo.com compressed/chunked Fri Dec 25 09:19:16 PST 2009 --&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/pingbox/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/"&gt;Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! &lt;/a&gt;&lt;br&gt; Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-8946846171935300255?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/8946846171935300255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/12/wortel-telur-dan-kopi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8946846171935300255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8946846171935300255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/12/wortel-telur-dan-kopi.html' title='WORTEL, TELUR DAN KOPI'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-8747024610770697721</id><published>2009-12-13T08:59:00.001-08:00</published><updated>2009-12-13T08:59:09.635-08:00</updated><title type='text'>SEBERAPA TAHANKAH ANDA TERHADAP KRITIK ?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt"&gt;&lt;div&gt;&lt;tt&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt; Kalau disuruh mencela dan mengkritik orang lain, jujur saja, kita pasti 'senang' melakukannya kan ? tapi bagaimana kalau kita di posisi mereka ? Dikritik, dicela, dianggap selalu salah...hmm... seberapa sih anda bisa tahan ? "Bagaimana kita bisa bekerja dengan baik, kalau kamu selalu saja datang terlambat ?" "Mestinya anda bisa meningkatkan kinerja. Masa' dari dulu kualitas pekerjaan anda begini-begini saja?" "Bagaimana kami mau bekerja dengan baik kalau anda sebagai manager tidak mampu memberikan fasilitas yang memadai ?" "Sepertinya &lt;br&gt; anda selalu saja meminta fasilitas lebih. Sekali-sekali, tunjukkan dong kualitas kerja yang seimbang !" &lt;br&gt; &lt;br&gt; Suatu hari, anda mungkin akan mengeluarkan kritikan semacam itu kepada rekan kerja anda, termasuk bos anda. Tapi bukan tak mungkin, di hari lain, andalah yang akan menerima kritikan itu. Kalau itu terjadi pada anda, bagaimana rasanya ? dikecam, disindir atau dicerca di depan banyak orang, dalam rapat atau dalam perbincangan santai di kantor, bagaimanapun, bukan hal yang menyenangkan. Kesal, dongkol ...bahkan marah ? sangat mungkin terjadi. Tetapi, seberapa dewasa anda untuk bisa mengakui bahwa kritik itu justru menjadi cambuk buat anda ? Pernahkah anda sedikit berpikir positif di tengah-tengah kemarahan anda ketika sedang dikritik, bahwa sebenarnya kritik mencerminkan perhatian orang lain terhadap diri anda ? Kalau pikiran-pikiran baik itu hampir tak pernah terlintas di benak anda, maka mungkin beberapa tips berikut ini berguna supaya anda 'tahan' kritik. &lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; JANGAN TERBURU MARAH&lt;/span&gt;&lt;br&gt; Siapa sih yang tidak kesal atau marah kalau mendapat kritikan yang menohok ? Tapi jujur saja, tiap orang berhak untuk melontarkan pendapat tentang anda, begitu pula sebaliknya. Dan kenyataannya, objektivitas selalu lebih besar bisa kita dapat dari kaca mata orang lain. Sebab itu, tahanlah amarah anda ketika seseorang mengkritik &lt;br&gt; anda. Dengarkan saja, bahkan kalau perlu catat dan lalu renungkanlah di rumah dengan pikiran yang dingin. Dengan marah, tak ada yang bisa anda lakukan dan tak sedikitpun anda maju ke tingkat yang lebih baik. &lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; TERBUKALAH UNTUK MENGAKUI&lt;/span&gt;&lt;br&gt; Pernahkah anda lihat seseorang yang bebal ---sudah dikritik berulang kali, tetapi tetap saja melakukan kesalahan yang sama?. Memang, ada banyak alasan mengapa orang tak mengacuhkan kritik orang lain terhadapnya. Tetapi, salah satu yang kerap menjadi sebab mengapa anda atau kita tak hirau dengan kritik, adalah karena kita menutup diri untuk secara terbuka mengakui bahwa kita salah. Atau minimal mengakui bahwa "Oh ya, dia benar. Itulah sebenarnya saya. Mestinya saya merubah sesuatu dalam diri saya,". Miranti marah ketika dikritik sering telat ke kantor sesudah jam makan siang. Padahal kenyataannya, ia kerap menghabiskan waktu istirahatnya bukan untuk makan siang, tapi untuk jalan-jalan ke mal. Ketika bos memerlukannya mengerjakan sesuatu, ia beberapa kali terlihat tidak ada di mejanya. Dengan menyikapi kritik secara terbuka, anda akan terlihat lebih simpatik. Pahami ketidak cocokan orang lain terhadap perilaku atau sikap anda, sebagaimana kalau anda merasa  tidak senang terhadap tindakan orang lain. Dengan kata lain, bersikaplah empatif. Dengan demikian, anda akan cenderung bisa bersikap lebih tepat menghadapi kritik itu. &lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; MINTALAH DIKRITIK SECARA SPESIFIK&lt;/span&gt;&lt;br&gt; Belajarlah mengakui bahwa kemungkinan kritik yang dilontarkan orang lain terhadap diri anda itu benar. Dengan demikian, anda punya keinginan untuk belajar bagaimana orang lain ingin anda bersikap. &lt;br&gt; &lt;br&gt; Tapi, ada baiknya anda meminta orang lain mengkritik anda lebih spesifik, agar anda benar-benar mengerti dimana sebenarnya masalah orang lain terhadap diri anda. Sehingga, antara anda dan rekan yang mengkritik itu bisa saling memahami dengan jelas kondisi yang sebenarnya. Dengan begitu, akan lebih mudah jalan untuk memperbaiki &lt;br&gt; apa yang tidak menyenangkan terhadap diri anda, di mata orang lain. &lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; JANGAN BALAS MENGKRITIK&lt;/span&gt;&lt;br&gt; Mensikapi kritik tidak berarti dengan balas mengkritik.Ketika kita dikritik, bersikaplah sungguh-sungguh akomodatif. Membalas kritik dengan kritik lagi, sama saja menyulut perdebatan yang tidak perlu. Jangan biasakan diri anda menyukai debat kusir, mendramatisir kata-kata atau kondisi yang hanya akan memberi sinyal terhadap rekan kerja lain bahwa anda defensif. Ibaratnya, kritik adalah api. Memadamkannya adalah dengan air, bukan dengan api lagi. Menghadapi rekan kerja, berusahalah selalu akomodatif dan hindari perdebatan yang tidak &lt;br&gt; substantif. &lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; MINTALAH SARAN KONSTRUKTIF&lt;/span&gt;&lt;br&gt; Kadang, kita ingin merubah diri tapi tak tahu bagaimana caranya. Mungkin rekan anda punya jalan keluarnya. Jadi mengapa tak bertanya padanya ? Satu hal, sering kita malu kalau orang lain tahu betapa kita bodoh dan tak tahu harus berbuat apa. Tapi dengan mengakuinya dengan jujur dan jiwa besar, orang lain pasti akan dengan senang hati membantu anda. &lt;br&gt; &lt;br&gt; Memperlihatkan bahwa anda membutuhkan orang lain untuk perbaikan diri anda secara positif, justru akan menimbulkan reaksi yang simpatik dari lingkungan sekeliling anda. Kalau anda tak bisa membantu diri anda, berikanlah kesempatan orang lain melakukannya untuk anda. &lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span&gt; sumber : &lt;a target="_blank" href="http://www.kompas.com"&gt;www.kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span&gt;&lt;a target="_blank" href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/div&gt; &lt;!-- cg8.c60.mail.sg1.yahoo.com compressed/chunked Sun Dec 13 08:46:15 PST 2009 --&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/"&gt; Akses email lebih cepat. &lt;/a&gt;&lt;BR&gt; Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! &lt;a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/"&gt;Dapatkan di sini! (Gratis)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-8747024610770697721?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/8747024610770697721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/12/seberapa-tahankah-anda-terhadap-kritik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8747024610770697721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8747024610770697721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/12/seberapa-tahankah-anda-terhadap-kritik.html' title='SEBERAPA TAHANKAH ANDA TERHADAP KRITIK ?'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-2716978844868873768</id><published>2009-12-04T03:08:00.001-08:00</published><updated>2009-12-04T03:08:05.917-08:00</updated><title type='text'>A R T I   B E S A R   C A T A T A N</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sisihkan waktu untuk merencanakan pekerjaan dan kehidupan Anda setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan. Periksa kembali apakah tak ada yang terlupa. Perencanaan kecil semacam ini akan mencegah munculnya persoalan dalam perjalanan pekerjaan Anda. Dengan bertindak demikian maka kehidupan Anda pun akan berjalan dengan mulus.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seringkali kita merasakan tidak punya waktu untuk merencanakan pekerjaan dan hidup kita, karena sudah sangat sibuk untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul. Akan tetapi kita tidak sadar bahwa, sering kali, persoalan-persoalan tersebut justru muncul karena tidak adanya perencanaan yang tajam. Memang, tidak semua persoalan bisa diselesaikan di depan. Atau semuanya bisa  dicegah, setajam dan selama apapun perencanaan dan persiapan &lt;BR&gt;dilakukan. Akan tetapi banyak sekali yang dapat dihemat dengan melakukan perencanaan dan persiapan yang matang: hemat waktu, uang, energi. Perencanaan juga dapat mencegah kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Untuk mempertajam perencanaan, biasakan Anda melakukan hal-hal di bawah ini :&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rencanakan setiap langkah kegiatan atau prosedur baru, cari titik-titik yang bisa menjadi hambatan dalam setiap tahap, dan perkirakan cara terbaik untuk mencegah atau mengatasinya. Pastikan bahwa penugasan-penugasan benar-benar dipahami oleh staf dan kelompok di lingkungan tanggung jawab Anda. Perhatikan tahap awal pelaksanaan setiap pekerjaan, karena biasanya pada tahap ini persoalan mulai muncul. Catatlah setiap malam, apa-apa saja kekurangan dalam&amp;nbsp; pelaksanaan pekerjaan&amp;nbsp; hari ini, dan rencanakan apa-apa saja  yang akan anda lakukan esok hari, agar pelaksanaan pekerjaan akan lebih baik dari hari ini dan seterusnya. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mencatat adalah kegiatan yang sering kita abaikan. Padahal, mencatat itu adalah bagian penting untuk menghemat memori ingatan kita. Seringkali kita lupa apa yang kita ingat kemarin hanya karena tidak dicatat, dan baru teringat keesokan harinya atau bahkan seminggu kemudian. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Jadi, rencanakan dengan matang, dan jangan lupa mencatat ! &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Sumber : ESENSI KEPEMIMPINAN : MEWUJUDKAN VISI MENJADI AKSI" karangan &lt;BR&gt;Erry Riyana Hardjapamekas&lt;/DIV&gt;&lt;!-- cg1.c60.mail.sg1.yahoo.com compressed/chunked Fri Dec  4 02:03:00 PST 2009 --&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href=""http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=AqEkfAlKjmvmE2ixi6jqv7LJRAx.;_ylv=3?qid=20080710080158AAbUcFL""&gt; Apakah wajar artis ikut Pemilu? &lt;/a&gt; &lt;br&gt; Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-2716978844868873768?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/2716978844868873768/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/12/r-t-i-b-e-s-r-c-t-t-n.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2716978844868873768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2716978844868873768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/12/r-t-i-b-e-s-r-c-t-t-n.html' title='A R T I   B E S A R   C A T A T A N'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-2505096217247346493</id><published>2009-11-29T09:09:00.000-08:00</published><updated>2009-11-29T09:10:47.256-08:00</updated><title type='text'>5 BAHASA KASIH</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt"&gt;&lt;div&gt;&lt;tt&gt;&lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apakah anda pernah mencintai seseorang di dalam hidup anda ? Saya yakin, semua dari anda pernah mencintai seseorang, apakah itu orang tua anda, anak anda, saudara anda, kekasih anda, istri / suami anda, dan sebagainya. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, apakah orang yang anda cintai tersebut TAHU kalau anda mencintai mereka ? Banyak orang tua kaya yang sibuk sering memberikan uang kepada anak-anaknya dan berharap anaknya tahu bahwa uang tersebut sebagai tanda cinta mereka. Padahal mungkin sang anak lebih berharap orang tuanya mempunyai waktu untuk berbincang-bincang dengannya. Jika hal ini terjadi pada anda, dimana orang yang anda cintai malah berpersepsi berbeda dari yang anda harapkan, berarti anda tidak tahu secara tepat apa bahasa kasih dari orang yang anda cintai tersebut.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Gary Chapman dalam salah satu bukunya pernah mengatakan bahwa untuk berkomunikasi dengan orang yang kita cintai, ada 5 bahasa kasih yang bisa kita gunakan sesuai dengan keinginan dari orang tersebut. &lt;br&gt; Kelima bahasa kasih tersebut adalah :&lt;br&gt; &lt;br&gt; 1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; KATA-KATA&lt;br&gt; Kata-kata berupa pujian, motivasi, harapan dan penghargaan kepada orang yang dicintai merupakan suatu penghubung yang kuat yang bisa terus merekatkan hubungan anda. Lakukan pujian secara tulus berdasarkan apa yang ada di dalam hati anda, bukan hanya sekedar untuk membuat mereka senang. Sebisa mungkin bicarakan hal-hal yang &lt;br&gt; positif saja dengan orang yang anda cintai. Hindari kata-kata yang malah bisa menyebabkan suatu perselisihan atau konflik. &lt;br&gt; &lt;br&gt; 2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; SENTUHAN&lt;br&gt; Sentuhan fisik seperti merangkul, membelai, menepuk punggung dan lengan, ataupun sekedar bergandengan tangan, secara emosional dapat meningkatkan kualitas hubungan cinta anda. Seorang anak yang mendapat prestasi bagus di sekolah misalnya, selain dipuji juga ditepuk punggungnya oleh orang tuanya, akan merasakan kesenangan yang &lt;br&gt; berlipat ganda, karena dia merasakan kasih tersebut lewat hati (pujian) dan fisik (tepukan). &lt;br&gt; &lt;br&gt; 3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; PEMBERIAN&lt;br&gt; Bahasa kasih ini adalah yang paling sering kita gunakan untuk menunjukkan kasih kita kepada orang lain. Namun kita seringkali membatasi pemberian ini hanya pada moment khusus saja, seperti ulang tahun, hari perkawinan, atau hari-2 besar keagamaan. Padahal, sebenarnya kita dapat melakukan pemberian ini kapan saja dan dimana saja. &lt;br&gt; &lt;br&gt; 4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; WAKTU&lt;br&gt; Berapa banyak waktu yang anda gunakan untuk mendengarkan dan bersama-sama dengan orang yang anda cintai ? Waktu yang dimaksud disini bukan berarti hanya waktu liburan, tapi WAKTU YANG BERKUALITAS, yaitu waktu dimana orang yang anda cintai membutuhkan kehadiran anda secara fisik hadir di depannya. Bagi seorang anak kecil, mungkin waktu yang berkualitas bagi dia adalah waktu sore hari, dimana dia membutuhkan kehadiran anda, agar dia bisa menceritakan bagaimana serunya tadi dia bermain di sekolah. Bagi seorang suami, waktu yang berkualitas mungkin selepas makan malam, dimana dia berharap sang istri mau menemaninya berbincang-bincang tentang kondisi bisnisnya, tentang bagaimana membangun masa depan keluarga mereka. Apakah anda sebagai istri misalnya, BISA dan MAU menyediakan waktu tersebut, ataukah tayangan sinetron lebih menarik perhatian anda, dan membiarkan suami &lt;br&gt; anda bersantai sendiri sambil membaca koran ? Dan bagi anda sang suami, apakah anda MASIH MEMPUNYAI WAKTU mengantar istri anda berbelanja, atau anda lebih suka mengutak-atik mobil anda dan membiarkan istri anda pergi sendiri ? &lt;br&gt; &lt;br&gt; 5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; PELAYANAN&lt;br&gt; Bahasa kasih ini adalah yang paling menonjol diantara yang lain, karena anda mau melakukan suatu tindakan bagi orang lain sebagai tanda cinta anda. Banyak orang yang salah mengartikan kata pelayanan disini, menganggap kita harus melakukan sesuatu 100 % bagi orang lain. Padahal kata pelayanan disini artinya kita mau membantu orang &lt;br&gt; yang kita cintai melakukan suatu tindakan yang sebelumnya tidak kita lakukan. Mungkin para suami bisa dengan membantu istri untuk memasak dan menyiapkan makan di dapur. Atau para istri bisa membantu suaminya untuk mencuci mobil. Hal-2 kecil seperti ini bisa membantu anda untuk mempererat tali kasih anda berdua. &lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bagaimana dengan anda hari ini, sudahkah anda menggunakan seluruh bahasa kasih tersebut untuk mengungkapkan perasaan anda kepada orang-2 yang anda cintai ? Lakukan yang terbaik dan dapatkan manfaatnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span&gt;&lt;a target="_blank" href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;br&gt; &lt;/tt&gt;&lt;/div&gt; &lt;!-- cg11.c60.mail.sg1.yahoo.com compressed/chunked Sun Nov 29 08:49:28 PST 2009 --&gt; &lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=AgSYJFFQXU6AkI2Gkm1IrTbJRAx.;_ylv=3?qid=20080519070710AAiwLgz"&gt; Kenapa BBM mesti naik? Apakah tidak ada solusi selain itu? &lt;/a&gt; &lt;br&gt; Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-2505096217247346493?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/2505096217247346493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/11/5-bahasa-kasih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2505096217247346493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2505096217247346493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/11/5-bahasa-kasih.html' title='5 BAHASA KASIH'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-1809693936499477786</id><published>2009-11-06T07:29:00.001-08:00</published><updated>2009-11-06T07:29:43.677-08:00</updated><title type='text'>MEMILIH GAYA MANAJEMEN YANG TEPAT</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Dawn Hodson -&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apakah anda sekarang sedang mencari-cari gaya manajemen yang dapat anda terapkan pada seluruh karyawan anda ? Okay, sebaiknya anda hentikan saja usaha anda.&amp;nbsp; Mengapa ? Karena ada kesepakatan di antara para ahli manajemen yang menyatakan bahwa tak ada satu gaya pun yang &lt;BR&gt;paling baik. Malah, jauh lebih efektif bila anda menggunakan beberapa gaya manajemen. Pendekatan ini, yang dikenal dengan situational leadership, meminta manajer untuk mengubah-ubah gaya kemanajemenannya tergantung pada jawaban atas dua  pertanyaan berikut : &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seberapa kompeten karyawan anda menyelesaikan tugas-tugasnya&amp;nbsp; ?&lt;BR&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seberapa mandiri karyawan anda melakukan tugas-tugasnya sendiri ? &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Keefektifan&amp;nbsp; dari seorang manajer tidak ditentukan oleh gaya apa yang cocok bagi dirinya, melainkan apakah gaya manajemen tersebut cocok bagi karyawannya. Kepemimpinan situasional terdiri dari empat &lt;BR&gt;macam gaya.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pertama disebut Directing / pengarahan.&lt;BR&gt;Gaya ini dicirikan dengan memberikan instruksi kepada karyawan, melakukan supervisi yang ketat atas kinerja mereka, dan melakukan hampir semua pengambilan keputusan dan pemecahan masalah oleh anda &lt;BR&gt;sendiri. Gaya ini cocok diterapkan pada mereka yang baru bekerja pada suatu proyek, atau mereka yang tidak memiliki kemampuan dan kinerja cukup baik, atau bila anda berada dalam suatu krisi  dan tidak &lt;BR&gt;memiliki cukup waktu untuk melakukan konsultasi dengan karyawan anda. &lt;BR&gt;Bagaimana pun, manajer yang&amp;nbsp; menggunakan gaya ini terus-menerus akan mudah dipandang sebagai manajer yang otokratik.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kedua disebut dengan Consultative atau Coaching Gaya ini meminta manajer untuk tetap memberikan pengarahan tetapi mulai melibatkan karyawan lebih banyak dalam pengambilan keputusan &lt;BR&gt;dan pemecahan masalah. Gaya ini disempurnakan dengan meminta opini pribadi karyawan, mengajukan pertanyaan untuk dijawab, dan menunjukkan minat anda pada mereka sebagai seorang individu. Gaya ini &lt;BR&gt;cocok diterapkan bila karyawan anda bukan lagi seorang pemula tetapi belum mencapai tingkat ketrampilan tinggi atau belum memiliki kepercayaan diri atas kemampuannya dalam menangani tugas-tugas mereka.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketiga disebut dengan Supporting / dukungan Anda menggunakan gaya ini bila karyawan  anda mampu melakukan tugas-tugas mereka namun tidak cukup memiliki kepercayaan diri. Dalam hal ini,&amp;nbsp;peran anda adalah menguatkan suara mereka dan menjadi mitra diskusi bagi pemecahan masalah. Anda bukan orang yang wajib memecahkan masalahnya tetapi anda memberikan dukungan serta keberanian agar mereka mampu memecahkan masalah itu sendiri. Dengan melakukan ini anda akan meningkatkan kemandirian&amp;nbsp; dan kepercayaan diri karyawan anda.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Keempat disebut dengan Delegating / delegasi Anda menggunakan gaya ini pada karyawan yang telah trampil dan memiliki kepercayaan diri atas kemampuan mereka melakukan tugas-tugasnya. Dalam banyak hal, karyawan pada tingkat ini mampu memanage diri sendiri dan hanya datang pada anda untuk membicarakan proyek baru, tugas-tugas baru atau mereka membutuhkan bantuan anda. &lt;BR&gt;Bagaimana pun, tetaplah diingat bahwa jika anda menggunakan gaya ini sebelum karyawan anda benar-benar  siap,&amp;nbsp; mereka malah akan merasa anda sedang bertingkah seperti bos saja.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memilih gaya mana yang tepat dengan karyawan anda adalah bagaimana anda menilai kecakapan dan kemandirian karyawan dalam melakukan tugas-tugas mereka. Bila ketrampilan karyawan adalah rendah, gunakan lebih banyak gaya directing. Bila karyawan anda tampaknya cukup kompeten, gunakan gaya coaching. Bila karyawan anda benar-benar kompeten tetapi tak cukup berani, pilihlah gaya supporting. Dan, jika karyawan anda benar-benar trampil serta berani mengambil keputusan, gunakan gaya delegating.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memilih gaya yang tepat bukan hal yang mudah. Bila anda menggunakan&amp;nbsp; gaya yang keliru anda akan menciptakan masalah produktivitas dan moral. Sebagai misal, menggunakan gaya directing pada karyawan yang telah kompeten akan mengakibatkan penurunan kepercayaan diri dan kemampuannya, bahkan mungkin mereka menganggap  andalah yang tidak memiliki kepercayaan diri dan kemampuan untuk memanage mereka. Sebaliknya, menggunakan gaya supporting atau delegating pada karyawan yang tidak kompeten akan mendorong karyawan dan anda sendiri jatuh pada kegagalan. Dengan menentukan secara tepat bagaimanakah kondisi karyawan anda serta menyesuaikan kebutuhannya dengan gaya manajemen yang tepat, maka anda dan karyawan anda akan dapat mencapai tujuan dengan memuaskan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Ada baiknya anda camkan tiga hal berikut.&lt;BR&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teruslah mengubah gaya manajemen anda seiring dengan perkembangan kemampuan dan kepercayaan diri karyawan, atau anda akan membuat&amp;nbsp; karyawan. anda tetap terkungkung dalam tingkat pengembangan &lt;BR&gt;diri yang terlalu rendah.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bersiap-siaplah untuk menggunakan gaya yang berbeda pada orang yang sama karena mungkin ia memiliki kecakapan pada suatu tugas, tetapi pada tugas-tugas baru ia membutuhkan gaya  yang lain.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anda harus senantiasa bertujuan meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri karyawan, meski tidak semua karyawan anda akan berhasil&amp;nbsp; mendapatkan gaya delegating anda.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kesimpulannya, pendekatan kepemimpinan situasional telah menjadi&amp;nbsp; populer untuk memanaje orang karena ia mengakui perbedaan masing-masing orang serta ia menunjukkan jalan untuk menggerakkan &lt;BR&gt;karyawan dari tingkat yang rendah menuju tingkat lebih tinggi, baik di bidang kompetensi dan kemandiriannya. Bila anda belajar untuk menggunakannya, tugas anda akan semakin lebih mudah karena karyawan anda belajar bagaimana memanage diri mereka sendiri.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;!-- cg2.c60.mail.sg1.yahoo.com compressed/chunked Fri Nov  6 07:23:18 PST 2009 --&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/"&gt; Berselancar lebih cepat. &lt;/a&gt;&lt;BR&gt; Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.&lt;a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/"&gt;Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-1809693936499477786?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/1809693936499477786/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/11/memilih-gaya-manajemen-yang-tepat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1809693936499477786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1809693936499477786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/11/memilih-gaya-manajemen-yang-tepat.html' title='MEMILIH GAYA MANAJEMEN YANG TEPAT'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-949476576282232536</id><published>2009-09-26T08:46:00.000-07:00</published><updated>2009-09-26T08:47:00.708-07:00</updated><title type='text'>MAGY DAN BUKU CERITA</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Semuanya itu disadari John pada saat dia termenung seorang diri, menatap kosong keluar jendela rumahnya. Dengan susah payah ia mencoba untuk memikirkan mengenai pekerjaannya yang menumpuk. Semuanya sia-sia belaka. Yang ada dalam pikirannya hanyalah perkataan anaknya Magy di suatu sore. 3 minggu yang lalu John membawa pekerjaannya pulang. Ada rapat umum yang sangat penting besok pagi dengan para pemegang saham. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Pada saat John memeriksa pekerjaannya, Magy putrinya yang baru berusia 2 tahun datang menghampiri, sambil membawa buku ceritanya yang masih baru. Buku baru bersampul hijau dengan gambar peri. Dia berkata dengan suara manjanya, "Papa lihat !" John menengok kearahnya dan berkata, "Wah, buku baru ya ?" "Ya Papa !" katanya berseri-seri,  "Bacain dong !" "Wah, Ayah sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh", kata John dengan cepat sambil mengalihkan perhatiannya pada tumpukan kertas di depan hidungnya. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Magy hanya berdiri terpaku disamping John sambil memperhatikan. Lalu dengan suaranya yang lembut dan sedikit dibuat- buat mulai merayu kembali "Tapi mama bilang Papa akan membacakannya untuk Magy". Dengan perasaan agak kesal John menjawab: "Magy dengar, Papa sangat sibuk. Minta saja Mama untuk membacakannya". "Tapi Mama lebih sibuk daripada Papa" katanya sendu. "Lihat Papa, gambarnya bagus dan lucu." "Lain kali Magy, sana. Papa sedang banyak kerjaan."&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;John berusaha untuk tidak memperhatikan Magy lagi. Waktu berlalu, Magy masih berdiri kaku disebelah Ayahnya sambil memegang erat bukunya. Tiba-tiba Magy mulai lagi "Tapi Papa, gambarnya bagus sekali dan ceritanya pasti bagus ! Papa pasti akan suka". "Magy, sekali lagi Ayah bilang : Lain kali !" dengan agak keras John membentak  anaknya. Hampir menangis Magy mulai menjauh, "Iya deh, lain kali ya Papa, lain kali". Tapi Magy kemudian mendekati Ayahnya sambil menyentuh lembut tangannya, menaruh bukunya dipangkuan sang Ayah sambil berkata "Kapan saja Papa ada waktu ya, Papa tidak usah baca untuk Magy, baca saja untuk Papa. Tapi kalau Papa bisa, bacanya &lt;BR&gt;yang keras ya, supaya Magy juga bias ikut dengar". John hanya diam.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Kejadian 3 minggu yang lalu itulah sekarang yang ada dalam pikiran John. John teringat akan Magy yang dengan penuh pengertian mengalah. Magy yang baru berusia 4 tahun meletakkan tangannya yang mungil di atas tangannya yang kasar mengatakan: "Tapi kalau bisa bacanya yang keras ya Pa, supaya Magy bisa ikut dengar". Dan karena itulah John mulai membuka buku cerita yang diambilnya, dari tumpukan mainan Magy di pojok ruangan. John mulai membuka halaman pertama dan dengan suara parau mulai membacanya. John sudah melupakan pekerjaannya yang dulunya amat sangat  penting. Ia bahkan lupa akan kemarahan dan kebenciannya terhadap pemuda mabuk yang dengan kencangnya menghantam tubuh putrinya di jalan depan rumah. John terus membaca halaman demi halaman sekeras mungkin. Sambil berharap cukup keras bagi Magy untuk dapat mendengar dari tempat peristirahatannya yang terakhir ……………….&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/pingbox/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/"&gt;Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! &lt;/a&gt;&lt;br&gt; Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-949476576282232536?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/949476576282232536/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/09/magy-dan-buku-cerita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/949476576282232536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/949476576282232536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/09/magy-dan-buku-cerita.html' title='MAGY DAN BUKU CERITA'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-7928270488161159389</id><published>2009-09-03T08:00:00.001-07:00</published><updated>2009-09-03T08:00:07.089-07:00</updated><title type='text'>KISAH COLOMBUS DAN TELUR</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt"&gt;&lt;div&gt;&lt;tt&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ini sebuah cerita kecil di balik kesuksesan Columbus yang menemukan Benua Amerika. Setelah penemuan yang fenomenal itu, Columbus menjadi sangat terkenal dan diagung-agungkan oleh Raja dan seluruh rakyat. Columbus pun diangkat menjadi bangsaan kehormatan kerajaan. Kepopuleran Columbus itu membuat beberapa orang menjadi iri &lt;br&gt; kepadanya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada suatu hari, Columbus mengadakan perjamuan makan. Dalam perjamuan makan itu. Dia menceritakan semua kisah yang dihadapi dalam pencarian Benua baru tersebut. Semua tamu undangan terpukau dan mengakui kehebatan Sang Penemu Benua Baru tersebut, namun beberapa orang yang iri dengan sinis berkata," "Apa hebatnya dia ?? Dia cuma berlayar dan&amp;nbsp; kebetulan saja menemukan benua baru. Siapa saja juga bisa melakukan itu". Mendengar hal tersebut, Columbus kemudian menantang para orang yang iri tersebut. "Marilah kita bertanding untuk membuktikan siapa yang lebih baik. Barangsiapa yang bisa membuat telur-telur rebus itu berdiri di atas meja makan ini, maka &lt;br&gt; ialah orang yang terbaik dan semua gelar-kekayaanku akan kuserahkan padanya"&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Orang-orang yang iri tersebut menerima tantangan Columbus. Kemudian mereka mulai berusaha untuk membuat telur-telur rebus itu berdiri di atas meja makan. Namun karena telur adalah benda yang ellips/hampir bundar, maka cukup mustahil untuk bisa berdiri di atas meja. Setiap dicoba didirikan, telur-telur itu langsung saja menggelinding jatuh. Akhirnya mereka pun menyerah.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kini tiba giliran Columbus. Columbus memegang telur rebus itu di atas meja dengan posisi berdiri sambil dipegangi, kemudian dengan tangan yang satunya Columbus menekan ujung atas telur rebus itu ke meja sehingga ujung bawah telur menjadi remuk dan memipih (tidak lonjong lagi) sehingga telur tersebut bisa berdiri tegak di atas meja. Melihat hal tersebut, orang-orang yang iri dengan sinis berkata "Ah… kalo caranya seperti itu, kami juga bisa membuat telur rebus itu berdiri" Dengan bijak dan sambil tersenyum, Columbus berkata "KALO BEGITU, MENGAPA TIDAK KAMU MELAKUKANNYA ?"&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Cerita di atas hendak memberitahukan kita bahwa KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN BERASAL DARI SUATU TINDAKAN NYATA ATAS GAGASAN. Columbus dan beberapa orang pada masa itu mempunyai gagasan atau teori tentang bumi yang bulat. Teori tersebut merupakan teori yang jelas-jelas bertentangan dengan kepercayaan dunia pada waktu itu yang &lt;br&gt; mempercayai bahwa buki itu datar seperti piring. Ketika Columbus mengutarakan niatnya untuk melakukan ekspedisi lautnya, banyak orang, termasuk keluarganya, yang menganggapnya gila. Namun Columbus tetap teguh dan gigih pada pendiriannya. Perjuangan Columbus tidaklah ringan untuk membuktikan bahwa bumi itu bulat. Ancaman hukuman mati &lt;br&gt; atas pengingkaran hukum Tuhan sampai pemberontakan anakbuah kapalnya, ia hadapi dengan tegar sehingga pada akhirnya Sejarah mencatatnya sebagai salah satu penemu benua dan pelaut andal.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seringkali kita menemukan orang atau bahkan diri kita juga mengalaminya yaitu kita mempunyai gagasan / ide / konsep namun terlalu takut untuk mewujudkannya dalam sebuah aksi nyata, dan akhirnya ide itu hanya menjadi semu. Ketakutan atas kegagalan, penilaian miring orang lain, penderitaan dan sebagainya membuat kita terhalang untuk menemukan kesuksesan. Ketakutan ini pula yang membuat kita terkadang merasa iri akan keberhasilan orang lain. Kita sering berkata miring atas keberhasilan orang lain"Ah…dia sih cuma beruntung aja,…Aku pun bisa melakukannya" Jadi apa yang anda pilih ? GAGAL KARENA TERLALU TAKUT UNTUK GAGAL ? ATAU BERHASIL KARENA TIDAK TAKUT GAGAL ? HANYA ANDA YANG BISA MEMILIH.&lt;/tt&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/"&gt; Dapatkan nama yang Anda sukai! &lt;/a&gt; &lt;br&gt; Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-7928270488161159389?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/7928270488161159389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/09/kisah-colombus-dan-telur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7928270488161159389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7928270488161159389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/09/kisah-colombus-dan-telur.html' title='KISAH COLOMBUS DAN TELUR'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-617597720053939439</id><published>2009-08-14T21:25:00.001-07:00</published><updated>2009-08-14T21:25:29.614-07:00</updated><title type='text'>LIHAT JARAK YANG KITA BUAT</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt;Sebuah tulisan yang lumayan bagus untuk direnungkan, selamat membaca.... &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Coba pikirkan sejenak gaya hidup kita di abad ke dua puluh ini. Bagaimana kita menjaga diri dari gangguan pribadi yang tidak kita harapkan. Banyak diantara kita tinggal dalam lingkungan rumah dimana hanya sebulan sekali bertemu dengan tetangga. Tinggal di tengah kota, hidup dikelilingi pagar tinggi dan sistem pengamanan. Kita memiliki nomor telepon genggam pribadi dan satpam penjaga di pagar. Kita secara sadar mengurangi kemungkinan munculnya tamu tak diundang, namun sebenarnya kita juga memutus hubungan dengan orang-orang lain.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kita menghabiskan waktu berjam-jam&amp;nbsp;dibalik kemudi dalam kemacetan lalu lintas dan merasa terasing. Kita berbicara dengan komputer. Kita tidak lagi pergi menemui orang lain, namun kita mengirimkan faksimili atau e-mail. Supermall telah menggantikan toko-toko kecil yang penuh keakraban. Makan malam di depan teve telah  menggantikan makan malam bersama keluarga, atau dengan mudah kita makan malam begitu saja di depan kulkas.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bila pergi ke tempat umum, kita cenderung acuh tak acuh. Pandangan semacam ini sebenarnya cara untuk membuat jarak dengan orang lain entah di bis, kereta api, tangga berjalan dan supermarket. Pandangan yang kosong seakan menyiratkan, "Saya tidak mengenal anda, jangan berbicara dengan saya."&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kita menonton teve atau VCD mungkin sekitar empat jam sehari sendirian. Tidak peduli apakah ada orang lain di ruangan, kita asyik dengan acara-acara di teve. Kita memiliki VCD atau DVD player yang membantu bila tidak ada acara menarik di TV yang dapat kita tonton.&amp;nbsp;Apakah itu buruk ? &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Tidak sepenuhnya buruk," kata Andrew Mathews penulis buku laris dunia "Being Happy". Menurutnya, kita sekarang hidup dalam  waktu-waktu yang menyenangkan (dan sangat sesuai), tetapi kita perlu memahami&amp;nbsp;ada begitu banyak tekanan yang mendorong kita menjauhi orang lain. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kehidupan akan menyenangkan apabila kita memiliki pengalaman kebersamaan. Kebahagiaan terbesar, saat-saat paling berharga, tantangan yang paling berat, dan saat-saat paling menyenangkan, kebanyakan terjadi di saat kita bersama dengan orang lain. Pengalaman belajar yang terbesar pun datang dari kebersamaan kita dengan orang lain.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Agar hidup bisa menjadi suatu kenangan maka kita perlu menghilangkan beberapa penghalang dengan melakukan usaha khusus untuk bertemu dan berdekatan dengan orang-orang lain. Seorang ayah berkata, "Saya tidak punya waktu banyak dengan anak-anak tetapi saya selalu menjaga KUALITAS daripada waktu." Sebelum ada kualitas waktu harus ada kuantitas waktu. Bila anak Anda yang berusia sepuluh  tahun ingin Anda membacakan bukunya, diajak berjalan-jalan, atau berguling-guling di rumput, Anda tidak dapat mengatakan, "Ayo, kita berjalan-jalan dua menit saja," atau, "Ayo kita berguling-guling sebanyak lima puluh delapan kali namun yang berkualitas." Hal ini akan berkualitas hanya bila anda berdua telah menyelesaikannya. "Sebaiknya, kita harus berusaha meluangkan waktu untuk orang lain dan membuatnya sebagai prioritas," tulis Mathews.&amp;nbsp;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Namun sayangnya, tekanan pekerjaan, dan gelombang teknologi selalu membawa kita pada arah sebaliknya. Nah, bagaimana dengan anda sendiri? Adalah pilihan kita sendiri untuk membawa arah hidup kita menuju arah yang lebih baik, yang sesuai dengan tujuan hidup kita. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Sumber : Unknown (tidak diketahui)&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/"&gt; Akses email lebih cepat. &lt;/a&gt;&lt;BR&gt; Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! &lt;a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/"&gt;Dapatkan di sini! (Gratis)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-617597720053939439?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/617597720053939439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/08/lihat-jarak-yang-kita-buat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/617597720053939439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/617597720053939439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/08/lihat-jarak-yang-kita-buat.html' title='LIHAT JARAK YANG KITA BUAT'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-4265270764566081681</id><published>2009-08-07T17:58:00.001-07:00</published><updated>2009-08-07T17:58:33.347-07:00</updated><title type='text'>KEDEWASAAN DALAM KEHIDUPAN</title><content type='html'>&lt;font style="font-family: tahoma,sans-serif;" size="2"&gt; &lt;br&gt; Setiap jenjang kedewasaan yang lebih tinggi, demikian pengalaman saya &lt;br&gt; bertutur, sering kali mentertawakan jenjang kedewasaan di bawahnya. &lt;br&gt; Ketika baru saja mulai belajar bekerja sebagai seorang sarjana baru  &lt;br&gt; di salah satu perusahaan Jepang, kerap kali dalam rapat saya &lt;br&gt; ditertawakan orang karena berbicara dengan jargon-jargon universitas &lt;br&gt; yang asing. Tatkala baru  belajar berbicara di depan umum, tidak &lt;br&gt; sedikit orang yang mengatakan bahwa muka saya merah ketika didebat &lt;br&gt; orang. Pada saat baru belajar memimpin orang, sejumlah bawahan &lt;br&gt; memberi masukan kalau saya mudah sekali tersinggung. Pada tahapan-&lt;br&gt; tahapan tertentu dalam kehidupan saya sebagai manusia, pernah terjadi &lt;br&gt; Tuhan tidak pernah saya anggap benar. &lt;br&gt; &lt;br&gt;       Ketika belum jadi manajer, memohon ke Tuhan agar jadi &lt;br&gt; manajer. Namun, begitu merasakan beratnya duduk di kursi pimpinan &lt;br&gt; ini, maka Tuhanpun disesalkan. Tatkala naik bus kota sering berdoa &lt;br&gt; agar punya mobil. Saat mobil sudah di tangan, kemudian menggerogoti &lt;br&gt; kantong dengan seluruh kerusakannya, maka salah lagilah Tuhan.&lt;br&gt; &lt;br&gt;       Sekarang, ketika tabungan pengalaman dan kesulitan telah &lt;br&gt; bertambah, rambut sudah mulai memutih, badan dan jiwa mulai lebih &lt;br&gt; tahan  bantingan, terlihat jelas, betapa naif dan kekanak-kanakannya &lt;br&gt; saya pernah jadi manusia. Yang membuat saya super heran, kalau &lt;br&gt; bertemu orang dengan umur yang jauh lebih tua dari saya, tetapi &lt;br&gt; memiliki tingkat kenaifan yang sama dengan saya ketika masih amat &lt;br&gt; muda.&lt;br&gt; &lt;br&gt;       Bekerja dengan orang lain, bahkan termasuk dengan pemilik &lt;br&gt; perusahaanpun, tidak ada yang dinilai benar dan pintar. Setiap orang, &lt;br&gt; di mata orang ini, hanyalah kumpulan manusia yang tidak patut &lt;br&gt; dihargai. Kecuali, tentunya manusia-manusia dengan isi kepala yang &lt;br&gt; sama, atau mau berkorban menyesuaikan diri sepenuhnya. Di salah satu &lt;br&gt; perusahaan yang menjadi klien saya, orang mengenal seorang pimpinan &lt;br&gt; yang diberi stempel Mr. Complain. Semua orang disekitarnya - dari &lt;br&gt; sekretaris hingga boss besar - dikeluhkan begini dan begitu. Dengan &lt;br&gt; saya, Tuhanpun sering di-complain. Dari salah profesi, keliru memilih &lt;br&gt; istri, anak-anak yang tidak bisa diurus, sampai dengan pemilik &lt;br&gt; perusahaan yang dia sebut super kampungan. Sebagai hasilnya, ia &lt;br&gt; memiliki koleksi musuh yang demikian banyak, pindah kerja dari satu &lt;br&gt; tempat ke tempat lain, dan yang paling penting memiliki kehidupan &lt;br&gt; yang kering kerontang. Di mata orang-orang seperti ini, Tuhan &lt;br&gt; senantiasa tidak pernah benar. &lt;br&gt; &lt;br&gt;       Sulit sekali bagi manusia jenis ini untuk menerima saja &lt;br&gt; lingkungan dan rezekinya. Yang ada hanyalah keluhan, keluhan dan &lt;br&gt; keluhan. Dengan sedikit kejernihan, diri kita sebenarnya karunia &lt;br&gt; Tuhan yang paling berharga. Anda dengan hidung, mata, bibir, &lt;br&gt; kepribadian, ketrampilan, dan senyuman yang Anda miliki, hanya &lt;br&gt; dimiliki oleh Anda sendiri. Tukang jahit jarang sekali membuat satu &lt;br&gt; model baju untuk satu orang saja. Arsitek sedikit yang gambarnya &lt;br&gt; diperuntukkan hanya untuk satu orang saja. Kalaupun ada tukang jahit &lt;br&gt; dan arsitek yang membuat disain khusus, dengan sangat mudah orang &lt;br&gt; lain bisa menirunya. Tetapi Tuhan, mendisain setiap manusia semuanya &lt;br&gt; dengan keunikan. Bahkan, manusia kembarpun tetap unik. Dan yang &lt;br&gt; paling penting, tidak ada satupun yang bisa meniru Anda dengan &lt;br&gt; seluruh keunikan Anda. &lt;br&gt; &lt;br&gt;       Bayangkan, betapa sulit dan besar energi yang dibutuhkan &lt;br&gt; untuk mendisain sesuatu yang unik dan tidak bisa ditiru siapapun. &lt;br&gt; Bercermin dari sini, disamping kita harus berterimakasih ke Tuhan &lt;br&gt; karena menciptakan keunikan yang tidak ada tiruannya, sudah saatnya &lt;br&gt; untuk mencari cara bagaimana keunikan dalam diri ini bisa &lt;br&gt; dimaksimalkan. Hidung saya yang tidak mancung ini tentu saja hanya &lt;br&gt; milik saya seorang diri. Dulu ia menjadi sumber rasa minder, namun &lt;br&gt; ketika ada orang yang mengatakan ini penuh keberuntungan, maka &lt;br&gt; berubahlah dia sebagai energi keberhasilan. &lt;br&gt; &lt;br&gt;       Kembali ke cerita awal tentang manusia yang kerap menempatkan &lt;br&gt; Tuhan dalam posisi selalu tidak benar, sudah saatnya mungkin kita &lt;br&gt; menerima dan menghargai seluruh keunikan yang hanya milik kita &lt;br&gt; sendiri. Kalau memiliki rumah, mobil, baju yang hanya didisain khusus &lt;br&gt; untuk kita, tentu saja ia amat membahagiakan dan membanggakan. &lt;br&gt; Demikian juga dengan tubuh dan jiwa ini. Ia hanya didisain khusus &lt;br&gt; untuk kita.&lt;br&gt; &lt;br&gt;       Baik, buruk, cantik, ganteng, menarik, simpatik atau &lt;br&gt; membosankan sekalipun, sebenarnya hanyalah judul dan stempel yang &lt;br&gt; kita berikan ke tubuh unik yang kita bawa ke mana-mana ini. Bedanya, &lt;br&gt; judul ini kemudian tidak hanya merubah mata Anda, tetapi juga mata &lt;br&gt; orang lain dalam melihat diri Anda sendiri …………………………………………&lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;a href="http://www.wahanausaha.com"&gt;www.wahanausaha.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com &lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt; &lt;font size="1"&gt;.Dikutip dari Ladang Kehidupan 2004&lt;br&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size="1"&gt;&lt;br&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size="1" face="Tahoma"&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; The Acesia &amp;lt;&lt;a href="mailto:sj2392002@yahoo.com.sg"&gt;sj2392002@yahoo.com.sg&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;br&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kepada:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="mailto:The-Acesia@yahoogroups.com"&gt;The-Acesia@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terkirim:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Selasa, 4 Januari, 2005 22:56:47&lt;br&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Judul:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; [The-Acesia] The Acesia Newsletter No. 22 Januari 2005&lt;br&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size="1"&gt;&lt;br&gt;&lt;tt&gt; &lt;/tt&gt;&lt;/font&gt;    &lt;br&gt;&lt;br clear="all"&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-4265270764566081681?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/4265270764566081681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/08/kedewasaan-dalam-kehidupan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4265270764566081681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4265270764566081681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/08/kedewasaan-dalam-kehidupan.html' title='KEDEWASAAN DALAM KEHIDUPAN'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-2244176068050984407</id><published>2009-07-25T08:38:00.001-07:00</published><updated>2009-07-25T08:38:04.307-07:00</updated><title type='text'>Vacant positions for HR Manager and Communication Manager</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt"&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;Apabila ada yang membutuhkan, semoga bermanfaat...&lt;br&gt;&lt;div style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;font size="2" face="Tahoma"&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Endi &amp;lt;felabadpk@yahoo.com&amp;gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kepada:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Feindy Prakoso &amp;lt;feindy-prakoso@jda-indonesia.co.id&amp;gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terkirim:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Jumat, 24 Juli, 2009 10:30:42&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Judul:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Vacant positions for HR Manager and Communication Manager&lt;br&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;div style="font-family: garamond,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;&lt;div&gt;&lt;style&gt; &lt;!--    _filtered {font-family:Georgia;panose-1:2 4 5 2 5 4 5 2 3 3;}   p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{margin:0in;margin-bottom:.0001pt;font-size:12.0pt;font-family:"Times New Roman";} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader 	{margin:0in;margin-bottom:.0001pt;font-size:12.0pt;font-family:"Times New Roman";} a:link, span.MsoHyperlink 	{color:blue;text-decoration:underline;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{color:purple;text-decoration:underline;} span.yshortcuts 	{}  _filtered {margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;} div.Section1 	{}    _filtered {}  _filtered {}  _filtered {font-family:Symbol;}  _filtered {}  _filtered {font-family:Symbol;}  _filtered {} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Georgia; color: blue;" lang="EN-AU"&gt;PT. JDA-Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt; is &lt;span id="lw_1248140680_0"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer; background-attachment: scroll;" id="lw_1248403974_3"&gt;manpower consultant&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; for the &lt;span id="lw_1248140680_1"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer;" id="lw_1248403974_4"&gt;Oil &amp;amp; Gas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Mining, Manufacturing and Construction industries in &lt;span id="lw_1248140680_2"&gt;&lt;span id="lw_1248403974_5"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  . &lt;span id="lw_1248403974_6"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;JDA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; has been servicing the &lt;span id="lw_1248140680_4"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor: pointer; background-attachment: scroll;" id="lw_1248403974_7"&gt;Indonesian Oil &amp;amp; Gas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Mining, Manufacturing and Construction industry for 20 years. As a result of the decision to strengthen JDA's presence in Indonesia , JDA-Indonesia is now strongly represented in Indonesia  with offices in &lt;span id="lw_1248140680_5"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1248403974_8"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia; color: blue;"&gt;, Balikpapan  , Tembagapura and Batu Hijau&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Our client, a &lt;span class="yshortcuts"&gt;Gold, Silver and Copper Mining&lt;/span&gt; Operation in &lt;span class="yshortcuts"&gt;East Java&lt;/span&gt; require several positions as below:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Human Resources Manager (HRM)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Requirements:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Strong      communication skills&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Strong      analytical and report writing ability&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Negotiating      ability.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Competent      in applicable MS applications such as Word, Excel and PowerPoint.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;High      level planning skills.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Effective      time management &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Strong      leadership&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Well      developed communication skills&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Team leadership&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Ability      to communicate effectively with management&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Ability      to operate across cultures and speak English&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Knowledge      of government regulations with regard to the human resource aspects of      mining operations.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Knowledge      of cultural norms and expectations in Javanese communities&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Knowledge      of the development of HR systems and practices in mining environments&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Ten plus      years experience in a senior human resources role in a mining operation in      Indonesia .      &lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;A successful track record of supporting      business performance and growth through effective management of human      resources.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Demonstrate      behaviours consistent with the Project's Code of Conduct.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;People      relationships driven.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Strategic      thinker&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Experience in leading a mine site's human resources function.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Be able to actively participate in the Projects management team.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Demonstrated ability to make the hard decisions when required&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;         &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Ability      to display an empathetic attitude in managing day to day HR issues.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Tertiary      qualifications in the social sciences or related field&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Ability      to communicate in Bahasa Indonesia, English.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Ability      to communicate in Javanese well regarded.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Indonesian      Citizen.&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Willing to be located in East       Java .&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Communication Manager (CoM)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Requirements:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;High level c&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;omputer literacy including word processing, internet, web content management and presentation software.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Excellent English both oral and written.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Excellent oral and written communication skills, and an ability to comprehend and relay complex information.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Be able to develop communication strategies that will target communication to the appropriate levels and content for the particular audience.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Strong communication skills in order to be able to relay information in a way that is understood by the target audience.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Knowledge of the Indonesian media.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"  lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Demonstrated experience in producing high quality publications and public relations materials from start to finish, within set guidelines, timeframes and budgets.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Experience with working in an exploration/mining environment in order to be able to liaise/communicate on related issues such as the environment.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Formal qualifications in journalism, communications or public relations; or extensive relevant industry experience in communications roles.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Ability to communicate in Bahasa Indonesia, English.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Ability to communicate in Javanese well regarded.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"  lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Indonesian Citizen.&lt;span style=""&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="EN-AU"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Willing to be located in East Java .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;                             &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;ONLY QUALIFIED CANDIDATES SHOULD APPLY&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;Send your comprehensive resume, expected remuneration package and photograph (&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span id="lw_1248403974_14"&gt;MS WORD FORMAT ONLY&lt;/span&gt;, &amp;lt; 200 KB) and put the position number and name on the subject to:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-AU"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;" lang="EN-AU"&gt;&lt;a rel="nofollow" ymailto="mailto:feindy-prakoso@jda-indonesia.co.id" target="_blank" href="mailto:feindy-prakoso@jda-indonesia.co.id"&gt;feindy-prakoso@ jda-indonesia. co.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-AU"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas.  &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/maxwell/*http://id.messenger.yahoo.com"&gt;Coba Y! Messenger 9 Indonesia sekarang.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-2244176068050984407?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/2244176068050984407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/vacant-positions-for-hr-manager-and.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2244176068050984407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2244176068050984407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/vacant-positions-for-hr-manager-and.html' title='Vacant positions for HR Manager and Communication Manager'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-3902758439754631618</id><published>2009-07-18T03:48:00.001-07:00</published><updated>2009-07-18T03:48:40.615-07:00</updated><title type='text'>B O P S Y</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: tahoma, new york, times, serif; FONT-SIZE: 10pt"&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;TT&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bopsy adalah seorang anak laki-laki yang cerdas berumur &lt;BR&gt;tujuh tahun dan tinggal di Los Angeles. Sebagai seorang anak &lt;BR&gt;tunggal, Bopsy tergolong anak yang cerdas dan suka menolong teman-&lt;BR&gt;temannya. Dia mempunyai cita-cita ingin menjadi seorang petugas &lt;BR&gt;pemadam kebakaran, karena menurutnya pekerjaan tersebut sangat &lt;BR&gt;menantang dan mulia. Namun nasib baik tampaknya kurang berpihak &lt;BR&gt;kepada Bopsy. Suatu hari Bopsy pingsan ketika berada di sekolah. &lt;BR&gt;Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter, nampaknya Bopsy &lt;BR&gt;menderita suatu kanker ganas di kepalanya, dan usianya diperkirakan &lt;BR&gt;hanya dapat bertahan dua bulan lagi.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sang ibu, tidak dapat menahan kesedihannya dan menangis &lt;BR&gt;tersedu-sedu mendengar vonis dokter tersebut. Kemudian sambil &lt;BR&gt;terisak, ibu tersebut mendekati Bopsy dan  bertanya,"Anakku, jikalau &lt;BR&gt;dapat, ibu ingin memberikan seluruh hidupku sebagai pengganti &lt;BR&gt;kehidupanmu. Rasanya tidak adil bahwa kamu hanya dapat mengecap &lt;BR&gt;sesaat kehidupan yang indah ini. Apakah yang dapat ibu perbuat &lt;BR&gt;anakku, sehingga dirimu dapat merasakan kebahagiaan yang &lt;BR&gt;sesungguhnya, walau waktumu hanya dua bulan ?". "Ibu", jawab &lt;BR&gt;Bopsy, "Ibu sudah tahu bahwa sejak dulu aku ingin sekali menjadi &lt;BR&gt;seorang petugas pemadam kebakaran. Bolehkah aku mulai bekerja &lt;BR&gt;sekarang ?" pinta Bopsy dengan penuh harap. "Tentu anakku, tentu &lt;BR&gt;saja. Kau dapat bekerja mulai besok". Kebetulan sang ibu mempunyai &lt;BR&gt;seorang teman baik yang bekerja sebagai komandan pemadam kebakaran &lt;BR&gt;di Los Angeles. Sang ibu mengemukakan apa yang terjadi pada Bopsy, &lt;BR&gt;dan Fred, komandan pemadam itu merasa tersentuh hatinya. Dia setuju &lt;BR&gt;bila Bopsy dapat membantu tugasnya secepatnya. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Keesokan harinya adalah hari yang  paling membanggakan bagi &lt;BR&gt;Bopsy. Sepulang dari sekolah, secepatnya dia berlari kerumah, makan &lt;BR&gt;siang, kemudian berlari cepat-cepat dengan seragam pemadam yang &lt;BR&gt;dibanggakannya itu ke markasnya yang baru di ujung jalan tersebut. &lt;BR&gt;Bopsy mulai berlatih sama seperti rekan-2 lainnya yang sudah dewasa, &lt;BR&gt;berlari, memanjat, dan aktivitas-2 lainnya. Dalam satu bulan setelah &lt;BR&gt;Bopsy bergabung, dia sudah tiga kali ikut dengan rekan-2nya untuk &lt;BR&gt;memadamkan kebakaran. Dan Bopsy melakukan itu semua dengan penuh &lt;BR&gt;semangat dan motivasi yang luar biasa. Semua rekan-2nya yang lain &lt;BR&gt;merasa kagum dan tersentuh hatinya dengan apa yang dilakukan Bopsy, &lt;BR&gt;karena mereka tahu bahwa rekan kecil mereka tidak lama lagi akan &lt;BR&gt;meninggalkan mereka. Hanya satu hal yang masih mengganjal di hati &lt;BR&gt;Bopsy, bahwa karena keterbatasan tubuhnya yang masih kecil, setiap &lt;BR&gt;kali bertugas di lokasi kebakaran, Bopsy hanya bertugas untuk &lt;BR&gt;mengatur selang-2 air  saja. Bopsy tidak puas dengan hal itu, karena &lt;BR&gt;menurutnya petugas pemadam kebakaran yang sejati adalah kalau mereka &lt;BR&gt;sudah berhasil menyelamatkan seorang korban dari lantai atas gedung &lt;BR&gt;dan membawanya turun dengan selamat. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dan hari terakhir itupun tibalah. Bopsy terbaring lemah di &lt;BR&gt;tempat tidur di rumah sakit di lantai tiga. Seluruh keluarga dan &lt;BR&gt;rekan-2nya sesama petugas pemadam kebakaran telah hadir di samping &lt;BR&gt;tempat tidurnya. Mereka menunggu detik-detik akhir kehidupan Bopsy &lt;BR&gt;sambil meneteskan air mata. Sang ibu sambil tersedu bertanya kepada &lt;BR&gt;Bopsy,"Anakku, masih adakah yang dapat ibu lakukan agar dirimu dapat &lt;BR&gt;pergi dengan tenang ?" Bopsy, dengan lemah berkata,"Aku sudah &lt;BR&gt;menjadi petugas pemadam kebakaran, tapi aku belum pernah satu &lt;BR&gt;kalipun menyelamatkan seseorang. Aku belumlah menjadi&amp;nbsp; seorang &lt;BR&gt;petugas pemadam kebakaran yang sejati. Bisakah aku melakukan itu  &lt;BR&gt;sekarang, Mr. Fred ? "sambil bertanya matanya menatap sang komandan. &lt;BR&gt;Fred, sang komandan menarik napas menahan haru lalu berkata "Baiklah &lt;BR&gt;Bopsy, sekarang juga saya perintahkan kamu untuk membawa boneka &lt;BR&gt;Teddymu untuk turun ke bawah". Kemudian Fred membuka jendela rumah &lt;BR&gt;sakit di lantai tiga tersebut, dan memerintahkan rekan-2nya yang &lt;BR&gt;berada di bawah untuk mengarahkan tangga mobil pemadam ke jendela &lt;BR&gt;tersebut. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bopsy, dengan sisa tenaga yang ada dan langkah yang gemetar &lt;BR&gt;mulai berjalan menggendong boneka Teddynya dan berjalan ke jendela &lt;BR&gt;tersebut. Dan dibawah sana, ratusan orang sudah berkumpul untuk &lt;BR&gt;menyaksikan peristiwa yang luar biasa ini. Rupanya, berita mengenai &lt;BR&gt;Bopsy telah menyebar hingga ke seluruh pelosok kota. Perlahan-lahan, &lt;BR&gt;satu demi satu, Bopsy mulai menuruni tangga pemadam tersebut. Semua &lt;BR&gt;orang bertepuk tangan dan mereka berteriak "Bopsy …..  Bopsy……Ayo, &lt;BR&gt;kamu bisa !". Dan Bopsy terus turun langkah demi langkah. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akhirnya sampailah juga Bopsy di bawah. Tenaganya benar-&lt;BR&gt;benar telah habis begitu dia sampai di bawah. Ratusan orang yang &lt;BR&gt;mengerumuninya semua bertepuk tangan sambil menangis, mereka terus &lt;BR&gt;berteriak "Bopsy …. Bopsy…!".&amp;nbsp; Dan Bopsy, dengan tersenyum, &lt;BR&gt;berkata "Terima kasih ibu, terima kasih&amp;nbsp; Mr. Fred, karena sudah &lt;BR&gt;memberikan saya kesempatan untuk menjadi petugas pemadam kebakaran &lt;BR&gt;yang sejati. Sekarang, ijinkan saya pergi". Dan Bopsy pun meninggal &lt;BR&gt;dengan tenang dalam pelukan ibunya …………………............….&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Diadaptasi dari DARE TO WIN&lt;BR&gt;By Mark Victor Hansen &amp;amp; Jack Canfield&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;********************************************************************&lt;BR&gt;2. REFLECTION&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Sahabat, apakah kita telah menjalani kehidupan ini dengan maksimal ? &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Berapa banyak orang  yang telah kita tolong &lt;BR&gt;Berapa banyak cinta kasih yang kita bagikan&lt;BR&gt;Berapa banyak keinginan kita yang telah tercapai &lt;BR&gt;Berapa banyak persahabatan yang telah kita jalin&lt;BR&gt;Berapa banyak tenaga yang kita gunakan untuk bekerja &lt;BR&gt;Berapa banyak pikiran yang kita pakai untuk menciptakan masa depan&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Masih banyak potensi di dalam diri kita yang belum kita maksimalkan &lt;BR&gt;untuk diri kita, untuk lingkungan kita, untuk keluarga kita, dan &lt;BR&gt;untuk masa depan kita.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Bopsy, telah memberikan kita teladan bagaimana memaksimalkan seluruh &lt;BR&gt;kehidupan kita untuk sukses yang sejati. Bangun, tetapkan tekad, dan &lt;BR&gt;hidupkan motivasi dan mulai langkahkan kaki untuk masa depan yang &lt;BR&gt;cerah.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Sukses untuk anda !&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/TT&gt;&lt;TT&gt; &lt;P style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/P&gt; &lt;P style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;A href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com&lt;/A&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;A href="http://www.wahanausaha.com"&gt;www.wahanausaha.com&lt;/A&gt; &lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;FONT size=2 face=Tahoma&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Dari:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; The Acesia &amp;lt;sj2392002@yahoo.com.sg&amp;gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Kepada:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; The-Acesia@yahoogroups.com&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Terkirim:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Kamis, 23 Desember, 2004 15:46:39&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Judul:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; [The-Acesia] The Acesia Newsletter No. 21 Desember 2004&lt;/FONT&gt;&lt;TT&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;/TT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/TT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt;Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - &lt;a href="http://id.mail.yahoo.com"&gt; Rasakan Yahoo! Mail baru yang Lebih Cepat hari ini!&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-3902758439754631618?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/3902758439754631618/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/b-o-p-s-y.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3902758439754631618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3902758439754631618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/b-o-p-s-y.html' title='B O P S Y'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-7906871793141020639</id><published>2009-07-13T22:28:00.000-07:00</published><updated>2010-03-20T20:38:11.090-07:00</updated><title type='text'>Puisi Luar Biasa tentang MENCINTAI PEKERJAAN ANDA!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sebuah catatan yang saya ambil dari Facebook pak Anthony Dio Martin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;Sebuah Puisi tentang Kerja yang pernah saya bacakan di Program Smart Emotion di SmartFM, "Recharging the Spirit".&lt;br /&gt;Ternyata, banyak yang meminyta puisi ini, maka saya tag di facebook ini saja supaya bisa diakses dan disebarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya...tidak diketahui penulisnya. Khusus yang merasa menulis, saya sangat menghargai dan terima kasih atas puisi ini. Minta ijin bahwa puisi ini saya kutip. Semoga spirit kerja yang luar biasa menyelimuti yang menulis maupun yang membacanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMUKAN CINTA ANDA...DALAM KERJA&lt;br /&gt;========================&lt;br /&gt;(Penulis: Anonim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;color:#000080;"&gt;Bila anda tak mencintai pekerjaan Anda,&lt;br /&gt;maka cintailah orang-orang yang bekerja disana.&lt;br /&gt;Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu.&lt;br /&gt;Dan pekerjaan pun akan menjadi menggembirakan.&lt;br /&gt;Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja Anda,&lt;br /&gt;maka cintailah suasana dan gedung kantor Anda.&lt;br /&gt;Ini mendorong Anda untuk bergairah berangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.&lt;br /&gt;Bila toh Anda juga tidak bisa melakukannya,&lt;br /&gt;cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dan ketempat kerja Anda.&lt;br /&gt;Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenangkan juga.&lt;br /&gt;Namun, bila anda tak menemukan kesenangan di sana,&lt;br /&gt;maka cintai apa pun yang bisa Anda cintai dari kerja Anda,&lt;br /&gt;tanaman penghias meja, cicak di atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela.&lt;br /&gt;Apa saja.&lt;br /&gt;Bila Anda tak menemukan yang bisa Anda cintai dari pekerjaan Anda,&lt;br /&gt;maka mengapa Anda ada di situ ?&lt;br /&gt;Tak ada alasan bagi Anda untuk tetap bertahan.&lt;br /&gt;Cepat pergi dan carilah apa yang Anda cintai,&lt;br /&gt;lalu bekerjalah disana.&lt;br /&gt;Hidup hanya sekali,&lt;br /&gt;Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus dari apa yang Anda lakukan!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:sans-serif;font-size:85%;"&gt;Have a nice job friends....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;http://postingemal.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-7906871793141020639?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/7906871793141020639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/puisi-luar-biasa-tentang-mencintai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7906871793141020639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7906871793141020639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/puisi-luar-biasa-tentang-mencintai.html' title='Puisi Luar Biasa tentang MENCINTAI PEKERJAAN ANDA!'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-5926961787197533978</id><published>2009-07-12T05:01:00.001-07:00</published><updated>2009-07-12T05:01:35.648-07:00</updated><title type='text'>KOMITMEN TERHADAP GOAL</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt"&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;tt&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tahun 1986 di New York diadakan lomba marathon internasional yang diikuti oleh ribuan pelari dari seluruh dunia. Lomba ini mengambil jarak 42 kilometer mengelilingi kota New York. Jutaan orang dari seluruh dunia ikut menonton acara tersebut melalui puluhan televisi yang merelainya secara langsung. Ada satu orang yang menjadi &lt;br&gt; pusat perhatian di lomba tersebut, yaitu Bob Willen. Bob adalah seorang veteran perang Amerika, dan dia kehilangan kedua kakinya karena terkena ranjau saat perang di Vietnam. Untuk berlari, Bob menggunakan kedua tangannya untuk melemparkan badannya kedepan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dan lombapun dimulailah. Ribuan orang mulai berlari secepat mungkin ke garis finish. Wajah-wajah mereka menunjukkan semangat yang kuat. Para penonton tak henti-hentinya bertepuk tangan untuk terus mendukung para pelari tersebut. 5 kilometer telah berlalu. Beberapa peserta nampak mulai kelelahan dan mulai berjalan kaki. 10 kilometer telah berlalu.. Disini mulai nampak siapa yang mempersiapkan diri dengan baik, dan siapa yang hanya sekedar ikut untuk iseng-2. Beberapa peserta yang nampak kelelahan memutuskan untuk berhenti dan &lt;br&gt; naik ke bis panitia. &lt;br&gt;&lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sementara hampir seluruh peserta telah berada di kilometer ke-5 hingga ke-10, Bob Willen yang berada di urutan paling belakang baru saja menyelesaikan kilometernya yang pertama. Bob berhenti sejenak, membuka kedua sarung tangannya yang sudah koyak, menggantinya dengan yang baru, dan kemudian kembali berlari dengan &lt;br&gt; melempar-lemparkan tubuhnya kedepan dengan kedua tangannya. Ayah Bob yang berada bersama ribuan penonton lainnya tak henti-hentinya berseru "Ayo Bob ….. Ayo Bob ……berlarilah terus". Karena keterbatasan fisiknya, Bob hanya mampu berlari sejauh 10 kilometer selama satu hari. Dimalam hari, Bob tidur di dalam sleeping bag yang telah disiapkan oleh panitia yang mengikutinya. &lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akhirnya empat hari telah berlalu, dan kini adalah hari kelima bagi Bob Willen. Tinggal dua kilometer lagi yang harus ditempuh. Hingga suatu saat, hanya tinggal 100 meter lagi dari garis finish, Bob jatuh terguling. Fisik Bob benar-2 telah habis saat itu. Bob perlahan-2 bangkit dan membuka kedua sarung tangannya. Nampak disana tangan Bob sudah berdarah-darah. Dokter yang mendampinginya sejenak memeriksanya, dan mengatakan bahwa kondisi Bob sudah parah, bukan karena luka di tangannya saja, namun lebih ke arah kondisi &lt;br&gt; jantung dan pernafasannya. Sejenak Bob memejamkan mata. Dan di tengah-tengah gemuruh suara penonton yang mendukungnya, samar-samar Bob dapat mendengar suara ayahnya yang berteriak "Ayo Bob, bangkit ! Selesaikan &lt;br&gt; apa yang telah kamu mulai. Buka matamu, dan tegakkan badanmu. Lihatlah ke depan, garis finish telah di depan mata. Cepat bangun ! Tunjukkan ke semua orang siapa dirimu, jangan menyerah ! Cepat bangkit !!!"&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pelan-pelan Bob mulai membuka matanya kembali. Saat itulah matanya melihat garis finish yang sudah dekat. Semangat mulai membara kembali di dalam dirinya, dan tanpa sarung tangan, Bob melompat-lompat kedepan. "Ya, ayo Bob… satu lompatan lagi, Bob. Capailah apa yang kamu inginkan, Bob ! teriak ayahnya yang terus berlari &lt;br&gt; mendampinginya.&amp;nbsp; Dan satu lompatan terakhir dari Bob membuat tubuhnya melampaui garis finish. Saat itu meledaklah gemuruh dari para penonton yang berada di tempat itu. Bob bukan saja telah menyelesaikan perlombaan itu, Bob bahkan tercatat di Guiness Book of Record sebagai satu-satunya orang cacat yang berhasil menyelesaikan &lt;br&gt; lari marathon.&lt;br&gt; &lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beberapa saat kemudian, ketika ada puluhan wartawan yang menemuinya, Bob berkata "SAYA BUKAN ORANG HEBAT. ANDA TAHU SAYA TIDAK PUNYA KAKI LAGI. SAYA HANYA MENYELESAIKAN APA YANG TELAH SAYA MULAI. SAYA HANYA MENCAPAI APA YANG TELAH SAYA INGINKAN. DAN KEBAHAGIAAN SAYA DAPATKAN BUKAN DARI APA YANG SAYA DAPATKAN, TAPI DARI PROSES UNTUK MENDAPATKANNYA. SELAMA LOMBA, FISIK SAYA MENURUN DRASTIS. TANGAN SAYA SUDAH HANCUR BERDARAH-DARAH.. TAPI RASA SAKIT DI HATI SAYA TERJADI BUKAN KARENA LUKA ITU, TAPI KETIKA SAYA MEMALINGKAN WAJAH &lt;br&gt; SAYA DARI GARIS FINISH. JADI SAYA KEMBALI FOKUS UNTUK MENATAP GOAL SAYA. SAYA RASA TIDAK ADA ORANG YANG AKAN GAGAL DALAM LARI MARATHON INI. TIDAK MASALAH ANDA AKAN MENCAPAINYA DALAM BERAPA LAMA, ASAL ANDA TERUS BERLARI. ANDA DISEBUT GAGAL BILA ANDA BERHENTI. JADI, JANGANLAH BERHENTI SEBELUM TUJUAN ANDA TELAH TERCAPAI ………………………… "&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br&gt; Diadaptasi dari Tayangan Guiness Book of World Records – TV7&lt;br&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt;&lt;span&gt;&lt;a target="_blank" href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt;&lt;span&gt;&lt;a target="_blank" href="http://www.wahanausaha.com"&gt;www.wahanausaha.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/invite/"&gt; Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.&lt;/a&gt;&lt;br&gt;Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-5926961787197533978?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/5926961787197533978/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/komitmen-terhadap-goal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5926961787197533978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5926961787197533978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/komitmen-terhadap-goal.html' title='KOMITMEN TERHADAP GOAL'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-8318568358939497276</id><published>2009-07-04T03:51:00.001-07:00</published><updated>2009-07-04T03:51:10.475-07:00</updated><title type='text'>10 KUALITAS PRIBADI YANG DISUKAI</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; KETULUSAN&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling &lt;BR&gt;disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman &lt;BR&gt;dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang &lt;BR&gt;yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-&lt;BR&gt;pura&amp;nbsp; mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya&amp;nbsp; Ya &lt;BR&gt;diatas Ya dan Tidak diatas Tidak. Tentu akan lebih ideal bila &lt;BR&gt;ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan &lt;BR&gt;seekor ular. Dengan begitu&amp;nbsp; ketulusan tidak menjadi keluguan yang &lt;BR&gt;bisa merugikan  diri sendiri.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; RENDAH HATI&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hati &lt;BR&gt;justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang &lt;BR&gt;bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin&lt;BR&gt;menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai &lt;BR&gt;keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa &lt;BR&gt;oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; KESETIAAN&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. &lt;BR&gt;Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu &lt;BR&gt;menepati janjinya&amp;nbsp; mempunyai komitmen yang kuat&amp;nbsp; rela berkorban dan &lt;BR&gt;tidak suka berkhianat.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; POSITIVE THINKING&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;Orang yang bersikap positif selalu berusaha  melihat segala sesuatu &lt;BR&gt;dari kacamata positif&amp;nbsp; bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia &lt;BR&gt;lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain,&amp;nbsp; &lt;BR&gt;lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka &lt;BR&gt;mencari solusi daripada frustasi,&amp;nbsp; lebih suka memuji daripada &lt;BR&gt;mengecam&amp;nbsp; dsb.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; CERIA&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan &lt;BR&gt;tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh,&amp;nbsp; tapi sikap hati. &lt;BR&gt;Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka &lt;BR&gt;mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia punya potensi &lt;BR&gt;untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;6.&amp;nbsp; BERTANGGUNG JAWAB&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan &lt;BR&gt;sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani  mengakuinya. &lt;BR&gt;Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam &lt;BR&gt;untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia &lt;BR&gt;tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya &lt;BR&gt;sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan &lt;BR&gt;dirasakannya.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;7.&amp;nbsp;&amp;nbsp; PERCAYA DIRI&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana &lt;BR&gt;adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang &lt;BR&gt;percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi &lt;BR&gt;yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya &lt;BR&gt;dengan baik.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;8.&amp;nbsp;&amp;nbsp; BERJIWA BESAR&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang &lt;BR&gt;lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh &lt;BR&gt;rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi  masa-masa sukar dia &lt;BR&gt;tetap tegar&amp;nbsp; tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan &lt;BR&gt;keputusasaan.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;9.&amp;nbsp;&amp;nbsp; EASY GOING&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;BR&gt;Orang yang&amp;nbsp; Easy Going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka &lt;BR&gt;membesar-besarkan masalah kecil, bahkan berusaha mengecilkan masalah-&lt;BR&gt;masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau&amp;nbsp; &lt;BR&gt;khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan &lt;BR&gt;masalah-masalah yang berada diluar kontrolnya.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;10.&amp;nbsp;&amp;nbsp; EMPATI&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati &lt;BR&gt;bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada &lt;BR&gt;posisi orang lain. Ketika terjadi konflik, dia selalu mencari jalan &lt;BR&gt;keluar terbaik bagi kedua belah pihak&amp;nbsp; tidak suka memaksakan pendapat &lt;BR&gt;dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan  mengerti &lt;BR&gt;orang lain.&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;&lt;A href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com&lt;/A&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;&lt;A href="http://www.wahanausaha.com"&gt;www.wahanausaha.com&lt;/A&gt; &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/pingbox/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/"&gt; Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? &lt;/a&gt;&lt;br&gt; Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-8318568358939497276?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/8318568358939497276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/10-kualitas-pribadi-yang-disukai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8318568358939497276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8318568358939497276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/07/10-kualitas-pribadi-yang-disukai.html' title='10 KUALITAS PRIBADI YANG DISUKAI'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-2297282099578358376</id><published>2009-06-29T22:44:00.000-07:00</published><updated>2009-06-29T22:46:24.153-07:00</updated><title type='text'>KA D O   T E R I N D A H</title><content type='html'> &lt;li&gt;&lt;font size=2 color=blue face="Tahoma"&gt;&lt;b&gt;Many people seem to think that success in one area can compensate &lt;br&gt; for failure in other areas. But can it really?...True effectiveness &lt;br&gt; requires balance&lt;br&gt; - Stephen Covey - &lt;/b&gt;&lt;/font&gt; &lt;li&gt; &lt;li&gt;&lt;font size=2 color=#008000 face="Verdana"&gt;&lt;b&gt;Desire is the starting point of all achievement, not a hope, not a &lt;br&gt; wish, but a keen pulsating desire which transcends everything&lt;br&gt; - Napoleon Hill -&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa &lt;br&gt; menghadiahkannya setiap saat, dan tak perlu membeli ! Meski begitu, &lt;br&gt; beberapa kado ini adalah hadiah terindah dan tak&amp;nbsp; ternilai bagi &lt;br&gt; orang-orang yang Anda sayangi. Apa sajakah kado-kado istemewa &lt;br&gt; tersebut ? &lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;font size=2 color=#000080 face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; KEHADIRAN&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai&amp;nbsp; &lt;br&gt; harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat,&amp;nbsp; &lt;br&gt; telepon,&amp;nbsp; foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan &lt;br&gt; dia dapat&amp;nbsp; berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara &lt;br&gt; lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga &lt;br&gt; penting. Jadikan kehadiran Anda&amp;nbsp; sebagai pembawa kebahagiaan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;font size=2 color=#000080 face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; MENDENGARKAN&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan &lt;br&gt; orang lebih&amp;nbsp; suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama &lt;br&gt; diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan &lt;br&gt; oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. &lt;br&gt; Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak &lt;br&gt; langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kepedulian.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;font size=2 color=#000080 face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; KERENDAHAN HATI&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-&lt;br&gt; betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap &lt;br&gt; wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik,apalagi menghakimi. &lt;br&gt; Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan &lt;br&gt; yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. &lt;br&gt; Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;font size=2 color=#000080 face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; DIAM&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai &lt;br&gt; untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari &lt;br&gt; segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang &lt;br&gt; karena memberinya &amp;quot;Ruang&amp;quot;. Terlebih jika sehari-hari kita sudah &lt;br&gt; terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;font size=2 color=#000080 face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; KEBEBASAN&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk &lt;br&gt; memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan.Bisakah kita &lt;br&gt; mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya ? Memberi &lt;br&gt; kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan &lt;br&gt; bukanlah, &amp;quot;Kau bebas berbuat semaumu.&amp;quot; Lebih dalam dari itu, memberi &lt;br&gt; kebebasan adalah memberinya kepercayaan Penuh untuk bertanggung &lt;br&gt; jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;font size=2 color=#000080 face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; KEINDAHAN&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil &lt;br&gt; lebih ganteng atau cantik ? (eh..)Tampil indah dan rupawan juga &lt;br&gt; merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap &lt;br&gt; hari ! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa &lt;br&gt; menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik &lt;br&gt; di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;font size=2 color=#000080 face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; TANGGAPAN POSITIF&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap &lt;br&gt; pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah &lt;br&gt; tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada &lt;br&gt; kita. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda &lt;br&gt; mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi &lt;br&gt; Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, &lt;br&gt; ucapan terima kasih dan pujian dan juga permintaan ma'af, adalah &lt;br&gt; kado cinta yang sering terlupakan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;font size=2 color=#000080 face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; KESEDIAAN MENGALAH&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai &lt;br&gt; menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya &lt;br&gt; sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara &lt;br&gt; persoalan itu ? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap &lt;br&gt; memberikan kado &amp;quot;kesediaan mengalah&amp;quot;. Kesediaan untuk mengalah sudah &lt;br&gt; dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak &lt;br&gt; ada manusia yang sempurna di dunia ini.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;font size=2 color=#000080 face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;9.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; SENYUMAN&lt;/b&gt;&lt;/font&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, &lt;br&gt; terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan &lt;br&gt; yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana &lt;br&gt; muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan &lt;br&gt; isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan &lt;br&gt; terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang &lt;br&gt; dikasihi ?&lt;/font&gt; &lt;li&gt; &lt;li&gt;&lt;font size=2 color=red face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;www.wahanausaha.com &lt;/b&gt;&lt;/font&gt; &lt;li&gt;&lt;font size=2 color=red face="sans-serif"&gt;&lt;b&gt;http://postingemail.blogspot.com &lt;/b&gt;&lt;/font&gt; &lt;li&gt; &lt;br&gt;&lt;font size=2 face="sans-serif"&gt;&lt;br&gt; &lt;/font&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;-- &lt;br /&gt;This message has been scanned for viruses and malicious content by &lt;br /&gt;TUV Rheinland Japan's perimeter scanner, and is believed to be clean.   &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-2297282099578358376?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/2297282099578358376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/ka-d-o-t-e-r-i-n-d-h.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2297282099578358376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2297282099578358376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/ka-d-o-t-e-r-i-n-d-h.html' title='KA D O   T E R I N D A H'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-5971556505377669274</id><published>2009-06-29T01:53:00.001-07:00</published><updated>2009-06-29T01:53:13.939-07:00</updated><title type='text'>Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:times new roman, new york, times, serif;font-size:12pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;/SPAN&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT size=3&gt;Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. &lt;BR&gt;&lt;/P&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka &lt;SPAN class=yshortcuts&gt;mata&lt;/SPAN&gt; kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia. &lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : "Makanlah nak, aku tidak lapar" &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA &lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "&lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" &lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&amp;nbsp; &lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;&lt;FONT size=3&gt;KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA &lt;/FONT&gt;&lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata :&lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" &lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;&lt;FONT size=3&gt;KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA &lt;/FONT&gt;&lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Ketika bunyi lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan &lt;SPAN style="BORDER-BOTTOM: rgb(0,102,204) 1px dashed; CURSOR: pointer" id=lw_1245957752_0 class=yshortcuts&gt;kasih sayang&lt;/SPAN&gt; yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata : &lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;"Minumlah nak, aku tidak haus!"&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&amp;nbsp; &lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT &lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang &lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;malang&lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt; harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. &lt;BR&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;BR&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata :&lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt; "&lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold" id=lw_1245957752_1 class=yshortcuts&gt;Saya&lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt; tidak butuh cinta" &lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&amp;nbsp; &lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;&lt;FONT size=3&gt;KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA &lt;/FONT&gt;&lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar &lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;kota&lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt; sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : &lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;"Saya punya duit"&lt;/SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&amp;nbsp;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM &lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku &lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;"Aku tidak terbiasa" &lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;&lt;FONT size=3&gt;KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH &lt;/FONT&gt;&lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di &lt;SPAN style="BORDER-BOTTOM: rgb(0,102,204) 1px dashed; CURSOR: pointer" id=lw_1245957752_2 class=yshortcuts&gt;rumah sakit&lt;/SPAN&gt;, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air &lt;SPAN class=yshortcuts&gt;mata&lt;/SPAN&gt;. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : &lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;"Jangan menangis anakku, aku tidak kesakitan"&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)" lang=SV&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;SPAN&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;I&gt;KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN &lt;/I&gt;&lt;/B&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)" lang=SV&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya. &lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&amp;nbsp;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : &lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;" &lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold" id=lw_1245957752_3 class=yshortcuts&gt;Terima kasih ibu&lt;/SPAN&gt;&lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt; ! "&lt;/SPAN&gt; &lt;SPAN class=yshortcuts&gt;Coba&lt;/SPAN&gt; dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt; &lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT size=3&gt;Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita. &lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi. Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata &lt;SPAN style="FONT-STYLE: italic; FONT-WEIGHT: bold"&gt;"MENYESAL" &lt;/SPAN&gt;di kemudian hari.&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;BR&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt; &lt;P style="TEXT-ALIGN: justify" class=MsoNormal&gt;&lt;SPAN style="FONT-FAMILY: Arial; COLOR: rgb(51,51,51)"&gt;&lt;FONT size=3&gt;Dan Semoga dapat menjadikan nasehat dan bermanfaat untuk kita semua.&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/P&gt;&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;A href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;http://postingemail.blogspot.com&lt;/A&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;A href="http://www.wahanausaha.com"&gt;www.wahanausaha.com&lt;/A&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;BR&gt; &lt;DIV style="BORDER-LEFT: #1010ff 2px solid; MARGIN: 5px 0px 5px 5px; PADDING-LEFT: 5px; FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt;&lt;FONT size=1&gt;&lt;FONT face=Tahoma&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Dari:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Mujiarto Karuk &amp;lt;mkaruk@yahoo.com&amp;gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Kepada:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; syiar-islam@yahoogroups.com; keluarga-islam@yahoogroups.com; mencintai-islam@yahoogroups.com; bahasa-quran@yahoogroups.com; gambar-islami@yahoogroups.com; KotaSantri@yahoogroups.com; shalat-doa@yahoogroups.com; psikologi_transformatif@yahoogroups.com; kmnu2000@yahoogroups.com; nongkrong_bareng2@yahoogroups.com; islamic-ebook@yahoogroups.com; sekolah-kehidupan@yahoogroups.com; sabili-net@yahoogroups.com; nasional-list@yahoogroups.com; eramuslim@yahoogroups.com; Taman2Syurga@yahoogroups.com; mualafindonesia@yahoogroups.com; rumahilmu@yahoogroups.com; sd-islam@yahoogroups.com&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN  style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Cc:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; tahajjud_call@yahoogroups.com&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Terkirim:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Jumat, 26 Juni, 2009 02:36:12&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Judul:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; [bahasa-Al Quran] Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~--&gt; &lt;DIV style="WIDTH: 655px" id=ygrp-mlmsg&gt; &lt;DIV style="COLOR: #fff; CLEAR: both; FONT-SIZE: 1px"&gt;.&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--&gt;&lt;!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--&gt; &lt;STYLE type=text/css&gt; &lt;!-- #ygrp-mkp{ border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;} #ygrp-mkp hr{ border:1px solid #d8d8d8;} #ygrp-mkp #hd{ color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;} #ygrp-mkp #ads{ margin-bottom:10px;} #ygrp-mkp .ad{ padding:0 0;} #ygrp-mkp .ad a{ color:#0000ff;text-decoration:none;} --&gt; &lt;/STYLE&gt;  &lt;STYLE type=text/css&gt; &lt;!-- #ygrp-sponsor #ygrp-lc{ font-family:Arial;} #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{ margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;} #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{ margin-bottom:10px;padding:0 0;} --&gt; &lt;/STYLE&gt;  &lt;STYLE type=text/css&gt; &lt;!-- #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;} #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;} #ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, sans-serif;} #ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;} #ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;} #ygrp-text{ font-family:Georgia; } #ygrp-text p{ margin:0 0 1em 0;}  dd.last p a { font-family:Verdana;font-weight:bold;}  #ygrp-vitnav{ padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;} #ygrp-vitnav a{ padding:0 1px;} #ygrp-mlmsg #logo{ padding-bottom:10px;}  #ygrp-reco { margin-bottom:20px;padding:0px;} #ygrp-reco #reco-head { font-weight:bold;color:#ff7900;}  #reco-category{ font-size:77%;} #reco-desc{ font-size:77%;}  #ygrp-vital a{ text-decoration:none;}  #ygrp-vital a:hover{ text-decoration:underline;}  #ygrp-sponsor #ov ul{ padding:0 0 0 8px;margin:0;} #ygrp-sponsor #ov li{ list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;} #ygrp-sponsor #ov li a{ text-decoration:none;font-size:130%;} #ygrp-sponsor #nc{ background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;} #ygrp-sponsor .ad{ padding:8px 0;} #ygrp-sponsor .ad #hd1{ font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;} #ygrp-sponsor .ad a{ text-decoration:none;} #ygrp-sponsor .ad a:hover{ text-decoration:underline;} #ygrp-sponsor .ad p{ margin:0;font-weight:normal;color:#000000;} o{font-size:0;} .MsoNormal{ margin:0 0 0 0;} #ygrp-text tt{ font-size:120%;} blockquote{margin:0 0 0 4px;} .replbq{margin:4;}  dd.last p span { margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:bold;}  dd.last p span.yshortcuts { margin-right:0;}  div.photo-title a,  div.photo-title a:active,  div.photo-title a:hover,  div.photo-title a:visited { text-decoration:none;}  div.file-title a,  div.file-title a:active,  div.file-title a:hover,  div.file-title a:visited { text-decoration:none;}  #ygrp-msg p#attach-count { clear:both;padding:15px 0 3px 0;overflow:hidden;}  #ygrp-msg p#attach-count span { color:#1E66AE;font-weight:bold;}  div#ygrp-mlmsg #ygrp-msg p a span.yshortcuts { font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}  #ygrp-msg p a { font-family:Verdana;font-size:10px;}  #ygrp-mlmsg a { color:#1E66AE;}  div.attach-table div div a { text-decoration:none;}  div.attach-table { width:400px;}  --&gt; &lt;/STYLE&gt; &lt;!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;__________________________________________________&lt;br&gt;Apakah Anda Yahoo!?&lt;br&gt;Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam  &lt;br&gt;http://id.mail.yahoo.com &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-5971556505377669274?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/5971556505377669274/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/delapan-kebohongan-seorang-ibu-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5971556505377669274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5971556505377669274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/delapan-kebohongan-seorang-ibu-dalam.html' title='Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-7231758368460154640</id><published>2009-06-16T01:43:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T01:44:01.559-07:00</updated><title type='text'>Apakah Akhirnya Kita Seperti Burung Beo Itu</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2 face=Tahoma&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt; &lt;STYLE type=text/css&gt;  body { color:#000;font-family:Arial, sans-serif;padding:0;height:100%;font-size:12px;margin:0 auto;background-color:#f4f6f8;background:none;} a, a:link, a:visited { color:#0b5eb4;text-decoration:none;} a:active, a:focus { outline:0;} &lt;/STYLE&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: tahoma, new york, times, serif; FONT-SIZE: 10pt"&gt; &lt;DIV style="FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif; FONT-SIZE: 12pt"&gt; &lt;P&gt;Sebuah pesantren di daerah Jawa Tengah memberikan cerita hikmah untuk kita semua. Ceritanya dimulai beberapa tahun yang lalu saat pengurus pesantren tersebut tepatnya pemilik pondokan (sebutan sebuah pesantren) memelihara seekor burung beo.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Beo merupakan jenis burung yang paling cerdas menirukan suara-suara manusia selain burung kakak tua. Bertahun-tahun Kiai mengajarkan sebuah kalimat kepada beo itu. Kalimat yang sering kita baca dalam sholat. kalimat tauhid, âLaillahaillallah Muhammadarrasulullahâ terus diajarkan kepada beo. Hingga begitu lancarnya di lafadzkan oleh burung beo. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Selama beberapa lama pondokan diramaikan kalimat tauhid di ucapkan si burung beo. Memberikan suasana dzikir para santri semakin berwarna. Ada kebanggaaan sendiri melihat seekor burung bersuara kalimat tauhid. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Tahun berganti tahun. Suatu pagi kiai memberikan makan seperti biasa untuk beo kebanggaan itu. Ada yang aneh dari beo yang tak seperti biasanya. Lincah, berputar-putar 360 derajat, makan minum dan mengucapkan kalimat tuhid. Kali ini beo begitu lunglai. Diperhatikannya beo oleh Pak Kiai yang semain lama semakin menunduk. Tak berapa lama beo terjatuh dari tenggerannya. âPlakâ. Burung beo  terjatuh di dasar sangkar luas itu. Kontan Kiai sedih dan menangis. Sejak saat itu beliau selalu menangis, bahkan saat mengajar.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Beberapa hari tak reda sedihnya. Hal ini membuat santri khawatir akan kondisi Pak Kiai. Suatu hari seluruh santri berkumpul untuk membicarakan solusi agar Kiai tidak lagi bersedih. Mereka sepakat untuk mengumpulkan sebagian uang jajan untuk membelikan seekor beo untuk Pak Kiai. Mereka benar-benar mengira kesedihan Pak Kiai disebabkan matinya beo terdahulu yang sangat di banggakan oleh seluruh seantero pondokan. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Pada suatu pagi seusai sholat subuh berjamaah sebelum kuliah subuh. Perwakilan salah satu santri memberanikan diri untuk berbicara mengutarakan rencana santri se pondokan yang akan mengganti beo yang meninggal dan memberikan uang yang telah terkumpul dan dikira cukup membeli seekor beo. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;"Assalamuâalaykum Wr Wb., Afwan Kiai, ana mohon izin berbicara sebelum kuliah subuh dimulai", kata santri itu. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;"Silahkan. Apa yang akan kau sampaikan", sambut Kiai. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;"Kemarin kami semua berkumpul dan  bermusyawarah, bagaiamana mencari solusi agar Kiai tak bersedih lagi, karena beo yang telah mati. Kita bisa menggantinya insya Allah", tambah sang santri. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;"Alhamdulillah. Hari ini saya melihat persaudaraan antar santri yang semakin erat. Walaupun kalian dari berbagai suku, tetapi dapat disatukan menjadi saudara dengan balutan Iman kepada Allah. Tidak ada lagi sekat lagi karena golongan darah atau saudara sedarah. Kalian telah menunjukkan persaudaraan kalian didasarkan karena cinta Pada Allah. Subhanallah. Jaga itu", jawab Kiai. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Santri: ???? &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Santri semakin bingung. Kiai meneruskan ceritanya kenapa dia bersedih.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;"Kalian tahu kenapa aku bersedih. Kalian menyaksikan aku mengajarkan kalimat Tauhid (Laillahaillallah....) kepada beo itu bertahun-tahun, dan dia lancar mengucapkannya selama beberapa tahun juga. Tahukah yang sangat membuat sedih hingga kini? Aku sedih karena burung Beo yang telah kuajarkan kalimat tadi  ternyata ketika sakaratul maut hanya berbunyi, âKheeeeekâ. Ya itu saja yang di suarakan beo itu", ungkap Kiai.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Padahal aku mengajarkannya bertahun-tahun mengucapkan kalimat tauhid. Inilah yang membuat aku bersedih dan melakukan instropeksi diri. Apakah nanti di penghujung sakaratul maut aku juga akan seperti beo itu. Aku selalu mengajarkan kalimat tauhid dan selalu ber ibadah. "Hari ini aku berpesan kepada kalian semua untuk terus meningkatkan ibadah kita secara sungguh-sungguh. Dan jangan ada penyakit dalam hati kita", tegas Kiai.&lt;BR&gt;&amp;nbsp; &lt;BR&gt;Serentak pondokan hening. Seluruhnya menunduk dan menangis tersedu. Beberapa santri berpelukkan dan saling meminta maaf kepada saudara lainnya. Dalam kondisi seperti ini ada satu pertanyaan, &lt;STRONG&gt;Bagaimana dengan kita semua?&lt;/STRONG&gt;......&lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;A href="http://www.wahanausaha.com"&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;www.wahanausaha.com&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt;&lt;/A&gt;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&amp;nbsp;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;FONT size=2 face=Tahoma&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Dari:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; yayan iyan (via Multiply) &amp;lt;multiply@multiply.com&amp;gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Kepada:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; tristantowahono@yahoo.com&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Terkirim:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Sabtu, 1 November, 2008 10:43:30&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Topik:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Apakah Akhirnya Kita Seperti Burung Beo Itu&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/"&gt; Dapatkan alamat Email baru Anda! &lt;/a&gt; &lt;br&gt; Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-7231758368460154640?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/7231758368460154640/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/apakah-akhirnya-kita-seperti-burung-beo.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7231758368460154640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7231758368460154640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/apakah-akhirnya-kita-seperti-burung-beo.html' title='Apakah Akhirnya Kita Seperti Burung Beo Itu'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-6018857437348163518</id><published>2009-06-14T07:31:00.001-07:00</published><updated>2009-06-14T07:38:34.638-07:00</updated><title type='text'>L E P A S K A N</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;&lt;div style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;p&gt;&lt;tt&gt;&lt;a href="http://postingemail.blogspot.com"&gt;postingemail.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;tt&gt;*********************************************************************&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 127); font-weight: bold;"&gt;MOTIVATIONAL QUOTES&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255); font-weight: bold;"&gt; Effective people are not problem-minded; they're opportunity-minded. &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 255); font-weight: bold;"&gt; They feed opportunities and starve problems&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Stephen Covey -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255); font-weight: bold;"&gt; Success is not the key to happiness. Happiness is the key to success.. If you love what you are doing, you will be successful&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Albert Schweitzer -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 255);"&gt; Without goals, and plans to reach them, you are like a ship that has set sail with no destination &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Fritzhugh Dodson -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*********************************************************************&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 127); font-weight: bold;"&gt;L E P A S K A N&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;       Suatu hari ada seekor keledai milik seorang petani yang jatuh ke dalam sumur yang dalam dan kering. Binatang tersebut menangis dengan nyaring selama beberapa jam sementara itu sang petani tersebut mencoba mencarikan jalan keluarnya. Akhirnya, dia memutuskan bahwa keledai itu sudah terlalu tua, sumur itu juga perlu ditutup, dan Penolong keledai tersebut merupakan suatu usaha yang sia-sia belaka. Sehingga dia mengundang tetangganya untuk datang ke lokasi guna membantunya mengubur keledai tersebut di dalam sumur untuk menghentikan kesengsaraannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Mereka semuanya memegang sekop dan mulai menimbunkan tanah ke dalam sumur. Pada awalnya, keledai tersebut menyadari apa yang sedang terjadi dan lagi-lagi menangis dengan begitu memilukan. Tidak lama kemudian, semua orang menjadi tercengang karena keledai&lt;br /&gt;tersebut tiba-tiba diam. Setelah beberapa sekop kemudian, petani tersebut melongok ke dalam sumur dan begitu terpana atas apa yang dilihatnya. Keledai tersebut melakukan suatu hal yang memukau atas setiap sekop tanah yang menimpa punggungnya. Keledai tersebut&lt;br /&gt;melepaskannya dengan menggoyangkan badannya dan lalu melangkah naik ke atas tanah yang telah jatuh tersebut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Setiap kali mereka menjatuhkan tanah ke atas binatang tersebut, ia akan melepaskannya dan melangkah ke atasnya. Tidak lama kemudian, semua orang terperangah begitu sang keledai memenangkan perjuangan tersebut dengan melangkahi tepi sumur dan meloncat keluar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Seperti keledai tersebut, kehidupan ini juga akan senantiasa membuat tubuhmu kotor juga, segala macam kotoran. Cara untuk keluar dari sumur tersebut adalah melepaskannya sambil melangkah naik ke atas. Setiap kemunduran adalah seperti kotoran yang dilemparkan ke atas punggung kita. Setiap kesulitan yang kita hadapi merupakan&lt;br /&gt;suatu batu loncatan. Kita hanya dapat keluar dari sumur yang paling dalam sekalipun hanya dengan tanpa berhenti, dengan tanpa putus asa! Lepaskan dan melangkah ke atas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Apa yang sepertinya akan menimbun keledai tersebut sebenarnya merupakan suatu berkah baginya, dengan cara yang dia gunakan untuk mengatasi kemalangannya. Ini merupakan suatu kunci misteri kehidupan ini.. Jika kita menghadapi masalah, tanggapilah secara positif dan jangan menjadi panik serta terlarut dalam kegetiran, kemalangan yang akan membenamkan kita biasanya di dalamnya terdapat potensi yang dapat bermanfaat dan memberikan berkah buat kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Semuanya tergantung pada kita sendiri agar selalu ingat untuk mengembangkan kemampuan diri kita guna memaafkan, melupakan, dan melangkah terus pada tujuan kita. Kita harus terus mengembangkan keyakinan, harapan, dan kemampuan kita untuk mengasihi tanpa syarat apapun. Ini merupakan peralatan yang akan membantu kita "melepaskannya dan melangkah ke atas" keluar dari sumur-sumur di mana akhirnya kita akan menemukan jati diri kita.&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.wahanausaha.com"&gt;www.wahanausaha.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-6018857437348163518?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/6018857437348163518/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/l-e-p-s-k-n.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6018857437348163518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6018857437348163518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/l-e-p-s-k-n.html' title='L E P A S K A N'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-4276668722453853614</id><published>2009-06-13T00:04:00.001-07:00</published><updated>2009-06-13T00:16:03.885-07:00</updated><title type='text'>BOSAN HIDUP</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;&lt;div style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153); font-family: arial;"&gt;http://postingemail.blogspot.com &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;tt&gt; *********************************************************************&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(3, 61, 33);"&gt; MOTIVATIONAL QUOTES&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191); font-weight: bold;"&gt;Destiny is not a matter of chance; it is a matter of choice. It is&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; not a thing to be waited for; it is a thing to be achieved&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- William Jennings -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;I feel that the most important step in any major accomplishment is&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191); font-weight: bold;"&gt; setting a specific goal. This enables you to keep your mind focused&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191); font-weight: bold;"&gt; on your goal and off the many obstacles that will arise when you're&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191); font-weight: bold;"&gt; striving to do your best&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Kurt Thomas -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191); font-weight: bold;"&gt;Life's up and downs provide windows of opportunity to determine your&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191); font-weight: bold;"&gt; values and goals. Think of using all obstacles as stepping stones to&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191); font-weight: bold;"&gt; build the life you want&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Marsha Sinetar -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*********************************************************************&lt;br /&gt;               &lt;br /&gt;        Seorang pria mendatangi Sang Master, "Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati."&lt;br /&gt;Sang Master tersenyum, "Oh, kamu sakit." "Tidak Master, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati." Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Master meneruskan, "Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, 'Alergi&lt;br /&gt;Hidup'. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita&lt;br /&gt;mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut&lt;br /&gt;mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah-tangga, bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita&lt;br /&gt;gagal, kecewa dan menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        "Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku." Demikian sang Master menyarankan.  "Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup." pria itu menolak tawaran sang&lt;br /&gt;guru. "Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?" "Ya, memang saya sudah bosan hidup." "Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau&lt;br /&gt;akan mati dengan tenang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Giliran dia menjadi bingung. Setiap Master yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati. Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang&lt;br /&gt;disebut "obat" oleh Master edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir&lt;br /&gt;malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, "Sayang, aku mencintaimu. "Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis ! Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin&lt;br /&gt;pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Boss kita kok aneh ya ?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu." Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, "Pi, maafkan kami semua. Selama ini, Papi selalu stres karena perilaku&lt;br /&gt;kami."&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;tt&gt;        Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah&lt;br /&gt;rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP !!! Hidup bukanlah merupakan suatu beban yang harus dipikul.&lt;br /&gt;tapi merupakan suatu anugrah untuk dinikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; &lt;a target="_blank" href="http://www.wahanausaha.com/"&gt;http://www.wahanausaha.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-4276668722453853614?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/4276668722453853614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/bosan-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4276668722453853614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4276668722453853614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/bosan-hidup.html' title='BOSAN HIDUP'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-7717080675256810244</id><published>2009-06-02T06:45:00.001-07:00</published><updated>2009-06-02T06:45:36.543-07:00</updated><title type='text'>Fenomena Facebook &amp; Isu Pengembangan Diri</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="gmail_quote"&gt;---------- Pesan terusan ----------&lt;br&gt;Dari: &lt;b class="gmail_sendername"&gt;Anthony Dio Martin Official Site&lt;/b&gt; &lt;span dir="ltr"&gt;&amp;lt;&lt;a href="mailto:anthonydiomartin@yahoo.com"&gt;anthonydiomartin@yahoo.com&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt; Tanggal: 26 Mei 2009 03:05&lt;br&gt;Subjek: Anthony Dio Martin Official Site&lt;br&gt;Ke: &lt;a href="mailto:tristanto.wahono@gmail.com"&gt;tristanto.wahono@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;font color="#000099"&gt;"I don't see how having hundreds or thousands of 'friends' virtually, is leading to any kind of substantive friendships," Cary Goldstein, Director of Twelve Publishers.&lt;/font&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;br&gt;Facebook memang fenomenal. Facebook awalnya hanya sebuah situs jejaring sosial terbatas yang diluncurkan untuk siswa dari Harvard College saja. Dimulai pada tanggal 4 Februari 2004 oleh seorang bernama Mark Zuckerberg, mantas lulusan Harvard dan Ardsley High School. Namun, hanya dalam kurun waktu 3 tahun saja, facebook berkembang menjadi situs yang amat populer. Berita di New York Times bahkan mengatakan ada sekitar 175 juta pengguna aktif di situs popler ini, saat ini. Wow! Begitu populernya facebook, bahkan ia dikaitkan dengan kesuksesan personal branding beberapa orang terkemuka, melonjaknya sales beberapa program supermarket seperti Wal-Mart, hingga kesuksesan President Barrack Obama menggalang suara maupun dana, banyak dikaitkan dengan facebook ini.&lt;/div&gt;  &lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;br&gt;Di Indonesia, facebook inipun belakangan menjadi amat populer. Mulai dari para pebisnis, ibu rumah tangga, hingga kalangan remaja, facebook seperti sebuah gaya hidup. Bahkan, beberapa rekan saya membeli Blackberry dan IPhone-nya hanya dengan alasan sederhana, bisa mengupdate facebook mereka terus-menerus.&lt;br&gt; Bahkan, terkait dengan fenomena facebook inipun, saya pun terkadang bingung dengan beberapa teman saya, yang dalam keseharian tergolong orang yang agak anti sosial serta sulit berinteraksi dengan orang lain. Banyak diantaranya, dianggap introvert dan dingin, kalau ketemu orang. Tapi, jangan heran. Bagaimana account facebooknya? Saya pun dibuat kaget olehnya. Di dalam facebooknya, mereka yang tergolong cuek bahkan kurang ekspresif ini dengan begitu mudahnya mengekspresikan diri mereka dalam "wall" maupun "wall-to-wall" dalam facebooknya (ini istilah soal 'dinding' dalam facebook dimana kita bisa mengungkapkan apapun yang kita pikirkan). Malahan, jumlah 'teman' maya mereka pun tergolong sangat banyak.&lt;br&gt; Tulisan ini, mencoba mengungkap sisi lain di balik perkembangan facebook dan perkembangan jejaring sosial lainnya, dikaitkan dengan berbagai isu yang perlu dicermati dalam kaitannya dengan pengembangan diri (personal development). Dari fenomena ini, ada beberapa hal yang menjadi catatan saya.&lt;/div&gt;  &lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;font color="#000099"&gt;3 Isu Penting&lt;br&gt;&lt;/font&gt;Pertama, risiko mengekspresikan diri. &lt;br&gt;&lt;/strong&gt;Dalam training Kecerdasan Emosional baru-baru ini, saya berkisah soal rekan saya dahulu di perusahaan pertama saya yang menggunakan nama samaran, Mr.Nice Guy, dalam setiap kali chatting. Di internet, dia bisa tampak sangat fleksibel, sangat komunikatif dan memberi banyak nasihat. Teman virtual-nya banyak. Tapi, dalam kondisi kerja, orangnya pendiam, tertutup bahkan cenderung sulit berkomunikasi.  Akhirnya, si Mr.Nice Guy ini sendiri sempat pernah berkisah bahwa, dirinya lebih suka berhubungan via internet karena risiko interaksinya lebih sedikit. Kalau tidak suka, bisa diblokir kapan saja dan distop interaksinya, dan persoalanpun selesai. Sementara, kalau berhubungan langsung, orang bisa langsung tersinggung bahkan cenderung lebih sulit diprediksi reaksinya, menurutnya. Baginya, kontak interpersonal langsung harus banyak mempertimbangkan persepsi orang. Intinya, interaksi interpersonal secara langsung, mempunyai risiko lebih sulit. Orang lebih sulit diprediksi, lebih sulit diantisipasi rekasinya dan tidak dalam kontrolnya. Itulah komentarnya soal beda interaksi virtual dengan interaksi langsung.&lt;br&gt; Akhirnya, dalam konseling saya dengannya, tetap saya tekankan bahwa chatting maupun facebook, tetap saja tidak menggantikan interaksi manusia yang sesungguhnya. Walaupun, facebook serta berbagai aplikasi jejaring sosial lainnya memang sangat membantu suatu proses interaksi dan memperluas networking sosial. Namun, latihan dan pendewasaan yang sesungguhnya tidak dapat tergantikan melalui interaksi virtual. Dalam interaksi langsunglah, kadang kita harus belajar bersabar, belajar membaca keadaan orang, menyesuaikan dengan kondisi orang, bahkan kadang harus mengalami 'pergesekan' dengan orang. Namun, semuanya amat mendewasakan kita dalam melatih interpersonal maupun kemampuan komunikasi kita.&lt;/div&gt;  &lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Kedua, facebook atau berbagai situs jejaring sosial harus dipergunakan secara cerdas untuk membangun self image kita maupun interaksi yang sehat.&lt;/strong&gt; &lt;br&gt;Celakanya, tatkala content-nya tidak terkendali, justru bisa menyebabkan orang kehilangan muka, kehilangan respek, jadi mengumbar segala sisi gelap bahkan kehilangan ruang privasinya. Di satu sisi, facebook memang menjadi ajang untuk belajar mengekspresikan diri, namun di sisi lain, ekspresi ini bisa menjadi bumerang karena siapapun bisa menuliskan pesan, termasuk orang-orang yang pernah dikenal secara pribadi namun pernah bermasalah. Sebagai contoh, seorang rekan saya yang menjelang kehancuran pernikahannya, justru saling membalas kalimat-kalimat tidak sopan, melalui facebook mereka yang akhirnya terbaca oleh begitu banyak rekan-rekan mereka. Akibatnya, berbagai persepsi yang negatif-pun bermunculan terhadap keduanya.&lt;br&gt; Mengomentari situasi semacam ini, saya tetap mengingatkan beberapa rekan saya agar mempunyai tujuan yang jelas dengan facebook maupun jejaring sosial yang mereka lakukan. Waktu menulis, harusnya juga dipertimbangkan secara matang, apa yang hendak dikomunikasikan. Sebab sekali sudah ditulis dan terkirim, apapun yang kita pikirkan akan terbaca oleh jutaan orang yang bisa akses ke halaman web kita. Kita pun, harus mewaspadai pula apa yang kita posting-kan serta mengantisipasi risiko dari orang-orang, baik dari yang niatnya paling tulus hingga ke yang 'iseng' untuk menanggapinya. Jangan sampai teknologi ini justru menjadi alat yang merusak citra diri. Kitalah yang harus menggunakannya dengan bijak.&lt;/div&gt;  &lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Ketiga, dari sisi manajemen energi dan waktu, facebook maupun jejaring sosial semacam ini bisa menjadi pencuri yang perlu diwaspadai. &lt;br&gt;&lt;/strong&gt;Di satu sisi, produktivitas kerja bisa terganggu akibat banyaknya yang addicted untuk melihat ataupun penasaran soal komentar orang terhadap apa yang dipostingkan di situs pribadinya. Kitapun menjadi penasaran, terus-menerus membaca informasi dari orang lain yang terus menerus di-update. Selain energi pikiran jadi lebih terkonsentrasi ke facebook, banyak waktu dan energi yang produktif pun jadi tersita. Makanya, kewaspadaan tetap perlu menjadi senjata bagi kita. Saya mengenal beberapa klien saya yang ketagihan dengan mengisi dan update facebook. Nyaris setiap jam, mereka harus mengecek facebooknya. Dan bisa diperkirakan, karir mereka pun bukanlah yang tergolong luar biasa.&lt;/div&gt;  &lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Tak Perlu Antipati&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Tulisan ini tidak mengajak kita untuk antipati dengan facebook atau jejaring sosial lainnya. Justru, yang penting adalah bagaimana kita 'outsmart' (lebih cerdas) dari teknologi dan memanfaatkan sebesar-besarnya bagi keuntungan kita. Berbagai perusahaan, dapat mendayagunakan facebook untuk memperluas jaringan salesnya. Cukup banyak artis dan penulis yang mempertahankan fans-nya dengan facebooknya. Mereka yang cerdas, dapat menggunakan teknologi sosial seperti facebook demi kepentingan yang berharga bagi sukses mereka. Nah, bagaimana dengan Anda?&lt;br&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="gmail_quote"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-7717080675256810244?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/7717080675256810244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/fenomena-facebook-isu-pengembangan-diri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7717080675256810244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7717080675256810244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/fenomena-facebook-isu-pengembangan-diri.html' title='Fenomena Facebook &amp; Isu Pengembangan Diri'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-3988581238826121434</id><published>2009-06-02T00:21:00.001-07:00</published><updated>2009-06-02T00:21:26.042-07:00</updated><title type='text'>RUMAH SERIBU CERMIN</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma, new york, times, serif;font-size:10pt"&gt;&lt;DIV&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;&lt;FONT face="Courier New"&gt;Effective people are not problem-minded; they're opportunity-minded. &lt;BR&gt;They feed opportunities and starve problems&lt;BR&gt;- Stephen Covey - &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Success is not the key to happiness. Happiness is the key to &lt;BR&gt;success. If you love what you are doing, you will be successfu&lt;BR&gt;- Albert Schweitzer -&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: tahoma, new york, times, serif"&gt; &lt;DIV style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif"&gt;&lt;TT&gt; &lt;P&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di sebuah desa kecil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan &lt;BR&gt;nama "Rumah Seribu Cermin." Suatu hari seekor anjing kecil sedang &lt;BR&gt;berjalan-jalan di desa itu dan melintasi "Rumah Seribu Cermin". Ia &lt;BR&gt;tertarik pada rumah itu dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa &lt;BR&gt;yang ada di dalamnya.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sambil melompat-lompat ceria ia menaiki tangga rumah dan &lt;BR&gt;masuk melalui pintu depan. Telinga terangkat tinggi-tinggi, ekornya &lt;BR&gt;bergerak-gerak secepat mungkin.Betapa terkejutnya ia ketika masuk ke &lt;BR&gt;dalam rumah, ia melihat ada seribu wajah ceria anjing-anjing kecil &lt;BR&gt;dengan ekor yang bergerak-gerak&amp;nbsp; cepat. Ia tersenyum lebar, dan &lt;BR&gt;seribu wajah anjing kecil itu juga membalas dengan senyum lebar, &lt;BR&gt;hangat dan bersahabat. Ketika ia meninggalkan rumah itu, ia berkata &lt;BR&gt;pada dirinya sendiri, "Tempat ini sangat menyenangkan. Suatu saat &lt;BR&gt;saya akan kembali  mengunjunginya sesering mungkin."&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sesaat setelah anjing itu pergi, datanglah anjing kecil yang &lt;BR&gt;lain. Namun, anjing yang satu ini tidak seceria anjing yang &lt;BR&gt;sebelumnya. Ia juga memasuki rumah itu.&amp;nbsp; Dengan perlahan ia menaiki &lt;BR&gt;tangga rumah dan masuk melalui pintu. Ketika berada di dalam, ia &lt;BR&gt;terkejut melihat ada seribu wajah anjing kecil yang muram dan tidak &lt;BR&gt;bersahabat. Segera saja ia menyalak keras-keras, dan dibalas juga &lt;BR&gt;dengan seribu gonggongan yang menyeramkan.&amp;nbsp; Ia merasa ketakutan dan &lt;BR&gt;keluar dari rumah sambil berkata pada dirinya sendiri, "Tempat ini &lt;BR&gt;sungguh menakutkan, saya takkan pernah mau kembali ke sini lagi."&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seringkali gambaran atau kesan tentang wajah yang ada di &lt;BR&gt;dunia ini, yang kita lihat ... adalah cermin gambaran dan kesan dari &lt;BR&gt;wajah kita sendiri. Kalau kita mengesankan  keramahan, maka dunia &lt;BR&gt;akan tampak ramah...&amp;nbsp; Kalau dunia terasa suram, mungkin itu karena &lt;BR&gt;kesan yang kita berikan...&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Sumber : Unknown&lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;DIV style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif"&gt;&lt;FONT face=Tahoma size=2&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Dari:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; The Acesia &amp;lt;sj2392002@yahoo.com.sg&amp;gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Kepada:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; The-Acesia@yahoogroups.com&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Terkirim:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Jumat, 6 Mei, 2005 11:00:22&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Topik:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; [The-Acesia] The Acesia Newsletter No. 35 - Mei 2005&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt; &lt;P&gt;&lt;TT&gt;&lt;BR&gt;&lt;/TT&gt;&lt;/P&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/TT&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/invite/"&gt; Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? &lt;/a&gt;&lt;br&gt;Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-3988581238826121434?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/3988581238826121434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/rumah-seribu-cermin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3988581238826121434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3988581238826121434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/06/rumah-seribu-cermin.html' title='RUMAH SERIBU CERMIN'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-755181269533111564</id><published>2009-05-21T19:39:00.001-07:00</published><updated>2009-05-21T19:39:51.851-07:00</updated><title type='text'>KISS (Keep It Simple Stupid)</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:times new roman, new york, times, serif;font-size:12pt"&gt;&lt;DIV&gt; &lt;P&gt;&lt;FONT color=#000000&gt;&lt;SPAN class=style10&gt;&lt;U&gt;&lt;/U&gt;&lt;/SPAN&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;FONT color=#000000&gt;&lt;SPAN class=style10&gt;&lt;U&gt;Motivation of the day&lt;/U&gt; :&lt;/SPAN&gt;&lt;BR&gt;&lt;FONT color=#0000ff&gt;&lt;EM&gt;A dream is just a dream. A Goal is a dream with a plan and a deadline.&lt;/EM&gt;&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;'Impian hanyalah sebatas Impian. Sebuah Tujuan adalah impian yang disertai dengan rencana dan tenggat waktu.'&amp;nbsp;&lt;STRONG&gt;(Harvey McKay)&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif"&gt;&lt;BR&gt; &lt;DIV style="FONT-SIZE: 12pt; FONT-FAMILY: times new roman, new york, times, serif"&gt;&lt;FONT face=Tahoma size=2&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Dari:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; "newsletter@bisnisdb.com" &amp;lt;newsletter@bisnisdb.com&amp;gt;&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Kepada:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; filewahanaroyalti@yahoo.co.id&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Terkirim:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; Minggu, 29 Juli, 2007 16:19:17&lt;BR&gt;&lt;B&gt;&lt;SPAN style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Topik:&lt;/SPAN&gt;&lt;/B&gt; KISS (Keep It Simple Stupid)&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;BR&gt; &lt;STYLE type=text/css&gt; &lt;!-- .style4 { font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:10px;} .style5 { color:#FF0000;font-weight:bold;} .style8 { font-size:14px;font-family:Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;} .style10 { color:#000099;font-weight:bold;} --&gt; &lt;/STYLE&gt;  &lt;TABLE style="BORDER-RIGHT: thin; BORDER-TOP: thin; BORDER-LEFT: thin; BORDER-BOTTOM: thin" cellPadding=10 width="95%" align=center bgColor=#f8f8f8 border=0&gt; &lt;TBODY&gt; &lt;TR&gt; &lt;TD vAlign=top&gt; &lt;P&gt;Seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Mari kita coba lihat dalam tiga kasus di bawah ini :&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&amp;nbsp;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;FONT color=#00007f&gt;&lt;STRONG&gt;1. Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong,&lt;/STRONG&gt;&lt;/FONT&gt; yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong.&lt;BR&gt;Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit.&lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Tetapi saat ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&amp;nbsp;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;2. Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol,&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt; karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar.&lt;BR&gt;Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah&lt;BR&gt;titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius.&lt;/P&gt;Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia ?. Mereka menggunakan pensil!.&lt;BR&gt; &lt;P&gt;&amp;nbsp;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;STRONG&gt;&lt;FONT color=#0000bf&gt;3. Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya.&lt;/FONT&gt;&lt;/STRONG&gt; Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, "Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu". Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan "menunggu" dan merasa "tidak menunggu lift".&lt;/P&gt; &lt;P&gt;-----&lt;BR&gt;&lt;FONT color=#007f40&gt;Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut &lt;STRONG&gt;KISS&lt;/STRONG&gt; (&lt;EM&gt;Keep It Simple Stupid&lt;/EM&gt;), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada pada berfokus pada masalah.&lt;BR&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt; &lt;TR&gt; &lt;TD vAlign=top&gt;&amp;nbsp;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;/TBODY&gt;&lt;/TABLE&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; Yahoo! Mail Sekarang Lebih Cepat dan Lebih Bersih. &lt;a href="http://id.mail.yahoo.com"&gt;  Rasakan bedanya! &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-755181269533111564?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/755181269533111564/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/kiss-keep-it-simple-stupid.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/755181269533111564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/755181269533111564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/kiss-keep-it-simple-stupid.html' title='KISS (Keep It Simple Stupid)'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-3666713021145291190</id><published>2009-05-08T10:04:00.001-07:00</published><updated>2009-05-08T10:04:51.475-07:00</updated><title type='text'>Lasik, Mengobati Mata Tanpa Operasi</title><content type='html'>&lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;Lasik atau yang sering disebut operasi mata lasik  adalah salah satu cara pengobatan dengan sinar laser. LASIK&amp;nbsp;atau laser  in-situ keratomileusis,&amp;nbsp;merupakan&amp;nbsp;jenis prosedur bedah yang menjadi  sebuah fenomena jaman ini, karena dapat memperbaiki mata bermasalah seperti  rabuh jauh, rabun dekat serta kelainan mata lainnya dalam waktu singkat. Tak  heran bila prosedur operasi lasik ini makin diminati karena aman, efektif, cepat  sembuh dan rendahnya tingkat kerisihan. &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;&lt;STRONG&gt;Apakah LASIK itu?&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;LASIK  muncul dari pengembangan berbagai teknik bedah refraktif. Intinya, ada 2 tahap  proses LASIK. Pertama, membuat bukaan kecil tipis pada kornea dan yang kedua  adalah tahap merancang ulang kornea dengan membuang sebuah jaringan di kornea  menggunakan laser. Bukaan kornea kemudian ditutup kembali dan direkatkan hingga  proses penyembuhan selesai.&lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;&lt;FONT size=2&gt;&lt;STRONG&gt;Bagaimana Cara Kerja  LASIK?&lt;BR&gt;&lt;/STRONG&gt;Kornea memegang peranan penting dalam LASIK karena kornea  memegang hampir seluruhnya kekuatan pembiasan pada mata, dimana sumber kekuatan  mata yang lain datang dari lensa kristal jernih mata yang alami. Oleh karena  itu, memodifikasi bentuk kornea juga berarti merubah status pembiasan pada mata.  Inilah prinsip dasar dibalik operasi LASIK serta pembedahan refratif lain pada  kornea. &lt;/FONT&gt;&lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;Dari tempat terpisah, Prof. Dr. Istiantoro, SpM,  selaku direktur Jakarta Eye Center, menjelaskan, " &lt;I&gt;All Laser Lasik&lt;/I&gt; adalah  teknologi sinar laser untuk menciptakan &lt;I&gt;flap&lt;/I&gt; kornea dengan pendekatan  100% bebas pisau (tanpa pisau bedah)." &lt;/FONT&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt; &lt;P&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;"Teknologi &lt;I&gt;Lasik&lt;/I&gt; terdahulu, menggunakan alat  yang disebut 'microkeratome' untuk membuat &lt;I&gt;flap&lt;/I&gt; kornea. Dengan &lt;I&gt;All  Laser Lasik&lt;/I&gt;, pembuatan &lt;I&gt;flap&lt;/I&gt; menjadi lebih akurat dan tidak ada  jaringan atau lapisan kornea yang terbuang." &lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;"Pembuatan &lt;I&gt;flap&lt;/I&gt; dengan sinar laser, disamping  memberikan hasil yang lebih akurat, pasien akan terasa lebih nyaman dan dapat  mengurangi resiko yang ditimbulkan akibat alat 'mikrokeratom lasik  konvensional'," tambahnya. &lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;Untuk menjawab pertanyaan keamanan dan kenyamanan  metode ini, ratusan ribu prosedur telah dilakukan dan menunjukkan hasil bahwa  &lt;I&gt;All Laser Lasik&lt;/I&gt; ini sangat aman dan efektif. &lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;Teknologi modern &lt;I&gt;Lasik&lt;/I&gt; tanpa pisau bedah  memungkinkan pengendalian operasi tertinggi dengan prosedur paling  nyaman.&amp;nbsp;Banyak bukti dari keamanan itu adalah testimoni yang keluar dari  mulut para pasien operasi lasik yang bisa dilihat dari berbagai sumber berita.  &lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;&lt;EM&gt;Tristanto - dari berbagai sumber.&lt;/EM&gt;  &lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-3666713021145291190?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/3666713021145291190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/lasik-mengobati-mata-tanpa-operasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3666713021145291190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3666713021145291190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/lasik-mengobati-mata-tanpa-operasi.html' title='Lasik, Mengobati Mata Tanpa Operasi'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-5848773974125878460</id><published>2009-05-05T07:39:00.001-07:00</published><updated>2009-05-05T07:39:06.558-07:00</updated><title type='text'>Senior Managers in Coal Mining are required (URGENT)</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Semoga bermanfaat...&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;---------- Forwarded message ----------&lt;br&gt;From: &lt;b class="gmail_sendername"&gt;Endi&lt;/b&gt; &lt;span dir="ltr"&gt;&amp;lt;&lt;a href="mailto:felabadpk@yahoo.com"&gt;felabadpk@yahoo.com&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt; Date: 2009/5/5&lt;br&gt;Subject: Senior Managers in Coal Mining are required (URGENT)&lt;br&gt;To: Feindy Prakoso &amp;lt;&lt;a href="mailto:feindy-prakoso@jda-indonesia.co.id"&gt;feindy-prakoso@jda-indonesia.co.id&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt;"&gt;   &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;PT. JDA-Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt; is manpower consultant for the Oil &amp;amp; Gas, Mining, Manufacturing and Construction industries in Indonesia. JDA has been servicing the Indonesian Oil &amp;amp; Gas, Mining, Manufacturing and Construction industry for 20 years. As a result of the decision to strengthen JDA&amp;#39;s presence in Indonesia, JDA-Indonesia is now strongly represented in Indonesia with offices in &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;, Balikpapan, Tembagapura and Batu Hijau&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Our client, a coal mining company is urgently seeking for a highly potential and professional candidate to fill the opening position (based in Samarinda): &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; font-family: Arial;"&gt;1. Operation Manager&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Requirements:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;S1 Degree in Mine Engineering&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Having 10 years experience in open cut coal      operations management and projects as a blue chip contractor or mine      owner.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Able to review the operational organization&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Identify and develop all operational      procedures and all training required&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Responsible in design &amp;amp; construction, to      manage the process for tender, contract &amp;amp; mobilization of mining      contractor&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Holds " Kepala Teknik Tambang " certification&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Willing to work in remote area/site location&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; font-family: Arial;"&gt;2. Mine Manager&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Requirements:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;S1 Degree in Mine Engineering&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Having 10 years experience in open cut coal      mine management and projects as a blue chip contractor or mine owner.&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Able to review the Mine Production Plan&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Responsible in monitoring design &amp;amp;      construction, contract &amp;amp; mobilization of mining contractor&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Holds at least "Pengawas Operational Pertama"      certification&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Willing to work in remote area/site location&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; font-family: Arial;"&gt;3. Technical Manager&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Requirements:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;S1 Degree in Mine Engineering or Geological      Engineering&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Having 10 years experience in open cut coal mine      management and projects as a blue chip contractor or mine owner.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Able to review the Mine Engineering Plan&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Responsible in monitoring design &amp;amp;      construction, contract &amp;amp; mobilization of mining contractor&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Holds at least "Pengawas Operational Pertama"      certification&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Willing to work in remote area/site location&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt; font-family: Arial;"&gt;4. Port Manager&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Requirements:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;S1 Degree in Mine Engineering, Mechanical      Engineering or other related Engineering background&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Having 10 years experience in open cut coal      mine management and projects as a blue chip contractor or mine owner.&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Responsible for the fixed and mobile plant,      supervise operators of coal crushing, stockpile, and barge load out      facility&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;Willing to work in remote area/site location&lt;/span&gt;      &lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;ONLY QUALIFIED CANDIDATES SHOULD APPLY  &lt;br&gt;    &lt;br&gt; &lt;b&gt;Send your detail CV and photograph (MS WORD format only, &amp;lt; 200 KB) and put the position number and name on the subject to:&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt;&lt;a href="mailto:feindy-prakoso@jda-indonesia.co.id" title="blocked::mailto:feindy-prakoso@jda-indonesia.co.id" target="_blank"&gt;feindy-prakoso@jda-indonesia.co.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-5848773974125878460?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/5848773974125878460/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/senior-managers-in-coal-mining-are.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5848773974125878460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5848773974125878460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/senior-managers-in-coal-mining-are.html' title='Senior Managers in Coal Mining are required (URGENT)'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-6382381178430535299</id><published>2009-05-05T06:39:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T06:44:12.489-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistem Manajemen'/><title type='text'>SMM Itu Ternyata Mudah dan Murah</title><content type='html'>&lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt;&lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;div&gt;Idenya adalah bagaimana setiap organisasi yang ingin menerapkannya bisa dengan mudah dan murah memperoleh dan memahaminya. Sehingga mereka akan lebih berfokus dengan bagaimana cara menerapkannya dengan lebih baik dan semakin lebih baik dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda dapat melakukannya sendiri? Jika Anda mau sedikit berusaha dan mempunyai cukup waktu, maka jawabannya tentu saja ya. Harus mempunyai kemampuan untuk melakukan interpretasi standar ISO 9000 secara mendasar, kemampuan untuk menyederhanakan, dan memiliki pengertian bisnis yang tajam. "Harus memiliki pengertian bisnis! Selalu tanyakan bagaimana tiap aspek dari sistem ISO 9000 Anda membantu meningkatkan bisnis Anda; apabila jawaban Anda tidak meyakinkan, sistem ISO 9000 Anda butuh bantuan!" Dan dalam eBook ini Anda akan menemukan jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka lahirlah eBook saya yang pertama ini. &lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30134857&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=113335252976&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=113335252976&amp;amp;id=1237854911"&gt;&lt;img src="http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs035.snc1/3273_1057881127427_1237854911_30134857_6439241_a.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="caption"&gt;Produk eBook dalam http://www.wahanausaha.com&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clear_left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan pelajari selengkapnya di &lt;a href="http://www.wahanausaha.com" onmousedown="'return" target="_blank" rel="nofollow"&gt;http://www.wahanausaha.com&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-6382381178430535299?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/6382381178430535299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/smm-itu-ternyata-mudah-dan-murah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6382381178430535299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6382381178430535299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/smm-itu-ternyata-mudah-dan-murah.html' title='SMM Itu Ternyata Mudah dan Murah'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-5684141867169508877</id><published>2009-05-04T07:39:00.001-07:00</published><updated>2009-05-04T07:39:59.547-07:00</updated><title type='text'>Menembus Keterbatasan</title><content type='html'>&lt;DIV&gt;&lt;FONT size=2 face=Arial&gt;&lt;/FONT&gt;&amp;nbsp;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV style="FONT: 10pt arial"&gt;----- Original Message -----  &lt;DIV style="BACKGROUND: #e4e4e4; font-color: black"&gt;&lt;B&gt;From:&lt;/B&gt; &lt;A  title=admin@wahanaroyalti.com  href="mailto:admin@wahanaroyalti.com"&gt;admin@wahanaroyalti.com&lt;/A&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;B&gt;To:&lt;/B&gt; &lt;A title=twahono@wahanaroyalti.com  href="mailto:twahono@wahanaroyalti.com"&gt;twahono@wahanaroyalti.com&lt;/A&gt; &lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;B&gt;Sent:&lt;/B&gt; Friday, May 11, 2007 1:17 PM&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;B&gt;Subject:&lt;/B&gt; Menembus Keterbatasan&lt;/DIV&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;DIV&gt;&lt;BR&gt;&lt;/DIV&gt; &lt;P&gt;Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi tubuhnya.  Namun, apa yang terjadi bila ia dimasukan ke dalam sebuah kotak korek api kosong  lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua minggu? Hasilnya, kutu itu sekarang  hanya mampu melompat setinggi kotak korek api saja! &lt;BR&gt;Kemampuannya melompat  300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Ini yang terjadi. Ketika kutu  itu berada di dalam kotak korek api ia mencoba melompat tinggi. Tapi ia  terbentur dinding kotak korek api. Ia mencoba lagi dan terbentur lagi. Terus  begitu sehingga ia mulai ragu akan kemampuannya sendiri. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Ia mulai  berpikir, "Sepertinya kemampuan saya melompat memang hanya segini." Kemudian  loncatannya disesuaikan dengan tinggi kotak korek api. Aman. Dia tidak  membentur. Saat itulah dia menjadi sangat yakin, "Nah benar kan ? &lt;BR&gt;Kemampuan  saya memang cuma segini. Inilah saya!" &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Ketika kutu itu sudah dikeluarkan  dari kotak korek api, dia masih terus merasa bahwa batas kemampuan lompatnya  hanya setinggi kotak korek api. &lt;BR&gt;Sang kutu pun hidup seperti itu hingga akhir  hayat. Kemampuan yang sesungguhnya tidak tampak. Kehidupannya telah dibatasi  oleh lingkungannya. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Sesungguhnya di dalam diri kita juga banyak kotak  korek api. Misalnya anda memiliki atasan yang tidak memiliki kepemimpinan  memadai. Dia tipe orang &lt;BR&gt;yang selalu takut tersaingi bawahannya, sehingga dia  sengaja menghambat perkembangan karir kita. Ketika anda mencoba melompat tinggi,  dia tidak &lt;BR&gt;pernah memuji, bahkan justru tersinggung. Dia adalah contoh kotak  korek api yang bisa mengkerdilkan anda. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Teman kerja juga bisa jadi kotak  korek api. Coba ingat, ketika dia bicara begini, "Ngapain sih kamu kerja keras  seperti itu, kamu nggak bakalan &lt;BR&gt;dipromosikan, kok." Ingat! Mereka adalah  kotak korek api. Mereka bisa menghambat perkembangan potensi diri Anda.  &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Korek api juga bisa berbentuk kondisi tubuh yang kurang sempurna,  tingkat pendidikan yang rendah, kemiskinan, usia dan lain sebagianya. Bila semua  &lt;BR&gt;itu menjadi kotak korek api maka akan menghambat prestasi dan kemampuan anda  yang sesungguhnya tidak tercermin dalam aktivitas sehari-hari. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Bila  potensi anda yang sesungguhnya ingin muncul, anda harus take action untuk  menembus kotak korek api itu. Lihatlah Ucok Baba, dengan tinggi tubuh yang di  bawah rata-rata ia mampu menjadi presenter di televisi. &lt;BR&gt;Andapun pasti kenal  Helen Keller. Dengan mata yang buta, tuli dan "gagu" &lt;BR&gt;dia mampu lulus dari  Harvard University . Bill Gates tidak menyelesaikan pendidikan sarjananya, namun  mampu menjadi "raja" komputer. Andre Wongso, &lt;BR&gt;tidak menamatkan sekolah dasar  namun mampu menjadi motivator nomor satu di Indonesia . &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Contoh lain  mantan Meneg BUMN, Bapak Sugiharto, yang pernah menjadi seorang pengasong,  tukang parkir dan kuli di Pelabuhan. Kemiskinan tidak &lt;BR&gt;menghambatnya untuk  terus maju. Bahkan sebelum menjadi menteri beliau pernah menjadi eksekutif di  salah satu perusahaan ternama. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Begitu pula dengan Nelson Mandela. Ia  menjadi presiden Afrika Selatan setelah usianya lewat 65 tahun. Kolonel Sanders  sukses membangun jaringan restoran fast food ketika usianya sudah lebih dari 62  tahun. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Nah, bila anda masih terkungkung dengan kotak korek api, pada  hakekatnya anda masih terjajah. Orang-orang seperti Ucok Baba, Helen Keller,  Andre Wongso, Sugiharto, Bill Gates dan Nelson Mandela adalah orang yang mampu  menembus kungkungan kotak korek api. Merekalah contoh sosok orang yang merdeka,  sehingga mampu menembus berbagai keterbatasan. &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;BREAK YOUR BORDER . . . .  TOUCH THE SKY . . . . ! &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Salam SUKSES SELALU dan TETAP SEMANGAT&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/P&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-5684141867169508877?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/5684141867169508877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/menembus-keterbatasan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5684141867169508877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5684141867169508877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/menembus-keterbatasan.html' title='Menembus Keterbatasan'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-3728251920561510902</id><published>2009-05-02T08:54:00.001-07:00</published><updated>2009-05-02T08:54:33.399-07:00</updated><title type='text'>Arti Besar Catatan</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt"&gt;&lt;div&gt;&lt;br&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br&gt;&lt;div style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;font size="2" face="Tahoma"&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; The Acesia &amp;lt;sj2392002@yahoo.com.sg&amp;gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kepada:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; The-Acesia@yahoogroups.com&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terkirim:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Jumat, 2 Juni, 2006 15:37:58&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Topik:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; [The-Acesia] The Acesia Newsletter No. 55 - Juni 2006&lt;br&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;    &lt;p&gt;&lt;br&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt;Private victories precede public victories. You can't invert that &lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt; process any more than you can harvest a crop before you plant it&lt;/span&gt;&lt;br&gt;  - Stephen Covey - &lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 127);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt;Success is the sum of small efforts, repeated day in and day out&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br&gt; Robert Thourier -&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sisihkan waktu untuk merencanakan pekerjaan dan kehidupan &lt;br&gt; Anda setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan. Periksa kembali &lt;br&gt; apakah tak ada yang terlupa. Perencanaan kecil semacam ini akan &lt;br&gt; mencegah munculnya persoalan dalam perjalanan pekerjaan Anda. Dengan &lt;br&gt; bertindak demikian maka kehidupan Anda pun akan berjalan dengan mulus.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seringkali kita merasakan tidak punya waktu untuk &lt;br&gt; merencanakan pekerjaan dan hidup kita, karena sudah sangat sibuk &lt;br&gt; untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul. Akan tetapi kita &lt;br&gt; tidak sadar bahwa, sering kali, persoalan-persoalan tersebut justru &lt;br&gt; muncul karena tidak adanya perencanaan yang tajam. Memang, tidak &lt;br&gt; semua persoalan bisa diselesaikan di depan. Atau semuanya bisa &lt;br&gt; dicegah, setajam dan selama apapun perencanaan dan persiapan &lt;br&gt; dilakukan. Akan tetapi banyak sekali yang dapat dihemat dengan &lt;br&gt; melakukan perencanaan dan persiapan yang matang: hemat waktu, uang, &lt;br&gt; energi. Perencanaan juga dapat mencegah kita untuk melakukan &lt;br&gt; pekerjaan-pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Untuk mempertajam perencanaan, biasakan Anda melakukan hal-hal di &lt;br&gt; bawah ini :&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rencanakan setiap langkah kegiatan atau prosedur baru, cari &lt;br&gt; titik-titik yang bisa menjadi hambatan dalam setiap tahap, dan &lt;br&gt; perkirakan cara terbaik untuk mencegah atau mengatasinya&lt;br&gt; Pastikan bahwa penugasan-penugasan benar-benar dipahami oleh staf dan &lt;br&gt; kelompok di lingkungan tanggung jawab Anda&lt;br&gt; Perhatikan tahap awal pelaksanaan setiap pekerjaan, karena biasanya &lt;br&gt; pada tahap ini persoalan mulai muncul&lt;br&gt; Catatlah setiap malam, apa-apa saja kekurangan dalam&amp;nbsp; pelaksanaan &lt;br&gt; pekerjaan&amp;nbsp; hari ini, dan rencanakan apa-apa saja yang akan anda &lt;br&gt; lakukan esok hari, agar pelaksanaan pekerjaan akan lebih baik dari &lt;br&gt; hari ini dan seterusnya&lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mencatat adalah kegiatan yang sering kita abaikan. Padahal, &lt;br&gt; mencatat itu adalah bagian penting untuk menghemat memori ingatan &lt;br&gt; kita. Seringkali kita lupa apa yang kita ingat kemarin hanya karena &lt;br&gt; tidak dicatat, dan baru teringat keesokan harinya atau bahkan &lt;br&gt; seminggu kemudian. &lt;br&gt; &lt;br&gt; Jadi, rencanakan dengan matang, dan jangan lupa mencatat ! &lt;br&gt; &lt;br&gt; Sumber : ESENSI KEPEMIMPINAN : MEWUJUDKAN VISI MENJADI AKSI" karangan &lt;br&gt; Erry Riyana Hardjapamekas&lt;br&gt; &lt;br&gt; Kiriman dari member&lt;br&gt; Debby Susanti &lt;br&gt; Surabaya&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;br&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; *********************************************&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href=""http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=AhG.zCJE6HOnI9TkRJ6MhpfJRAx.;_ylv=3?qid=20071101234034AAt8yxF""&gt; Wajib militer di Indonesia? &lt;/a&gt; &lt;br&gt; Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-3728251920561510902?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/3728251920561510902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/arti-besar-catatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3728251920561510902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3728251920561510902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/05/arti-besar-catatan.html' title='Arti Besar Catatan'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-618849452609292570</id><published>2009-04-10T09:38:00.001-07:00</published><updated>2009-04-10T09:38:04.883-07:00</updated><title type='text'>JANGKRIK DAN UANG LOGAM</title><content type='html'>&lt;div style="font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt"&gt;&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;&lt;div style="font-family: times new roman,new york,times,serif; font-size: 12pt;"&gt;&lt;p&gt;&lt;tt&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt; Suatu hari seorang dari desa mengunjungi temannya di kota. Bunyi &lt;br&gt; ribut mobil dan derap orang yang lalu lalang sangat menganggu orang &lt;br&gt; desa itu. Kedua orang itu kemudian berjalan-jalan dan tiba-2 orang &lt;br&gt; desa itu berhenti, menepuk pundak temannya dan berbisik ,"Berhentilah &lt;br&gt; sebentar. Apakah kamu mendengar apa yang kudengar ?" Teman kotanya &lt;br&gt; itu menoleh ke arah orang desa itu dan tersenyum, dan kemudian &lt;br&gt; berkata ,"Yang saya dengar hanyalah suara klakson mobil serta suara &lt;br&gt; orang lalu lalang. Apa yang kau dengar ? Ada seekor jangkrik di dekat &lt;br&gt; sini dan saya bisa mendengar suara nyanyiannya " jawab si orang desa. &lt;br&gt; &lt;br&gt; Teman dari kota itu mendengarkan dengan penuh perhatian, lalu &lt;br&gt; menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata ,"Saya pikir kamu hanya &lt;br&gt; bergurau. Tidak ada jangkrik disini. Dan seandainya ada, bagaimana &lt;br&gt; orang bisa mendengar di tengah kebisingan jalan ini ? Apakah kamu &lt;br&gt; pikir kamu bisa mendengar suara jangkrik ?" &lt;br&gt; &lt;br&gt; Kata orang desa itu ,"Ya ! ada satu ekor yang bernyanyi di sekitar &lt;br&gt; sini sekarang". Orang desa itu berjalan beberapa langkah, lalu &lt;br&gt; berhenti di samping tembok sebuah rumah. Di situ ada tanaman yang &lt;br&gt; tumbuh merambat. Orang desa itu memetik beberapa daun, dan diatas &lt;br&gt; daun itu ada seekor jangkrik yang sedang bernyanyi keras sekali. &lt;br&gt; Teman dari kota itu kini bisa melihat jangkrik itu, dan ia pun mulai &lt;br&gt; bisa mendengarkan suara nyanyiannya. Ketika mereka mulai berjalan-&lt;br&gt; jalan kembali, orang kota itu berkata kepada teman desanya ,"Kamu &lt;br&gt; secara alami bisa mendengar lebih alami dari kami".&amp;nbsp; Orang desa itu &lt;br&gt; tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berkata ,"Saya &lt;br&gt; tidak setuju dengan pendapatmu. Orang desa tidak bisa mendengar lebih &lt;br&gt; baik dari orang kota. Sekarang lihat, saya akan memperlihatkan &lt;br&gt; sesuatu kepadamu". &lt;br&gt; &lt;br&gt; Lalu orang desa itu mengambil uang logam dan melemparkannya ke &lt;br&gt; trotoar. Bunyi uang logam itu membuat banyak orang menoleh kepadanya. &lt;br&gt; Kemudian orang desa itu memungut uang logam itu, dan keduanya &lt;br&gt; melanjutkan berjalan-jalan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Kata orang desa itu ,"Tahukah kamu sobat, suara uang logam tidaklah &lt;br&gt; lebih keras dari suara jangkrik tadi. Meski demikian, banyak orang &lt;br&gt; kota mendengar dan menoleh ke arahnya. Di lain pihak, saya adalah &lt;br&gt; satu-satunya orang yang mendengar suara jangkrik itu. Alasannya tentu &lt;br&gt; bukan bahwa orang desa bisa mendengar lebih baik dari orang kota. &lt;br&gt; Tidak. Alasannya adalah bahwa KITA SELALU MENDENGAR DENGAN LEBIH BAIK &lt;br&gt; HAL-HAL YANG MENARIK PERHATIAN KITA, DIBANDING HAL-HAL YANG BERADA DI &lt;br&gt; DEPAN KITA…………….….". &lt;br&gt;  &lt;br&gt; &lt;br&gt; Dikutip dari Suara Merdeka&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/tt&gt;&lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br&gt;       &lt;hr size=1&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/"&gt; Dapatkan nama yang Anda sukai! &lt;/a&gt; &lt;br&gt; Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-618849452609292570?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/618849452609292570/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/jangkrik-dan-uang-logam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/618849452609292570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/618849452609292570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/jangkrik-dan-uang-logam.html' title='JANGKRIK DAN UANG LOGAM'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-846347257024554027</id><published>2009-04-08T21:31:00.001-07:00</published><updated>2009-04-09T06:41:04.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengobatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pola Hidup Sehat'/><title type='text'>Kuman Tidak Mampu Melawan Madu !!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;----- Original Message -----&lt;br /&gt;From: "ristyono w" &amp;lt;&lt;a href="mailto:ristyono@gmail.com"&gt;ristyono@gmail.com&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;br /&gt;To: &amp;lt;&lt;a href="mailto:alumnivgi@yahoogroups.com"&gt;alumnivgi@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;br /&gt;Sent: Thursday, April 09, 2009 11:03 AM&lt;br /&gt;Subject: [alumnivgi] Kuman Vs MAdu&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini merupakan judul sebuah artikel yang dimuat majalah Dis Lancet&lt;br /&gt;Infect edisi Februari 2003 yang ditulis oleh seorang Dr. Dixon, ia&lt;br /&gt;mengatakan: madu sangat kuat menguasai kuman. Sehingga tidak ada satu&lt;br /&gt;kuman pun yang sanggup berhadapan dengan madu.&lt;br /&gt;Dr Dixon, merupakan seorang dari sekian banyak para ilmuwan yang&lt;br /&gt;diberi anugerah oleh Allah dapat mengkaji manfaat madu.&lt;br /&gt;Yang menarik, penderita kencing manis, yang oleh para dokter diminta&lt;br /&gt;untuk tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis, termasuk&lt;br /&gt;madu. Karena, dianggap bisa menaikkan kadar gula dalam tubuh.&lt;br /&gt;Ternyata, menurut penelitian, anjuran itu tidak berlaku.&lt;br /&gt;Madu, justru mampu menurunkan kadar gula di dalam darah orang yang&lt;br /&gt;terkena sakit gula. Beberapa penemuan membuktikan bahwa di dalam madu&lt;br /&gt;terdapat unsur oksidasi yang menjadi pengurai gula di dalam darah&lt;br /&gt;lebih mudah, yang tidak membuat kadar gula semakin bertambah tinggi..&lt;br /&gt;Madu yang kaya dengan vitamin B1, B5 dan G, justru sangat diperlukan&lt;br /&gt;bagi penderita kencing manis. Karena, madu mengandung sekitar 100&lt;br /&gt;unsur berbeda yang dianggap sangat urgen bagi tubuh manusia, khususnya&lt;br /&gt;bagi penderita diabtesi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang filsuf dan penulis Yunani, Athenaeus, menyatakan bahwa siapa&lt;br /&gt;saja yang rajin mengonsumsi madu setiap hari akan bebas dari penyakit&lt;br /&gt;selama hidupnya. Dia tidak mengada-ada karena di dalam madu memang&lt;br /&gt;termuat rupa-rupa nutrisi yang unik dan potensial untuk memelihara&lt;br /&gt;kesehatan dan kecantikan. Madu memiliki kekuatan menyembuhkan yang&lt;br /&gt;hebat.. Berbagai nutrisi yang dikandungnya telah lama dimanfaatkan&lt;br /&gt;untuk mengatasi luka bakar, menambah stamina, menaikkan gairah&lt;br /&gt;seksual, bahkan dapat mencegah kanker.&lt;br /&gt;Cairan berwarna keemasan ini pun merupakan perawat keindahan kulit yang&lt;br /&gt;bermutu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang ilmuwan dari Universitas Illinois di Urbana, Amerika Serikat,&lt;br /&gt;menulis dalam Journal of Apicultural Research bahwa khasiat&lt;br /&gt;masing-masing madu bisa saja berbeda, namun semua jenis madu pasti&lt;br /&gt;mengandung antioksidan, seperti vitamin E dan vitamin C, yang sama&lt;br /&gt;kadarnya. Antioksidan tersebut diyakini mampu mencegah terjadinya&lt;br /&gt;kanker, penyakit jantung, dan penyakit lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara lebih rinci Prof. DR. H. Muhilal, pakar gizi dari Pusat&lt;br /&gt;Penelitian dan Pengembangan Gizi Bogor, menguraikan tentang kandungan&lt;br /&gt;gizi madu.. Asam amino, karbohidrat, protein, beberapa jenis vitamin&lt;br /&gt;serta mineral adalah zat gizi dalam madu yang mudah diserap sel-sel&lt;br /&gt;tubuh. Asam amino bebas dalam madu mampu membantu penyembuhan&lt;br /&gt;penyakit, juga sebagai bahan pembentukan neurotransmitter atau senyawa&lt;br /&gt;yang berperan dalam mengoptimalkan fungsi otak. Madu juga mengandung&lt;br /&gt;zat antibiotik yang berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab&lt;br /&gt;penyakit infeksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karbohidrat madu termasuk tipe sederhana. Rata-rata komposisinya&lt;br /&gt;adalah 17,1 persen air; 82,4 persen karbohidrat total; 0,5 persen&lt;br /&gt;protein, asam amino, vitamin, dan mineral. Karbohidrat tersebut&lt;br /&gt;utamanya terdiri dari 38,5 persen fruktosa dan 31 persen glukosa.&lt;br /&gt;Sisanya, 12,9 persen karbohidrat yang terbuat dari maltose, sukrosa,&lt;br /&gt;dan gula lain. Sebagai karbohidrat, satu sendok makan madu dapat&lt;br /&gt;memasok energi sebanyak 64 kalori.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkat kekayaan zat gizinya, tak heran jika madu sejak zaman baheula&lt;br /&gt;digunakan sebagai obat. Bangsa Mesir kuno misalnya sudah memanfaatkan&lt;br /&gt;madu untuk mengobati luka bakar dan luka akibat benda tajam. Dalam&lt;br /&gt;penelitian ribuan tahun kemudian ditemukan sifat antiseptik ringan dan&lt;br /&gt;antimikrobial dari madu. Karena dapat menghambat pertumbuhan bakteri&lt;br /&gt;itulah, madu mampu mempercepat penyembuhan luka.&lt;br /&gt;"Sifat antibakteri dari madu membantu mengatasi infeksi pada perlukaan&lt;br /&gt;dan aksi antiinflamasinya dapat mengurangi nyeri serta meningkatkan&lt;br /&gt;sirkulasi yang berpengaruh pada proses penyembuhan, " kata Dr. Peter&lt;br /&gt;Molan dari University of Waikato, New Zealand , melalui situs&lt;br /&gt;kesehatan.&lt;br /&gt;Madu juga merangsang tumbuhnya jaringan baru, sehingga selain&lt;br /&gt;mempercepat penyembuhan juga mengurangi timbulnya parut atau bekas&lt;br /&gt;luka pada kulit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebuah studi terbaru menemukan kandungan antioksidan di dalam cairan&lt;br /&gt;mujarab tersebut. Itu artinya madu ampuh untuk menangkal radikal&lt;br /&gt;bebas. Kita tahu bahwa radikal bebas menjadi penyebab terjadinya&lt;br /&gt;berbagai penyakit yang sulit dikontrol, salah satunya kanker.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Temuan tersebut mendorong para peneliti untuk mencari tahu lebih jauh&lt;br /&gt;tentang zat-zat antikanker yang dikandung madu. Diharapkan berbagai&lt;br /&gt;penelitian terkini akan semakin mengukuhkan khasiat madu yang sangat&lt;br /&gt;potensial untuk menghentikan penyebaran penyakit ganas..&lt;br /&gt;Reputasi madu untuk mengatasi gangguan pernapasan masih tetap diakui.&lt;br /&gt;Terutama untuk mengusir dahak atau cairan yang menyumbat saluran&lt;br /&gt;pernapasan.&lt;br /&gt;Masyarakat Yunani dan Romawi percaya khasiat madu sebagai dekongestan&lt;br /&gt;(pelega hidung saat pilek).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Madu juga memiliki sifat sedatif (penenang) yang ringan. Maka itu&lt;br /&gt;masyarakat tradisional sering membubuhkan madu pada segelas susu untuk&lt;br /&gt;diminum sebelum tidur. Minuman ini membuat mereka rileks dan bisa segera&lt;br /&gt;tidur nyenyak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hampir semua makanan manis akan merangsang otak untuk memproduksi endorfin&lt;br /&gt;atau pembunuh nyeri alami di dalam tubuh. Tak terkecuali rasa manis alami&lt;br /&gt;yang dihasilkan madu. Berkaitan dengan kadar fruktosanya yang tinggi,&lt;br /&gt;membuat madu mempunyai efek laksatif atau pencahar yang ringan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Efek lain dari madu yang dipercaya sejak lama, yakni sebagai aprodisiak&lt;br /&gt;atau pembangkit gairah seksual. Istilah honeymoon (bulan madu) berasal&lt;br /&gt;dari tradisi kuno masyarakat Eropa Utara, ketika pasangan pengantin baru&lt;br /&gt;diharuskan mengonsumsi madu dan mead (minuman sejenis wine yang dibuat&lt;br /&gt;dari fermentasi madu) yang diyakini bersifat aprodisiak tadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Madu juga memiliki aktivitas sebagai disinfektan ringan, sehingga mampu&lt;br /&gt;menyembuhkan radang tenggorokan. Cairan manis ini juga bisa meningkatkan&lt;br /&gt;produksi saliva atau cairan ludah yang dapat membantu mengatasi&lt;br /&gt;tenggorokan yang kering atau teriritasi.&lt;br /&gt;Para penyanyi opera pun gemar memanfaatkan madu untuk memelihara kondisi&lt;br /&gt;tenggorokan mereka, supaya tetap bisa melantunkan lagu-lagu merdu. Segelas&lt;br /&gt;air hangat dicampur lemon dan madu merupakan ramuan tradisional yang biasa&lt;br /&gt;digunakan untuk mengikis radang tenggorokan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika Anda ingin awet muda, tetap segar dan bugar walau sudah berusia tua,&lt;br /&gt;selalu makan madu secara rutin. Demikian pesan pionir ilmu kedokteran&lt;br /&gt;modern sekaligus filsuf Islam, Dr. Ibnu Sina.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kaum perempuan di Mesir, Yunani, dan Rusia memang sudah memanfaatkan&lt;br /&gt;madu sejak lama untuk memelihara kecantikan kulit muka agar tetap cantik&lt;br /&gt;dan bersih. Juga untuk menghilangkan noda dan bintik-bintik hitam&lt;br /&gt;(hiperpigmentasi) , serta mencegah keriput. Ramuan berupa 100 gram madu&lt;br /&gt;dicampur 25 ml alkohol dan 25 ml air bersih bisa dicoba untuk merawat&lt;br /&gt;keindahan kulit Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rasa madu sangat dipengaruhi oleh jenis bunga yang dikunjungi lebah untuk&lt;br /&gt;diambil nektarnya (bahan pembuat madu). Saat ini bisa dijumpai berbagai&lt;br /&gt;madu, seperti madu randu, madu klengkeng, madu asam, madu mangga, madu&lt;br /&gt;apel, madu ceri, madu jeruk, madu peer, dan banyak lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apabila bunga yang dihinggapi lebah memiliki zat-zat racun, kemungkinan&lt;br /&gt;besar madunya pun beracun. Lebah yang mengambil nektar dari bunga pohon&lt;br /&gt;rhododendron misalnya, bisa memproduksi madu beracun. Bila dikonsumsi,&lt;br /&gt;madu ini bisa menyebabkan kelumpuhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa tanaman, selain rhododendron, mengandung senyawa beracun dalam&lt;br /&gt;nektarnya, antara lain azalea, andromeda, agave, atropa, datura,&lt;br /&gt;euphorbia, kalmia, gelsemium, dan melaleuca. Madu beracun ini biasanya&lt;br /&gt;merupakan madu liar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini madu sudah banyak diproduksi yang tentunya mengembil&lt;br /&gt;jenis-jenis tanaman yang selain tidak beracun juga bermanfaat bagi&lt;br /&gt;kesehatan. Salah satu keunikan dari madu, meski memiliki rasa manis, tidak&lt;br /&gt;begitu berbahaya dibanding gula.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski efeknya ringan dalam menaikkan gula darah dibanding sumber&lt;br /&gt;karbohidrat lain, bagi diabetesi dianjurkan untuk tetap berkonsultasi ke&lt;br /&gt;dokter bila mengonsumsinya.&lt;br /&gt;Manis alami madu telah digunakan di Inggris hingga pertengahan abad ke-17,&lt;br /&gt;untuk menambah nikmat rasa makanan dan minuman. Sayang kebiasaan ini&lt;br /&gt;kemudian berubah ketika orang mulai memproduksi gula. Butiran putih ini&lt;br /&gt;dianggap lebih berkelas dan hanya golongan berstatus sosial tinggilah yang&lt;br /&gt;mampu menjangkaunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, di akhir abad ke-17 gula semakin meluas pemakaiannya, tak hanya&lt;br /&gt;terbatas pada kalangan atas. Keluarga kerajaan pun kembali pada kebiasaan&lt;br /&gt;semula, yakni menyantap roti yang diolesi madu berkualitas tinggi&lt;br /&gt;tentunya.&lt;br /&gt;Tak ada salahnya bila kita mencontoh gaya hidup ala Ratu Inggris, sarapan&lt;br /&gt;madu setiap hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sumber :&lt;br /&gt;http://sonokeling.wordpress.com/2009...-melawan-madu/&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-846347257024554027?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/846347257024554027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/kuman-tidak-mampu-melawan-madu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/846347257024554027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/846347257024554027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/kuman-tidak-mampu-melawan-madu.html' title='Kuman Tidak Mampu Melawan Madu !!'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-5321623489256052674</id><published>2009-04-08T09:12:00.001-07:00</published><updated>2009-04-09T06:33:11.483-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Emosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Waktu'/><title type='text'>Internet Business with Emotional Intelligence</title><content type='html'>&lt;div class="gmail_quote"&gt;---------- Pesan terusan ----------&lt;br /&gt;Dari: &lt;b class="gmail_sendername"&gt;Anthony Dio Martin Official Site&lt;/b&gt; &lt;span dir="ltr"&gt;&amp;lt;&lt;a href="mailto:anthonydiomartin@yahoo.com"&gt;anthonydiomartin@yahoo.com&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tanggal: 7 April 2009 03:03&lt;br /&gt;Subjek: Anthony Dio Martin Official Site&lt;br /&gt;Ke: &lt;a href="mailto:tristanto.wahono@gmail.com"&gt;tristanto.wahono@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dimuat di Bisnis Indonesia 20 Maret 2009&lt;/p&gt;  &lt;blockquote style="text-align: justify;"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;"&lt;em&gt;The Internet will help achieve 'friction free capitalism' by putting buyer and seller in direct contact and providing more information to both about each other.&lt;/em&gt;" - &lt;strong&gt;Bill Gates&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan :&lt;/h1&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pak Martin, saya anak kuliahan, saya ingin sekali berbisnis lewat bisnis on line. Tetapi bagaimana caranya ?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Anggie, Banjarmasin - &lt;a href="mailto:gie_xxxx@yahoo.co.id" target="_blank"&gt;gie_xxxx@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h1 style="text-align: justify;"&gt;Jawaban :&lt;/h1&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Salam Antusias, Rekan Anggie!&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Memang saat ini perkembangan teknologi dalam dunia internet sedang mengalami percepatan yang luar biasa, dimana percepatannya bukanlah percepatan linear tetapi percepatan yang eksponensial. Saya pun jadi teringat sebuah hukum mengenai perkembangan telekomunikasi yang semakin eksponensial yang dipopulerkan oleh Robert Metcalfe yang terkenal dengan sebutan Hukum Metcalfe.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dulunya orang hanya dapat berkomunikasi dengan via surat maupun telepon, tetapi seiring dengan perkembangan jaman saat ini yang paling signifikan adalah dengan perkembangan teknologi internet. Dimana teknologi ini dimulai awalnya hanya untuk membantu pendidikan dan militer, tetapi saat ini penggunaannya sudah sangat luas menjadi sumber informasi bahkan sebuah peluang bisnis yang menjanjikan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Awalnya untuk orang dapat melakukan koneksi internet diperlukan seperangkat komputer (PC) bahkan sebuah notebook, untuk saat ini untuk menggunakan fasilitas internet dapat dilakukan dengan menggunakan handphone bahkan dengan perangkat yang saat ini sedang menjadi trend di dunia bahkan di Indonesia yaitu blackberry.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Seiring dengan perkembangan seperti ini, tidaklah mengherankan internet menjadi sebuah peluang yang bagus untuk berbisnis. Apalagi Rekan Anggie yang masih berkuliah, ini bagus sekali untuk memulai mentalitas berbisnis selagi masih muda.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk memulai sebuah bisnis online ada 3 langkah dasar yang diperlukan :&lt;/p&gt; &lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;1.    Menemukan produk / jasa apa yang mau kita jual.&lt;/h2&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Produk tersebut bisa kita buat sendiri (seperti baju, sepatu, tas, buku, ebook, script program, program yang kita buat, dan lain - lain – diperlukan kreatifitas dalam membuat produk, dan disarankan untuk melihat kebutuhan pasar) atau bisa juga menjual produk yang dijual oleh orang lain dengan cara afiliasi (menjual produk orang lain dengan sistem komisi / bagi hasil) ataupun bersama – sama dengan orang lain membuat suatu produk (Joint Venture atau sering disebut dengan JV). Atau bisa juga menawarkan jasa seperti pembuatan design kartu nama, jasa pembuatan website, jasa penjualan rumah, dll. Saya pun jadi teringat kata – kata dari sang pendiri Apple, Steve Jobs yang mengatakan "Innovation distinguishes between a leader and a follower!" Jadi kalau mau menjadi business leader di Internet harus ada kreatifitas dalam melakukan inovasi. Ayo, pakai kreatifitas dan berani untuk melakukan langkah awal, berani mencoba dan berani untuk gagal!&lt;/p&gt; &lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;2.    Membuat sebuah website untuk menjual produk.&lt;/h2&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Diperlukan layanan untuk membeli domain (nama website) serta hosting (tempat kita menyimpan file untuk website yang dibuat). Cara termudah bisa saja menggunakan program Content Management System (CMS) untuk membuat website seperti Joomla, Mambo, Wordpress atau Blog. Silahkan cari informasinya di Internet via Google atau mencari bukunya yang banyak juga dijual di toko buku.&lt;/p&gt; &lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;3.    Mempromosikan website.&lt;/h2&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempromosikan website, bisa melalui iklan, kasi tau ke teman – teman, membuat stiker, dll. Banyak cara – cara kreatif yang dapat dilakukan untuk mempromosikan suatu website. Cobalah juga mencari melalui Google atau buku – buku mengenai internet marketing karena banyak sekali buku – buku seperti ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yang paling terpenting untuk meraih kesuksesan dalam Internet Business adalah dengan melibatkan unsur – unsur emosional dalam menjalankan bisnis. Dalam hal ini peran kecerdasan emosional memiliki peran yang penting. Masih ingatkah dengan kata – kata dari Daniel Goleman, yang mempopulerkan kecerdasan emosional (EQ) di dunia yang mengatakan bahwa kesuksesan 20% tergantung dari IQ dan 80% tergantung dari EQ.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam menjalankan bisnis di Internet layaknya juga sama seperti menjalankan bisnis di dunia nyata (offline business) hanya saja menggunakan media Internet. Diperlukan juga yang namanya menjaga hubungan dengan customer maupun calon customer (leads), membuat hubungan yang semakin personal (personal touch), memberikan apresiasi atau ucapan selamat ulang tahun misalnya. Selain itu sebagai pebisnis, kita juga harus melibatkan EQ dalam menjalankannya seperti selalu terus memotivasi diri untuk berjuang, memiliki mentalitas pemenang, dan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi kesimpulannya dalam menjalankan bisnis baik offline maupun online, alangkah baiknya jika kita juga melibatkan unsur – unsur kecerdasan emosional. Semakin kita cerdas dan mengaplikasikan kecerdasan emosional kita, tentunya perjalanan kita menuju puncak kesuksesan dalam berbisnis pasti bisa dicapai!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-5321623489256052674?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/5321623489256052674/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/internet-business-with-emotional.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5321623489256052674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5321623489256052674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/internet-business-with-emotional.html' title='Internet Business with Emotional Intelligence'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-1846872341915951870</id><published>2009-04-08T08:59:00.001-07:00</published><updated>2009-04-09T06:22:51.349-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Development Tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelajaran Hidup'/><title type='text'>Gagal, Siapa Takut?</title><content type='html'>&lt;div   style=";font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt;"&gt;&lt;div   style=";font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; G A G A L  ,   S I A P A   T A K U T   ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt; "Success is going from failure to failure, without lost of enthusiasm"&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt; Winston Churchill"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo Iwan, bangkit lagi donk sayang ….." kata seorang ibu yang&lt;br /&gt;sedang mengajarkan berjalan kepada putranya yang berusia satu tahun.&lt;br /&gt;Anda pun, saya yakin pernah mengalami proses belajar berjalan&lt;br /&gt;tersebut, hingga hari ini anda bisa berjalan, berlari,&lt;br /&gt;melompat-lompat, dan aktivitas-aktivitas lainnya. Ingatlah kembali&lt;br /&gt;proses belajar berjalan tersebut, berapa kalikah anda terguling ?&lt;br /&gt;Pasti, puluhan, hingga ratusan kali mungkin. Anda pada waktu masih&lt;br /&gt;kecil, walau otak sadar anda belum bisa berpikir secara logis, tapi&lt;br /&gt;otak bawah sadar anda terus belajar dan belajar, bagaimanakah proses&lt;br /&gt;mulai dari merangkak, berdiri, berjalan langkah demi langkah dari satu&lt;br /&gt;tempat ke tempat lain. Setiap kali anda terguling, otak bawah sadar&lt;br /&gt;anda akan merekam, bahwa terguling itu adalah proses dari cara berdiri&lt;br /&gt;yang salah, sehingga tanpa sadar anda akan mencoba dengan cara yang&lt;br /&gt;lain. Dan, bantuan dari pihak ketiga seperti orang tua anda, akan&lt;br /&gt;semakin mempercepat proses belajar tersebut. Dari kepolosan kita&lt;br /&gt;sebagai seorang anak, dimana kita belum mengerti apa itu gagal dan&lt;br /&gt;sukses, setiap kegagalan akan dianggap sebagai suatu proses untuk&lt;br /&gt;belajar mencari mana yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat anda mulai beranjak dewasa, andapun sering mengalami&lt;br /&gt;proses belajar dari kegagalan dalam bentuk yang lain. Ingat pada waktu&lt;br /&gt;anda belajar berenang, atau belajar naik sepeda ? Jarang sekali orang&lt;br /&gt;yang saat belajar berenang tidak pernah kemasukan air di hidungnya,&lt;br /&gt;atau mungkin terjatuh pada waktu belajar naik sepeda pertama kali.&lt;br /&gt;Tapi karena tekad anda begitu besar, akhirnya melalui berbagai proses&lt;br /&gt;jatuh bangun dan sebagainya, anda bisa menjadi seorang yang cukup&lt;br /&gt;mahir berenang atau bersepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika melihat dari contoh-contoh yang mungkin pernah kita alami&lt;br /&gt;tadi, sebenarnya kita sudah pernah berkali-kali belajar dari kegagalan&lt;br /&gt;mulai dari kita kecil. Pertanyaannya adalah, bagaimana dengan hidup&lt;br /&gt;anda saat ini ? Apakah anda masih tetap mempertahankan prinsip belajar&lt;br /&gt;dari kegagalan tersebut dalam setiap bidang kehidupan, ataukah mungkin&lt;br /&gt;kini anda seringkali menyerah, dan anda akan mengeluarkan berbagai&lt;br /&gt;alasan untuk menunjukkan bagaimana hambatan yang ada menghimpit hidup&lt;br /&gt;anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Maxwell, salah seorang motivator dan filosofis terkenal&lt;br /&gt;dari Amerika, mengatakan dalam bukunya "FALLING FORWARD"  bahwa&lt;br /&gt;kegagalan yang terjadi dalam sisi apapun dalam kehidupan manusia,&lt;br /&gt;seringkali dilihat dari sisi yang salah. Padahal jika kita mencoba&lt;br /&gt;melihat dari sisi yang lain, kita bisa mendapatkan banyak manfaat yang&lt;br /&gt;luar biasa. Kesalahan-kesalahan tentang persepsi kegagalan itu menurut&lt;br /&gt;John Maxwell adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Orang menyangka kegagalan itu dapat dihindarkan, padahal tidak&lt;br /&gt;Jarang sekali ada orang yang bisa langsung sempurna melakukan sesuatu&lt;br /&gt;pada kesempatan pertama. Jika anda berharap bisa langsung sempurna&lt;br /&gt;dalam melakukan sesuatu tanpa kegagalan, mungkin anda justru tidak&lt;br /&gt;akan pernah melakukannya. Jadi hadapilah kegagalan itu, dan&lt;br /&gt;pelajarilah untuk lebih baik pada kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Orang menyangka kegagalan itu suatu peristiwa, padahal bukan&lt;br /&gt;Kegagalan bukan suatu peristiwa, tapi HASIL dari tindakan-tindakan&lt;br /&gt;yang sudah kita lakukan sebelumnya. Ambil sebuah contoh, anda&lt;br /&gt;melakukan suatu presentasi kepada klien, tapi ternyata presentasi anda&lt;br /&gt;ditolak. Bukan berarti anda gagal di presentasinya, tapi mungkin&lt;br /&gt;karena persiapan yang kurang lama, materi yang tidak lengkap, dan&lt;br /&gt;sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Orang menyangka kegagalan itu obyektif, padahal tidak&lt;br /&gt;Kegagalan itu sifatnya sangat subyektif, bukan obyektif. Bisa saja&lt;br /&gt;menurut anda gagal, tapi tidak menurut orang lain. Respons anda&lt;br /&gt;sendirilah yang bisa menentukan apakah suatu tindakan gagal atau berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Orang menyangka kegagalan itu sebagai musuh, padahal bukan&lt;br /&gt;Jangan menghindari kegagalan, tapi belajarlah dari kegagalan itu untuk&lt;br /&gt;memperbaiki diri. Herbert V. Brocknow bahkan mengatakan bahwa "Orang&lt;br /&gt;yang tak pernah membuat kegagalan, akan diperintah oleh orang yang&lt;br /&gt;pernah membuat kegagalan".  Anda akan belajar lebih banyak dari yang&lt;br /&gt;pernah anda pelajari jika mau menganggap kegagalan sebagai `teman'&lt;br /&gt;untuk menjadi lebih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Orang menyangka kegagalan itu sifatnya final, padahal kegagalan&lt;br /&gt;hanyalah suatu proses menuju sukses&lt;br /&gt;Jika kita pada waktu sekolah tidak naik kelas …..kita merasa dunia&lt;br /&gt;seolah runtuh. Semua nampak kelam dimata kita. Tapi, apakah semuanya&lt;br /&gt;akan habis begitu saja ? Semua tentu tergantung persepsi kita saat&lt;br /&gt;memandangnya. Kita masih punya kesempatan untuk mengulang, untuk&lt;br /&gt;belajar lebih rajin dan tekun. Tidak naik kelas bukan final sifatnya,&lt;br /&gt;tapi suatu peringatan agar kita mau memperbaiki proses belajar kita lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jadi, bagaimanakah anda sekarang mempersepsikan suatu kegagalan ?&lt;br /&gt;Beranikah anda kini mencoba untuk siap menerima suatu kegagalan, dan&lt;br /&gt;belajar daripadanya ? Selama kita masih terkungkung ketakutan akan&lt;br /&gt;kegagalan, kita akan terus berada dalam level yang sama. Tapi saat&lt;br /&gt;anda berani menerima kegagalan, memperbaiki diri dan berusaha terus,&lt;br /&gt;anda akan menciptakan pertumbuhan untuk meningkatkan level kehidupan&lt;br /&gt;anda.&lt;br /&gt;Sukses selalu !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SONNY VINN&lt;br /&gt;Moderator milis The Acesia (www.the-acesia. tk ), Motivational Speaker&lt;br /&gt;Pengarang buku motivasi best seller "SLAM DUNK For SUCCESS"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;      &lt;hr size="1"&gt; Pamer gaya dengan skin baru yang keren.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/maxwell/*http://id.messenger.yahoo.com/"&gt;  Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru sekarang! &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-1846872341915951870?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/1846872341915951870/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/gagal-siapa-takut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1846872341915951870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1846872341915951870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/gagal-siapa-takut.html' title='Gagal, Siapa Takut?'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-6278263522877374013</id><published>2009-04-06T08:43:00.001-07:00</published><updated>2009-04-09T06:11:12.688-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibu dan Anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pola Hidup Sehat'/><title type='text'>Inisiasi Menyusui Dini</title><content type='html'>&lt;div face="tahoma,new york,times,serif" size="10pt" style=""&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div   style=";font-family:times new roman,new york,times,serif;font-size:12pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;----- Pesan Diteruskan ----&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dari:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Fendy Prakoso &amp;lt;feindy@erhainspiration.com&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kepada:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Fendy Prakoso &amp;lt;feindy@erhainspiration.com&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terkirim:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Kamis, 24 April, 2008 16:00:19&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Topik:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Inisiasi Menyusui Dini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;              &lt;style&gt; &lt;!--    _filtered {font-family:"Trebuchet MS";panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4;}   p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {margin:0in;margin-bottom:.0001pt;font-size:12.0pt;font-family:"Times New Roman";} a:link, span.MsoHyperlink  {color:blue;text-decoration:underline;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed  {color:purple;text-decoration:underline;} p  {margin-right:0in;margin-left:0in;font-size:12.0pt;font-family:"Times New Roman";} span.EmailStyle17  {font-family:Arial;color:windowtext;}  _filtered {margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;} div.Section1  {} --&gt; &lt;/style&gt;    &lt;div class="Section1"&gt;  &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:100%;color:green;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:green;"  &gt;Dari milis tetangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear All,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu kemarin, 6 April 2008, aku ada acara di RS St. Carolus, dan sebagai bagian dari acara itu ada talk  show mengenai "Inisiasi Menyusui Dini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku belajar banget dari talk show ini .. Mohon maaf kalau cerita ini tidak berkenan, karena menurut aku ini penting dan perlu disharing, maaf kalau ada yang berpandangan kalau ini cerita tabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih Inisiasi Menyusui Dini ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan proses membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah lahiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata selama bertahun-tahun, kita bener-bener merupakan kodrat dan anugrah dari Tuhan yang sudah disusun untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata dokter yang kemaren berbicara, dia mengatakan, di luar sudah sadar hal ini sejak 1987 tp di Indonesia  baru sadar thn 2006. Lebih baik baru tahu daripada tidak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Dokter menceritakan bagaimana proses inisiasi menyusui dini ternyata merupakan proses alami yang  seharusnya dilakukan setelah seorang ibu melahirkan bayinya. Dia menceritakan dan bahkan memutarkan  video yang dia buat terhadap cucunya sendiri dan juga seorang bayi lainnya. Dia bercerita, bahwa  ternyata ada beberapa hal yang akan terjadi selama proses ini, dan ini juga tergambar dalam video yang&lt;br /&gt;diputar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi si Dokter ini menjelaskan bahwa pada saat proses Inisiasi Menyusui Dini akan terjadi tahap2  spt ini (berdasarkan penelitian Ilmiah):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1.. Sesaat setelah lahiran sehabis ari-ari dipotong, bayi langsung diletakan di dada si ibu tanpa membersihkan si bayi kecuali tangannya, kulit ketemu kulit. Ternyata suhu badan ibu yang habis melahirkan 1 derajat lebih tinggi. Namun jika si bayi itu kedinginan, otomatis suhu badan si ibu jadi naik 2 derajat, dan jika si bayi kepanasan, suhu badan ibu akan turun 1 derajat. Jadi Tuhan sudah mengatur bahwa si ibu yang akan membawa si bayi beradaptasi  dengan kehidupan barunya. Setelah diletakkan di dada si ibu, biasanya si bayi hanya akan diam selama  20-30 menit, dan ternyata hal ini terjadi karena si bayi sedang menetralisir keadaannya setelah trauma melahirkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:100%;color:green;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:green;"  &gt;&lt;br /&gt;   2.. Gerakan kedua yang terjadi yaitu, setelah si bayi merasa lebih tenang, maka secara otomatis kaki si bayi akan mulai bergerak-gerak spt hendak merangkak. Ternyata gerakan ini pun bukanlah gerakan tanpa makna karena ternyata kaki si bayi itu pasti hanya akan menginjak2 perut ibunya di atas rahim. Gerakan ini bertujuan untuk menghentikan pendarahan si ibu. Lama dari proses ini tergantung dari si bayi. Untuk gerakan ini, ternyata si dokter punya pengalaman.  Pernah ada dukun beranak melakukan proses melahirkan, dan ternyata si ibu mengalami pendarahan hebat. Pada saat itu si dukun meletakkan anaknya di dada si ibu, dan anak tersebut menggerak-gerakkan kakinya memasage perut ibunya bahkan lebih dari satu  jam, sampai pendarahan si ibu berhenti.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:100%;color:green;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:green;"  &gt;&lt;br /&gt;   3.. Setelah melakukan gerakan di kakinya, si bayi akan melanjutkan dengan mencium tangannya, ternyata  bau tangan si bayi sama dengan bau air ketuban. Dan ternyata wilayah sekitar putiing si ibu itu juga  memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau tangannya, si bayi membantu si bayi untuk mengarahkan kemana dia akan bergerak. Dia akan mulai bergerak mendekati puting ibu denga ketika sudah mendekati puting si ibu, si bayi itu akan menjilat2 dada si ibu. Ternyata jilatan ini berfungsi utk membersihkan dada si ibu dari bakteri2 jahat dan  begitu masuk ke tubuh si bayi akan diubah menjadi bakteri2 yang baik dalam tubuhnya. Lamanya kegiatan  ini juga tergantung dari si bayi karena hanya si  bayi yang tau seberapa banyak dia harus membersihkan dada si ibu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:100%;color:green;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:green;"  &gt;&lt;br /&gt;   4.. Setelah itu, si bayi akan mulai meremas-remas puting susu si ibu yang bertujuan untuk merangsang  supaya air susu si ibu segera berproduksi dan bisa  keluar. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari si  bayi itu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:100%;color:green;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:green;"  &gt;&lt;br /&gt;   5.. Terakhir baru mulailah si bayi itu menyusu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="background: white none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:100%;color:green;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:green;"  &gt;&lt;br /&gt;Mendengar cerita si Dokter ditambah dengan video yang diputarnya,      aku ngerasa Amazing... Tuhan memang   maha sempurna. Dia sudah menciptakan siklus  kehidupan yang begitu indah, namun ternyata diputus  oleh manusia selama bertahun-tahun lamanya. Ternyata, walaupun waktu aku melahirkan ada  inisialisasi menyusui dini, ternyata langkahnya belum sempurna, karena waktu itu bayi ku cuma melakukan sampai tahap ke 3, yaitu menjilat2 sekitar dada aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Dokter benar-benar menyarankan audience jika suatu saat akan memiliki anak, untuk meminta kepada rumah sakit yang akan membantu kelahiran supaya diperbolehkan melakukan inisiasi menyusui dini ini minimal 1 jam, karena kelima proses di atas ini bisa berlangsung sekitar 1-2 jam. Beliau juga mengatakan tidak semua RS berani melakukan ini, dan kita sebagai orang tua harus berani meminta ini dilakukan  karena ternyata hal ini merupakan siklus kehidupan yang selama ini tidak kita sadari sudah kita putus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Dokter juga mengatakan, bahwa dengan melakukan hal ini, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh si bayi terhadap penyakit2, kanker syaraf, leukimia, dan beberapa penyakit2 lainnya. Dikatakan juga menekan angka kematian bayi baru melahirkan sebesar 22%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya dia benar2 mempromosikan hal ini kepada semua calon ortu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau juga mengatakan, sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak, maka tidak akan  menyediakan ruangan khusus bayi, karena dia mengatakan bahwa dengan memisahkan si ibu dengan si bayi ternyata daya tahan tubuh si bayi akan drop sampai 25%..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi seharusnya tempat bayi adalah di sisi si ibu, 24 jam penuh. Jika ada tindakan memisahkan si ibu dari bayi, maka menurutnya itu adalah tiindakan kriminal. Dan ternyata sebagai RS yang sudah melakukan hal ini, RS Carolus sudah melakukan hal ini (bukan promosi). Tidak ada ruang khusus bayi di Rumah Sakit. Karena ketika si ibu bersama dengan si bayi, daya tahan si bayi akan dalam kondisi prima, dan si ibu bisa melakukan proteksi terhadap si bayi jika memang perlu. Bahkan di RS Carolus tidak ada waktu utk show bayi, karena letak bayi adalah di  sisi si ibu. Si dokter mengatakan 95% bayi menangis bukan karena kelaparan, tapi karena dia dipisahkan  dari ibunya. Karena berdasarkan penelitian, seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya utk  bertahan selama 2-3 hari tanpa makanan. Jadi jangan  pernah minta diberikan susu formula untuk si bayi,  walau air susu ibu belum keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku benar-benar terpukau denger cerita ini. N ini  benar-benar pengalaman baru buat aku, dan  benar-benar menambah pengalaman utk masa depan aku. N aku juga sempet ngerasa berdosa banget ama anakku,  karena walau aku sering minta anakku di bawa ke ruangan, ada jam2 tertentu di mana bayiku aku  letakkan di ruang bayi. Maaf ya anakku ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So buat temen-temen yang memang mau mempunyai anak, cucu ataupun keponakan, sharing ini semoga bisa  menambah wawasan, dan bisa membantu kita mencari yang terbaik buat anak-anak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N tolong disharingkan ke orang-orang lainnya, sehingga makin banyak orang yang tau mengenai hal ini. Karena ini adalah keajaiban. Setidaknya buat aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam hangat selalu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://us.lrd.yahoo.com/_ylc=X3oDMTFndmQxc2JlBHRtX2RtZWNoA1RleHQgTGluawR0bV9sbmsDVTExMDM0NjkEdG1fbmV0A1lhaG9vIQ--/SIG=11kadq57p/**http%3A//downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-6278263522877374013?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/6278263522877374013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/inisiasi-menyusui-dini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6278263522877374013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6278263522877374013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/inisiasi-menyusui-dini.html' title='Inisiasi Menyusui Dini'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-4572909094653114444</id><published>2009-04-06T08:18:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T06:05:15.990-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Emosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Lalulintas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Teladan'/><title type='text'>Ditilang Polisi, dan Polisi itu temenku... posting ke blog</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;color:navy;"   &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:navy;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt; &lt;div&gt; &lt;div style="text-align: center;" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:85%;"  &gt; &lt;hr tabindex="-1" size="2" width="100%" align="center"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Tahoma;" &gt;From:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;"&gt; erman  [mailto:erman@kyb.co.id]&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sent:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  Tuesday, January 20, 2009 12:22 PM&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;To:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Rudy Irawan; Rowin Lie; Arry Kuswarto;  idam D; tari; santi; Danny CPC; Imam P; &lt;a href="mailto:supry@kyb.co.id"&gt;supry@kyb.co.id&lt;/a&gt;; Herman; Bimo H; Roisuddin;  annas N; Riky; Venu; Hainura; nurQa; Dwiyonoloka, Banowo; utomo; Wahono,  Tristanto; Nanih; Leni Juniarsih; Maximus; Andi Kusuma; Andhika&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Subject:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Ditilang Polisi, dan Polisi itu  temenku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:85%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. &lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. &lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. &lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Kebetulan jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. &lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Hati Jono berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. &lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;pre&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Tiga meter &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt; menjelang garis jalan,lampu merah menyala.Jono bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/pre&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt; "Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak," pikirnyasambil  terus melaju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prit! Di seberang jalan seorang polisi melambaikan  tangan memintanya berhenti.&lt;br /&gt;Jono menepikan kendaraan agak menjauh sambil  mengumpat dalam hati. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Dari kacaspion ia melihat siapa polisi itu.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Wajahnya tak terlalu asing.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Hey, itu khanBobi, teman mainnya semasa SMA dulu.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Hati Jono agak lega. Ia melompat keluarsambil membuka  kedua lengannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;"Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!" "Hai, Jon."  Tanpa senyum. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;"Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak  buru-buru. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Istri saya sedang menunggu dirumah."  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;"Oh ya?" Tampaknya Bobi agak ragu. Nah, bagus kalau  begitu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;"Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak  sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat,  dong."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mengerti. Tapi,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt; sebenarnya kami sering  memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan  ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;" Oooo, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jono  harus ganti strategi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;"Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak  melewati lampu merah.&lt;br /&gt;Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala." Aha,  terkadang berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo dong Jon. Kami  melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu."  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Dengan ketus Jono menyerahkan SIM, lalu masuk ke dalam  kendaraan dan menutup kaca jendelanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Sementara Bobi menulis sesuatu di buku  tilangnya.&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian Bobi mengetuk kaca jendela.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Jono memandangi wajah Bobi dengan penuh kecewa.Dibukanya  kaca jendela itu sedikit. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Ah, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; centi sudah cukup untuk memasukkan  &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; tilang.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Tanpa berkata-kata Bobi kembali ke posnya.&lt;br /&gt;Jono  mengambil &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;  tilang yang diselipkan Bobi di sela-sela kaca jendela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, hei apa  ini.&lt;br /&gt;Ternyata SIMnya dikembalikan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;bersama sebuah nota. Kenapa ia  tidak menilangku.&lt;br /&gt;Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa?  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Buru-buru Jono membuka dan membaca nota yang berisi  tulisan tangan Bobi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;"Halo Jono, Tahukah kamu Jon, aku dulu mempunyai seorang  anak perempuan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Sayang, ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang  ngebut menerobos lampu merah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya  lagi.&lt;br /&gt;Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan  berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk.&lt;br /&gt;Ribuan kali kami  mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jon. Doakan agar  permohonan kami terkabulkan.&lt;br /&gt;Berhati-hatilah. (Salam, Bobi)".  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Jono terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari  Bobi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Namun, Bobi sudah meninggalkan pos jaganya entah kemana.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Sepanjang jalan pulang ia mengemudi  perlahan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt; dengan hati tak menentu sambil berharap kesalahannya  dimaafkan... ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan  pengertian orang lain. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh  hati-hati. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;span style=";font-family:Courier New;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Drive Safely  Guys..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=";font-family:Times New Roman;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Courier New;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-4572909094653114444?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/4572909094653114444/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/ditilang-polisi-dan-polisi-itu-temenku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4572909094653114444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4572909094653114444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/ditilang-polisi-dan-polisi-itu-temenku.html' title='Ditilang Polisi, dan Polisi itu temenku... posting ke blog'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-6954099923859798275</id><published>2009-04-03T21:34:00.000-07:00</published><updated>2009-04-03T21:57:41.276-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Development Tips'/><title type='text'>M E M B A N G K I T K A N   G A I R A H   K E R J A</title><content type='html'>&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;tt&gt;       Apakah hidup Anda bergairah ? Puas dengan pilihan yang Anda &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;ambil dalam kehidupan dan karier Anda ? Banyak orang &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;beranggapan, &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;gairah dan bekerja tidak dapat dicampur. Mereka bahkan berpikir,&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;bekerja untuk hidup dan cari makan. Bukan untuk memberi makan jiwa &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;kita.&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;tt&gt;     Jelas, pendapat tersebut keliru. Pada kenyataannya, gairah&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;dan kehidupan adalah hal pokok yang harus dipriorita&lt;/tt&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/SdbmPVRhVmI/AAAAAAAAAME/S1b7BE5LjtQ/s1600-h/dove1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 250px; height: 211px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/SdbmPVRhVmI/AAAAAAAAAME/S1b7BE5LjtQ/s400/dove1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320693160867878498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;tt&gt;s&lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;kan. Dengan&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;gairah, bakat Anda termotivasi. Gairah adalah suatu karunia dan yang&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;terpenting gairah membuat Anda menjadi "siapa diri Anda". Gairah&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;Anda adalah kekuatan dan enerji Anda. Gairah merupakan bagian dari&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;diri Anda yang memotivasi untuk melakukan apa yang &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;ingin Anda&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;lakukan.&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;     Yang jadi masalah, banyak orang mengabaikan gairah mereka &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;pada saat harus memilih dalam karier. Stres karena deadline dan&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;bermacam-macam keadaan di kantor yang menimbulkan kekesalan, membuat &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;kita mulai mengabaikan gairah. Tetapi, gairah murni tetap ada dalam&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;diri anda dan kadang memang harus digali dan diihidupkan lagi.&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;tt style="font-weight: bold;"&gt;Caranya ?&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt style="font-weight: bold;"&gt;Simak saja saran-saran berikut&lt;/tt&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1.      CERMIN MASA LALU&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;Salah satu cara yang paling bagus untuk mengidentifikasi gairah&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;nyata anda adalah dengan memikirkan hidup anda, Terutama mengingat&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;masa kanak-kanak dan mengidentifikasi hal-hal yang anda sukai. Apa &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;yang membuat anda sangat gembira ? Apa yang dapat anda peroleh&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;dengan mudah ? Coba, deh, ingat-ingat hal-hal yang anda sukai waktu&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;masa sekolah atau permainan favorit saat kecil. Jika gemar main&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;boneka, mungkin anda menyimpan bakat terpendam yang menunggu saat&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;yang tepat untuk ditampilkan. Begitu Anda dapat mengidentifikasi&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;kegemaran anda, maka Anda pun tahu bagaimana memanfaatkannya.&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;Sebagai contoh, orang yang senang tampil dapat menemukan peluangnya&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;dengan bekerja sebagai presenter, pembicara. Ingat, gairah kita &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;terpampang di depan kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2.      IDENTIFIKASI IMPIAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;Jika ingin menggali gairah, anda perlu mengidentifikasi "mimpi" &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;anda. Buatlah daftar hal-hal yang sangat ingin dilakukan, hal-hal&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;yang kalau anda lakukan tidak akan merugikan bagi anda. Jelas, anda&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;harus berani menghadapi tantangan-tantangan. Jangan lupakan catatan &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;daftar mimpi Anda dan jangan pernah berpikir "tidak mungkin" karena&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;dengan mempunyai mimpi, anda akan termotivasi untuk mewujudkan cita-&lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;cita anda.&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;3.      CARI PELUANG&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;Coba ambil katalog kursus, lihat kursus apa yang ditawarkan dan beri &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;tanda pada bagian yang menarik buat Anda. Beri kesempatan pada diri&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;sendiri untuk mengikuti kursus yang Anda minati. Bila tertarik pada &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;seni, ikuti kursus mengenai seni. Bila ingin jadi fotografer, ikuti &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;kursus mengenai fotografi. Lakukanlah sesuatu sesuai dengan minat&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;Anda. Apakah itu menari, menyanyi, atau menulis. Anda harus berani&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;melakukan dan mencoba sesuatu yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;4.      BANGUN DUNIA &amp;amp; GAYA HIDUP&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;Setiap orang harus berani melakukan hal-hal yang memotivasi dirinya &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;dan yang memberi ilham. Setiap manusia punya pembawaan sejak lahir, &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;demikian juga halnya dengan gairah. Gairah merupakan suatu benih&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;dari dalam diri kita. Jika gairah ini tidak digali, maka bakat yang&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;ada dalam diri kita tidak akan pernah tumbuh. Tetapi jika gairah&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;digali dan dikembangkan di lingkungan yang sesuai, Anda akan sukses&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;dan menjadi orang seperti yang Anda idam-idamkan.&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;     Memang, perlu waktu untuk menggali gairah dan &lt;/tt&gt;&lt;tt&gt;mengembangkannya. Yang diperlukan adalah kemauan untuk&lt;/tt&gt; &lt;tt&gt;mengembangkannya. "Hidup ini bukanlah suatu latihan." Diri Anda&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;sendirilah yang dapat membuat hidup Anda bahagia atau tidak.&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;Sumber: KCM - 11 Juni 2005&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;Kiriman dari:&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;Lely Larasati&lt;/tt&gt;&lt;br /&gt;&lt;tt&gt;Epson Indonesia - Jakarta&lt;/tt&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-6954099923859798275?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/6954099923859798275/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/m-e-m-b-n-g-k-i-t-k-n-g-i-r-h-k-e-r-j.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6954099923859798275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/6954099923859798275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/04/m-e-m-b-n-g-k-i-t-k-n-g-i-r-h-k-e-r-j.html' title='M E M B A N G K I T K A N   G A I R A H   K E R J A'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/SdbmPVRhVmI/AAAAAAAAAME/S1b7BE5LjtQ/s72-c/dove1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-16444449673930298</id><published>2009-03-20T07:00:00.001-07:00</published><updated>2009-04-03T22:00:37.176-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Development Tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Emosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelajaran Hidup'/><title type='text'>Kunci Sukses Dimulai dengan INISIATIF</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="gmail_quote"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;---------- Pesan terusan ----------&lt;br /&gt;Dari: &lt;b class="gmail_sendername"&gt;Anthony Dio Martin Official Site&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"  style="font-size:85%;"&gt;&amp;lt;&lt;a href="mailto:anthonydiomartin@yahoo.com"&gt;anthonydiomartin@yahoo.com&lt;/a&gt;&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Tanggal: 17 Maret 2009 03:04&lt;br /&gt;Subjek: Anthony Dio Martin Official Site&lt;br /&gt;Ke: &lt;a href="mailto:tristanto.wahono@gmail.com"&gt;tristanto.wahono@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin: 0pt 2em; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; line-height: 140%; font-size: 13px; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;table style="border: 0pt none ; margin: 0pt; padding: 0pt;" width="708" height="6"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="vertical-align: top;" width="99%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width="1%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;table style="border-top: 1px solid rgb(153, 153, 153); clear: both; padding-top: 0.5em;"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td style="margin-bottom: 0pt; line-height: 1.4em;"&gt; &lt;p style="margin: 1em 0pt 3px; line-height: 115%;"&gt; &lt;a style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 18px;" href="http://feedproxy.google.com/%7Er/AnthonyDioMartin/%7E3/8erk-TOt7-g/" target="_blank"&gt;Kunci Sukses Dimulai dengan INISIATIF&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 9px 0pt 3px; color: rgb(85, 85, 85); font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; line-height: 140%; font-size: 13px;"&gt; &lt;span&gt;Posted:&lt;/span&gt; 13 Mar 2009 12:15 AM PDT&lt;/p&gt; &lt;div style="margin: 0pt; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; line-height: 140%; font-size: 13px; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dimuat di Bisnis Indonesia 13 Maret 2009&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;Success comes from taking the initiative and following up… persisting… eloquently expressing the depth of your love. What simple action could you take today to produce a new momentum toward success in your life?&lt;/i&gt;" – Anthony Robbins&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sering kali kita mendengar kata inisiatif. Bahkan mungkin saja setiap dari kita sudah sering mendengarnya  saat kita masih kecil atau saat kita mulai bersekolah.  Bahkan, ketika kita kuliah ataupun saat mengikuti kegiatan organisasi pun, hingga saat sekarang ini, dimana kita bekerja atau melakukan bisnis, kata ini kerapkali terdengar.&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang – orang di sekitar kita pun sering mengatakan, "Kalau mau sukses dan berhasil, intinya mesti dimulai dari insisiatif!". Bahkan seorang motivator kelas dunia seperti Anthony Robbins pun mengatakan bahwa kesuksesan itu datangnya dari inisiatif.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya pun teringat dengan sebuah cerita yang pernah diceritakan oleh teman saya. Alkisah ada seseorang yang bekerja kepada seorang bangsawan di Eropa. Suatu ketika, istri bangsawan itu memanggil seorang pekerjanya untuk diajak berbicara. "Andrew, berapa lama Anda sudah tinggal dan bekerja bersama kami?", tanya istri bangsawan itu. "Kira – kira sekitar dua puluh lima tahun, Nyonya" jawab Andrew. "Oiya, saya ingat kalau engkau dipekerjakan untuk memelihara satu-satunya kuda perang waktu itu.", kata sang Nyonya. "Benar sekali, Nyonya," jawab Andrew. "Andrew, kuda itu sudah mati sepuluh tahun yang lalu", ujar sang Nyonya kepada Andrew. "Benar sekali, Nyonya." Jawab Andrew. "Jadi, apakah yang harus saya lakukan sekarang?", lanjutnya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hey! Jangan – jangan kita sama seperti Andrew. Banyak orang tidak memiliki inisiatif dan menunggu selama bertahun-tahun agar orang lain memberitahukan kepadanya apa yang seharusnya dia lakukan. Sehingga segala kesuksesan, keberhasilan, prestasi serta pencapaian – pencapaian yang harusnya telah kita raih tidaklah kita dapatkan dikarenakan kurangnya inisiatif dari kita.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;h2&gt;4 Kategori Pribadi Berdasarkan Inisiatifnya&lt;/h2&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Secara pribadi, saya ingin membagi 4 kategori orang berdasarkan tingkatan inisiatifnya. Keempat kategori itu adalah :&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Orang tipe pertama, orang-orang yang tidak pernah melakukan hal yang benar, tidak peduli apapun yang  dikatakan kepadanya.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang yang termasuk dalam kategori pertama ini sering kali menjadi sumber masalah baik di dalam pekerjaan maupun dalam hubungan interaksinya. Selain cuek, yang memperparah mereka adalah meskipun sudah diberitahukan hal yang benar, mereka tidak dapat mengerjakan sesuatunya dengan benar. Namun, ini bukanlah sesuatu yang tidak bisa diperbaiki lagi. Bahkan, kita tidak perlu 'menyepak' orang-orang ini dari organisasi kita. Saya pun teringat pepatah dari novelis, Robert A. Heinlein yang pernah mengatakan, "&lt;i&gt;A society that gets rid of all its troublemakers goes downhill.&lt;/i&gt;" Ya, organisasi yang mengeluarkan para troublemakernya, malahan akan terpuruk. Saat ini, di tempat dimana kita menjadi sang pemimpin, mungkin saja ada orang – orang yang masuk dalam kategori ini. Langkah terbaik yang harus kita lakukan bukanlah secara langsung dengan menghindari orang tersebut tetapi mulailah dengan mengajak orang tersebut dalam proses coaching atau counseling. Mungkin saja ada pengalaman – pengalaman masa lalu yang menyebabkan dirinya menjadi seperti itu. Ketika bisa diperbaiki, orang ini bisa jadi justru menjadi aset yang berharga.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Orang tipe kedua, orang-orang yang melakukan hal benar setelah diberitahukan lebih dari satu kali.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dibandingkan dengan tipe pertama, maka orang yang masuk dalam kategori ini tentunya lebih baik. Jika dalam tim terdapat orang seperti ini, hal yang perlu dilakukan adalah sedikit bersabar. Mungkin juga sebagai pemimpin, kita tidak memberikan arahan yang cukup jelas. Janganlah langsung menyalahkan mereka.&lt;/p&gt;  &lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Orang tipe ketiga, orang-orang yang melakukan hal yang benar saat diberitahukan sekali.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rata – rata sebagian besar orang – orang di dalam tim biasanya masuk dalam kategori ini. Orang dalam kategori ini merupakan kelompok terbesar, sehingga kelompok ini dapat disebut sebagai kelompok standard (rata – rata). Jika saat ini Anda mau menjadi orang luar biasa, maka perlu bergerak dari kelompok ini menjadi pribadi yang masuk ke orang dalam kategori keempat.&lt;/p&gt;  &lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Orang tipe keempat, orang-orang yang melakukan hal benar tanpa harus diberitahukan.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Inilah yang dikategorikan sebagai orang yang memiliki inisiatif. Untuk belajar tentang inisiatif, saya jadi teringat pada masa kecil saya dimana saya suka sekali mengamati kegiatan yang dilakukan oleh semut. Semut - semut, meskipun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya, atau penguasanya, mereka mengumpulkan makanan pada waktu musim panas. Setiap kali ada kesempatan, mereka selalu mengumpulkan makanan dan selalu bekerja sama dalam mengumpulkannya. Semuanya tampak terjadi, tanpa ada yang mengkomando. Nah, jika semut saja bisa, harusnya setiap kita pun mampu melakukannya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi, kita bisa simpulkan bahwa salah satu rahasia besar untuk menjadi seorang pribadi yang sukses dan berhasil, adalah kemauan untuk mengambil berbagai inisiatif. Untuk itu, janganlah memiliki sikap hanya menunggu bola datang menghampiri, tapi yang harus dilakukan adalah menjemput bola kemudian cetaklah gol dalam kehidupan. Ini khususnya berlaku dalam bidang-bidang sales atau pun bisnis kepada customer.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun, dalam banyak pembicaraan, saya sering menemukan sekali orang yang hanya terus menunggu datangnya kesempatan. Mereka terus berharap akan adanya peluang yang datang menghampiri hidup mereka. Tentunya sampai beberapa tahun pun mereka akan tetap didapati sebagai orang yang dalam posisi yang sama.  Alih – alih menunggu datangnya kesempatan dan peluang dalam hidup kita, lebih baik kita mempersiapkan hidup kita saat ini dengan terus mengasah skill dan kemampuan, membangun networking, dll. Pastikan pada saatnya kesempatan itu datang, Anda sudah siap! Saya pun jadi teringat oleh sebuah pepatah yang pernah disampaikan oleh sahabat saya, "Janganlah berdoa supaya kesempatan datang, tetapi berdoalah supaya Anda siap saat kesempatan datang!"&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mungkin Anda pernah mengalami saat-saat dimana kesempatan datang , tetapi Anda justru belum siap. Betapa sayangnya! Maka, mulai saat ini mari berjanjilah untuk menjadi pribadi yang berinisiatif serta mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga saat peluang ada di depan mata, Anda dapat meraihnya sehingga mampu mengenggam sukses dan keberhasilan Anda!&lt;/p&gt;     &lt;img src="" width="1" height="1" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="margin-bottom: 0pt; line-height: 1.4em;"&gt;&lt;div style="margin: 0pt; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; line-height: 140%; font-size: 13px; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="" width="1" height="1" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;tr&gt; &lt;td style="margin-bottom: 0pt; line-height: 1.4em;"&gt; &lt;p style="margin: 1em 0pt 3px; line-height: 115%;"&gt; &lt;a style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 18px;" href="http://feedproxy.google.com/%7Er/AnthonyDioMartin/%7E3/O54f513jDCg/" target="_blank"&gt;Mentor Sejati&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 9px 0pt 3px; color: rgb(85, 85, 85); font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; line-height: 140%; font-size: 13px;"&gt; &lt;span&gt;Posted:&lt;/span&gt; 05 Mar 2009 10:21 PM PST&lt;/p&gt; &lt;div style="margin: 0pt; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; line-height: 140%; font-size: 13px; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dimuat di Bisnis Indonesia 6 Maret 2009&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;Every kid needs a mentor. Everybody needs a mentor&lt;/i&gt; - Donovan Bailey&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam perjalanan menuju ke suatu tempat pelatihan di daerah Sumatera Utara, sepanjang perjalanan tersebut saya banyak berbincang-bincang dengan seorang bapak yang kebetulan menyupiri mobilnya untuk mengantarkan saya ke tempat seminar. Satu hal yang menarik perhatian saya adalah perbincangannya mengenai topik perjalanan hidup.&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sepanjang perjalanan, sang bapak tersebut yang sebelumnya mengetahui profil saya, tidak habis – habisnya bertanya segala hal yang berkaitan tentang diri saya. Pertanyaannya yang menarik bagi saya, sampai – sampai hal ini menjadi ide artikel saya adalah mengenai siapa yang menjadi mentor saya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sesaat setelah pertanyaan itu diajukan, saya pun terdiam sesaat. Mengenang perjalanan hidup masa lalu saya yang begitu susahnya hingga bisa seperti sekarang. Saya pun menyadari hal ini dapat terjadi dalam hidup ini dikarenakan hadirnya mentor – mentor yang berperan penting di dalam kehidupan ini.  Saya pun teringat suatu pepatah yang mengatakan, jika kita mau belajar mengenai sesuatu maka carilah seorang mentor yang dapat membimbing kita.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya sepenuhnya setuju dengan pernyataan tersebut. Dan kalau kita mengamati orang – orang sukses di dunia ini pastiah memiliki mentor yang akhirnya membantu membawa mereka ke puncak kesuksesannya. Kita ambil contoh saja. Napoleon Hill, penulis legendaris pertama di bidang Personal Success, ternyata banyak dimentor oleh Andrew Carnegie. Kesuksesan Donald Trump, tidak lepas dari bimbingan langsung ayahnya. Sementara, Robert Kiyosaki, jelas-jelas mengatakan "ayah kayanya" sebagai mentor pribadinya.  Dari hal ini bisa saya simpulkan, dibalik orang yang telah sukses dalam hidupnya, pastilah ada orang yang telah membimbing mereka menjadi seperti itu.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang – orang yang duduk bersama dengan sang mentor tentunya sedikit banyak akan mewarisi keahlian yang juga dimiliki oleh sang mentor. Nah, hingga disini Anda mungkin bertanya bagaimana mendapatkan mentor yang tepat tersebut? Sebenarnya, mencari mentor bisa dimana saja asal kita mau, kita bisa mengajak seseorang yang kita mau belajar darinya dengan mengajak makan bersama, bertemu, berdiskusi, atau bisa juga mentor kita adalah buku, cd audio, dll yang kita bisa pelajari pola pemikirannya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hingga disini, perlu saya tegaskan bahwa sebagai seorang pemimpin, kita tidak ingin berakhir hanya sebagai seorang yang dimentor saja. Tujuan akhir kita tentunya adalah menjadi mentor itu sendiri! Terlebih lagi di Indonesia yang saat ini sedang mengalami krisis. Indonesia, negara kita ini memerlukan begitu banyak mentor yang akan membantu mengembangkan banyak orang untuk menjadi orang yang maksimal dalam hidupnya, sehingga ujung – ujungnya situasi dan kondisi negara ini bisa menjadi baik.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya sendiri secara pribadi, menemukan minimal ada 2 hal yang perlu dilakukan untuk menjadikan kita sebagai seorang mentor yang sejati.&lt;/p&gt; &lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Pertama, seorang mentor sejati haruslah mampu mengenali apa yang menjadi potensi dari orang yang dimentor.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ada sebuah pepatah yang mengatakan "&lt;i&gt;Mentor: someone who can make your hindsight become your foresight&lt;/i&gt;". Ya, untuk menjadi seorang mentor yang sejati tentunya kita harus dapat mengenali apa yang menjadi kelebihan serta potensi tersembunyi (&lt;i&gt;hindsight&lt;/i&gt;) seseorang, hingga akhirnya bisa menjadi potensi yang sebetulnya bisa dikembangkan (&lt;i&gt;foresight&lt;/i&gt;).&lt;/p&gt;  &lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Kedua, mengembangkan serta memaksimalkan potensi orang yang kita mentor.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hal yang kedua, tentunya setelah sebagai mentor, kita juga harus bergerak kepada proses membantu orang yang kita mentor mencapai kemaksimalan dalam potensinya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;h2&gt;4 Tahapan Kemajuan Mentoring&lt;/h2&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekarang bagaimanakah tahapan – tahapan untuk mengembangkan orang yang kita mentor? Ada tahapan yang lebih spesifik yang tentunya dapat Anda temukan saat mengikuti workshop "Coaching &amp;amp; Counselling Excellency" yang akan diadakan di akhir bulan ini. Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan ada 4 tahapan proses untuk membantu seseorang menjadi maksimal dalam potensinya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Tahap pertama – I Do You Watch.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahap pertama ini saya sebut sebagai tahap belajar, dimana orang yang kita mentor kita libatkan untuk banyak melakukan observasi terhadap apa yang kita kerjakan. Mereka diminta belajar memahami pola – pola yang kita lakukan, sehingga di dalam dirinya akan muncul inspirasi untuk dapat melakukan hal – hal yang sama bahkan lebih baik. Disini seorang mentor harus dapat menjadi model, sehinggi orang yang dimentor dapat memodel prinsip – prinsip yang bekerja, yang akhirnya akan membantunya mencapai kemaksimalan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Tahap kedua – I Do You Help.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah tahap pertama, maka proses selanjutnya adalah dengan mulai melibatkan orang yang kita mentor untuk mulai membantu hal – hal yang sedang kita lakukan atau kerjakan. Dalam proses ini, tentunya orang yang kita mentor akan lebih memahami proses yang sedang kita lakukan karena mulai untuk dilibatkan dalam proses yang sedang dilakukan oleh sang mentor.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Tahap ketiga – You Do I Help.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah mencapai tahap kedua, maka pergerakan selanjutnya adalah di tahap yang ketiga. Dimana orang yang kita mentor harus sudah berani untuk take action melakukan apa yang saat ini sedang kita kerjakan. Disini sebagai seorang mentor, tugas kita adalah menjadi supervisor yang mamberikan saran, masukan (&lt;i&gt;feedback&lt;/i&gt;) untuk pengembangan lebih jauh menuju potensi maksimalnya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;h3&gt;Tahap terakhir – You Do I Watch.&lt;/h3&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di tahap terakhir inilah kita sebagai seorang mentor benar – benar melepaskan orang yang kita mentor untuk bergerak sendiri. Sampai di posisi ini, tugas seorang mentor dalam mensupervisor tidaklah sebanyak tahap – tahap awal. Biasanya orang yang dimentor yang sudah dalam tahap ini, jika mengalami kesulitan atau kendala, maka secara otomatis akan datang dan menghampiri kita sebagai mentor untuk mendapatkan masukan atau feedback.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika sudah sampai tahap ini, maka proses menjadi seorang mentor yang sejati sudah berjalan setengah jalan. Lho koq baru setengah? Iya, mengutip kata – kata dari pakar leadership dunia, John Maxwell yang mengatakan bahwa seorang pemimpin yang berhasil adalah pemimpin yang dapat menghasilkan pemimpin yang menciptakan pemimpin selanjutnya. Begitu pula sebagai seorang mentor yang berhasil adalah saat orang yang kita mentor berhasil menjadi mentor bagi orang lain yang akhirnya merupakan mentor juga. Jadi marilah menjadi mentor yang sejati bagi kemajuan bangsa kita tercinta ini!&lt;/p&gt;  &lt;blockquote&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Artikel ini telah dipublikasikan dalam &lt;b&gt;Media Bisnis Indonesia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kolom &lt;b&gt;Motivasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hari &lt;b&gt;Jumat&lt;/b&gt; tanggal &lt;b&gt;6 Maret 2009&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-16444449673930298?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/16444449673930298/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/kunci-sukses-dimulai-dengan-inisiatif.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/16444449673930298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/16444449673930298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/kunci-sukses-dimulai-dengan-inisiatif.html' title='Kunci Sukses Dimulai dengan INISIATIF'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-650732529946515614</id><published>2009-03-09T07:40:00.000-07:00</published><updated>2009-04-03T22:03:04.902-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Development Tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Emosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelajaran Hidup'/><title type='text'>Jean Dominique Bauby</title><content type='html'>&lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Diambil dari: Anonim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah membayangkan, bagaimana seseorang  menulis buku, bukan&lt;br /&gt;dengan Tangan atau anggota tubuh lainnya, tetapi dengan  kedipan&lt;br /&gt;kelopak mata kirinya ? Jika Anda mengatakan itu hal yang  mustahil&lt;br /&gt;untuk dilakukan, tentu saja Anda belum mengenal orang yang  bernama&lt;br /&gt;Jean-Dominique Bauby. Dia pemimpin redaksi majalah Elle,  majalah&lt;br /&gt;kebanggaan Prancis yang digandrungi wanita seluruh  dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa mengagumkan tekad dan semangat hidup maupun&lt;br /&gt;kemauannya  untuk tetap menulis dan membagikan kisah hidupnya yang&lt;br /&gt;begitu luar biasa. Ia  meninggal tiga hari setelah bukunya&lt;br /&gt;diterbitkan. Setelah tahu apa yang  dialami si Jean dalam menempuh&lt;br /&gt;hidup ini, pasti Anda akan berpikir, "Berapa  pun problem dan stres&lt;br /&gt;dan beban hidup kita semua, hampir tidak ada artinya  dibandingkan&lt;br /&gt;dengan si Jean !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1995, ia terkena stroke yang  menyebabkan seluruh&lt;br /&gt;tubuhnya lumpuh. Ia mengalami apa yang disebut Locked-In  Syndrome,&lt;br /&gt;kelumpuhan total yang disebutnya "Seperti pikiran di dalam  botol".&lt;br /&gt;Memang ia masih dapat berpikir jernih tetapi sama sekali tidak  bisa&lt;br /&gt;berbicara maupun bergerak. Satu-satunya otot yang masih  dapat&lt;br /&gt;diperintahnya adalah kelopak mata kirinya. Jadi&lt;br /&gt;Itulah cara dia  berkomunikasi dengan para perawat, dokter rumah&lt;br /&gt;sakit, keluarga dan  temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini cara Jean menulis buku. Mereka (keluarga,  perawat,&lt;br /&gt;teman-temannya) menunjukkan huruf demi huruf dan si Jean  akan&lt;br /&gt;berkedip apabila huruf yang ditunjukkan adalah yang&lt;br /&gt;dipilihnya.  "Bukan main," kata Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, itu juga reaksi semua yang membaca kisahnya.  Buat kita,&lt;br /&gt;kegiatan Menulis mungkin sepele dan menjadi hal yang biasa.  Namun,&lt;br /&gt;kalau kita disuruh "menulis" dengan cara si Jean, barang kali  kita&lt;br /&gt;harus menangis dulu berhari-hari dan bukan buku yang jadi,  tapi&lt;br /&gt;mungkin meminta ampun untuk tidak disuruh melakukan apa  yang&lt;br /&gt;dilakukan Jean dalam pembuatan bukunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1996 ia meninggal  dalam usia 45 tahun setelah&lt;br /&gt;menyelesaikan Memoarnya yang ditulisnya secara  sangat istimewa.&lt;br /&gt;Judulnya, "Le Scaphandre et le Papillon" (The Bubble and  the&lt;br /&gt;Butterfly).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jean adalah contoh orang yang tidak menyerah pada  nasib yang&lt;br /&gt;digariskan untuknya. Dia tetap hidup dalam kelumpuhan dan  tetap&lt;br /&gt;berpikir jernih untuk bisa menjadi seseorang yang berguna,  walaupun&lt;br /&gt;untuk menelan ludah pun dia tidak mampu, karena seluruh otot  dan&lt;br /&gt;saraf di tubuhnya lumpuh. Tetapi yang patut kita teladani  adalah&lt;br /&gt;bagaimana dia menyikapi situasi hidup yang dialaminya dengan  baik&lt;br /&gt;dan tetap menjadi seorang manusia. Bahkan bersedia berperan  langsung&lt;br /&gt;dalam film yang mengisahkan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jean, tetap hidup dengan  bahagia dan optimistis, dengan&lt;br /&gt;kondisinya yang seperti sosok mayat bernapas.  Sedangkan kita yang&lt;br /&gt;hidup tanpa punya problem seberat Jean, sering menjadi  manusia yang&lt;br /&gt;selalu mengeluh..! Coba ingat-ingat apa yang kita lakukan.  Ketika&lt;br /&gt;mendapat cuaca hujan, biasanya menggerutu. Sebaliknya,  mendapat&lt;br /&gt;cuaca panas juga menggerutu. Punya anak banyak mengeluh,  tidak&lt;br /&gt;punya anak juga mengeluh. Carl Jung, pernah menulis&lt;br /&gt;demikian:  "Bagian yang paling menakutkan dan sekaligus menyulitkan&lt;br /&gt;Adalah menerima diri  sendiri secara utuh, dan hal yang paling sulit&lt;br /&gt;dibuka adalah pikiran yang  tertutup !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, betapapun kacaunya keadaan kita saat ini, bagi  yang&lt;br /&gt;sedang stres berat, yang sedang berkelahi baik dengan diri  sendiri&lt;br /&gt;maupun melawan orang lain, atau anggota keluarga yang sedang  tidak&lt;br /&gt;bahagia karena kebutuhan hidupnya tidak terpenuhi, yang  baru&lt;br /&gt;mendapat musibah kecelakaan atau bencana, bagi yang sedang  di-PHK,&lt;br /&gt;ingatlah kita masih bisa menelan ludah, masih bisa makan  dan&lt;br /&gt;menggerakkan anggota tubuh lainnya. Maka bersyukurlah,  dan&lt;br /&gt;berbahagialah...! Jangan menjadi pengeluh, penggerutu, penuntut&lt;br /&gt;abadi,  tapi bijaksanalah untuk bisa selalu think and thank&lt;br /&gt;(berpikir, kemudian  berterima kasih / bersyukur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci kebahagiaan adalah bersyukur !  Mensyukuri apa yang&lt;br /&gt;kita dapat itu penting, termasuk sebuah nyawa agar kita  bisa hidup&lt;br /&gt;di alam ini. Dan kebahagiaan bisa dibuat, dengan tidak  meminta&lt;br /&gt;(menuntut) apapun pada orang lain, tetapi memberikan apa yang  bisa&lt;br /&gt;diberikan kepada orang lain agar mereka bahagia. Jadilah  seseorang&lt;br /&gt;yang merasa ada gunanya untuk kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Anda  bisa mendengarkan intuisi sendiri sehingga bertindak sesuai nurani dan  menghasilkan apa yang Anda inginkan dalam hidup. Hadapi hidup dengan tabah  karena orang-orang beruntung bukan tidak pernah gagal. Bukan tidak pernah  ditolak, juga bukan tidak pernah kecewa. Justru banyak orang yang sukses itu  sebetulnya orang yang telah banyak mengalami kegagalan. Berpikirlah positif,  Anda akan menjadi orang yang beruntung. Tetapi, untuk mendapatkan keberuntungan  diperlukan usaha. Dan mulailah sekarang juga untuk berusaha. &lt;a href="http://www.asiabersama.com/?id=tanto"&gt;Sukses untuk anda  &lt;/a&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam SUKSES SELALU dan TETAP SEMANGAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Posted  By Tristanto Wahono to &lt;a href="http://wahanasukses.blogspot.com/2007/06/jean-dominique-bauby.html"&gt;WahanaSukses  - Create your own destiny &lt;/a&gt;at 6/22/2007 03:53:00 PM &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-650732529946515614?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/650732529946515614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/jean-dominique-bauby.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/650732529946515614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/650732529946515614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/jean-dominique-bauby.html' title='Jean Dominique Bauby'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-7812127997929233925</id><published>2009-03-07T20:30:00.001-08:00</published><updated>2009-03-09T06:12:43.546-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Emosi'/><title type='text'>Dare Dreamer atau Daydreamer?</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dimuat di Bisnis Indonesia 6 Februari 2009&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;"&lt;em&gt;Happy are those who dream dreams and are  ready to pay the price to make them come true&lt;/em&gt;." – Leon Joseph Cardinal  Suenens&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Baru-baru ini, saya menyaksikan tayangan biografi  Presiden Amerika Serikat yang baru terpilih, Barack Hussein Obama. Menilik  perjalanan hidupnya, sangat sulit terbayangkan bagaimana anak yang ditinggal  oleh ayah kandungnya sejak kecil dan sempat berpindah tempat tinggal, termasuk  pernah tinggal di Indonesia ini, akhirnya menjadi orang nomer satu di negara  adidaya Amerika. &lt;span id="more-300"&gt;&lt;/span&gt;Dengan darah campuran antara ibu kulit  putih dan ayah keturunan Afrika, membuatnya sempat mengalami kebingungan  identitas. Bahkan, di usia awalnya, Obama sempat berkenalan dengan narkoba.  Namun,segalanya mulai berubah tatkala ia diterima di Harvard Law School dan  mulai melihat titik terang dalam hidupnya.  Mulailah Obama berani bermimpi,  setahap demi setahap. Mulai dari masuk ke Kongres, menjadi Senator hingga  menjadi Presiden. Sebuah perjalanan yang hanya bisa dilewati dengan berpegang  teguh pada mimpinya. Pada diri Barack Obama-lah, kita melihat bagaimana pidato  Martin Luther King yang terkenal, "I have a Dream", betul-betul terwujud!&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Daring Dream atau Daydream?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sudah begitu banyak buku, seminar, artikel yang  mengajarkan kepada kita soal pentingnya menetapkan sebuah impian. Tetapi  pertanyaannya yang terpenting sekarang: apakah yang kita miliki hanya sekedar  mimpi saja (daydream) atau itu merupakan mimpi berani yang harus dicapai (daring  dream)?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam pembelajaran selama hidup ini, dari buku –  buku yang saya baca, seminar yang penah saya ikuti, termasuk belajar dari kisah  hidup Barack Obama, saya mendefinisikan ada 5 perbedaan kualitas antara yang  berani bermimpi (daring dream) dengan sekedar bermimpi (daydream).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Pertama, orang yang berani bermimpi  menggantungkan kepada disiplin diri untuk meraihnya, sedangkan seorang pemimpi  menggantungkan kepada keberuntungan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Seorang yang berani bermimpi,  umumnya punya  disiplin yang kuat untuk merealisasikan mimpinya. Ambil contoh Barrack  Obama,  tatkala kalah dari Bobby Rush dalam pemilihan partai Demokrat untuk  U.S. House of Representative di tahun 2000, ia tidak menyerah dan masih setia  mewujudkan mimpi-mimpinya.  Dan dengan kepala tegak dan penuh disiplin,  Barrack Obama tetap melanjutkan perjuangan prinsip-prinsipnya. Itulah salah satu  disiplin mewujudkan mimpi yang ditunjukkan Barack Obama. Dalam hal ini, benarlah  apa yang dikatakan motivator dunia, Jim Rohn bahwa, "Discipline is the bridge  between goals and accomplishment." Jelas, hanya kedisiplinanlah yang menjadi  kunci atau jembatan untuk merealisasikan setiap mimpi kita.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kedua, pribadi yang berani bermimpi tetap  terfokus pada proses pencapaian, sedangkan pemimpi selalu terfokus kepada tujuan  akhir saja, serta enggan melewati prosesnya.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lihatlah Barrack Obama. Ia memulai proses menjadi  kandidat Presiden dengan tertatih-tatih, satu demi satu persaingan yang berat  harus dihadapinya. Termasuk persaingan yang luar biasa adalah justru tatkala ia  harus berhadapan dengan Hillary Clinton, istri mantan Presiden Bill Clinton yang  sudah begitu dikenal. Jutaan pasang mata bisa melihat bagaimana proses  perdebatan yang sengit terjadi diantara mereka, dan Obama menjadi Presiden  bukannya dengan jalan yang mulus. Tetapi itulah proses perjuangan yang  ditunjukkan seorang Barrack Obama.  Berbicara tentang hal ini, Greg  Anderson, seorang penulis dari Amerika dan pendiri American Wellness Project  pernah berujar, "&lt;em&gt;Focus on the journey, not the destination. Joy is found not  in finishing an activity but in doing it.&lt;/em&gt;" Sungguh tepat! Karena itu, kita  pun perlu berfokus pada proses pencapaian setiap visi, impian dan cita – cita  kita, sesulit apapun! Dan mulai menikmati proses dalam pencapaiannya. Herannya,  tatkala kita betul-betul menikmatinya, suatu ketika kita akan merasa bahwa,  tanpa disadari ternyata kita sudah bisa meraih apa yang kita angan-angankan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Ketiga, seorang yang berani bermimpi  mencari alasan untuk bertindak, sedangkan seorang pemimpi mencari alasan untuk  mengeluh.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Seorang yang benar – benar berani bermimpi,  memfokuskan diri kepada tindakan – tindakan yang makin mengarahkan kepada  mimpinya. Sebagai seorang yang pernah berkerjasama dan menggunakan metode  'agitasi emosi'-nya Paul Allinski, Barrack Obama banyak meletakkan dirinya pada  situasi dimana ia betul-betul 'marah' pada kondisinya sekarang untuk memaksanya  mengambil tindakan. Itulah yang diajarkan oleh Obama. Tatkala kita tidak puas  dengan kondisi sekarang dan mengharapkan yang lebih baik, janganlah mengeluh  tetapi berbuatlah sesuatu yang mampu mewujudkan kondisi yang lebih baik. Fokus  Obama hanya satu, yaitu bertindak untuk mencapai apa yang menjadi impiannya.  Bagaimana dengan Anda? Lebih banyak berkeluh kesah atau bertindak?&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Keempat, seorang yang berani bermimpi  selalu mengambil inisiatif, sedangkan orang yang hanya bermimpi selalu  menunggu.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Seorang pemimpi punya kecenderungan menunggu.  Entah menunggu waktu baik, hari baik, kesempatan lebih baik, peluang lebih baik,  rekan yang baik, tempat yang baik, dan hal baik lainnya yang selalu menjadi  pre-kondisi untuk mewujudkan impiannya. Hal ini kontradiktif sekali dengan orang  yang benar – benar berani bermimpi. Dalam kondisi maupun situasi apapun, orang  ini selalu mengambil inisiatif. Apa yang belum ada, maka dia akan berusaha keras  untuk mencari atau bahkan menciptakannya. Perhatikan Barack Obama, kelahiran  tahun 1961, yang tidak menunggu lantaran usianya yang relatif muda sebagai  politisi. Bandingkan dengan Obama yang tidak menunggu kesempatan datang, namun  selalu mengejar bahkan menciptakan peluang. Termasuk saat Obama berusaha  bergabung dengan Sidley and Austin law firms dimana ia bertemu dengan istrinya,  Michelle pertama kali, sekaligus kesempatannya untuk bertemu dengan para top  leader.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Akhirnya, Kelima, seorang yang berani  bermimpi selalu menganggap bahwa dirinyalah yang bertanggung jawab terhadap apa  yang terjadi, sedangkan seorang pemimpi menganggap bahwa yang terjadi adalah  tanggung jawab orang lain.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kualitas terakhir inilah yang menjadi penentu  antara seorang yang sekedar pemimpi dengan yang berani bermimpi. Mereka yang  berani bermimpi, punya respon yang benar atas apapun yang terjadi. Di saat  terjadi kesalahan maupun kekeliruan, diri mereka tidak mencari 'kambing hitam'  untuk dipersalahkan, tetapi selalu belajar dari pengalaman itu.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mulai saat ini, marilah menjadikan diri kita  sebagai DARE DREAMER bukan hanya seorang daydreamer! Ngomong-ngomong, tahukah  Anda buku pertama yang ditulis Barrack Obama yang sebagian besar diselesaikan di  Bali, berhubungan juga dengan mimpi yakni, "DREAMS from My Father"! Barrack  Obama adalah dare dreamer sejati! &lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.anthonydiomartin.com/2009/02/06/belajar-dari-barack-obama/comment-page-1/#comment-24"&gt;http://www.anthonydiomartin.com/2009/02/06/belajar-dari-barack-obama/comment-page-1/#comment-24&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-7812127997929233925?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/7812127997929233925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/dare-dreamer-atau-daydreamer.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7812127997929233925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7812127997929233925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/dare-dreamer-atau-daydreamer.html' title='Dare Dreamer atau Daydreamer?'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-8663654461426904802</id><published>2009-03-05T00:23:00.001-08:00</published><updated>2009-03-09T06:14:48.605-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Emosi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Waktu'/><title type='text'>A R T I   B E S A R   C A T A T A N</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: tahoma,new york,times,serif; font-size: 10pt;"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;        Sisihkan waktu untuk merencanakan pekerjaan dan kehidupan&lt;br /&gt;Anda setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan. Periksa kembali&lt;br /&gt;apakah tak ada yang terlupa.. Perencanaan kecil semacam ini akan&lt;br /&gt;mencegah munculnya persoalan dalam perjalanan pekerjaan Anda. Dengan&lt;br /&gt;bertindak demikian maka kehidupan Anda pun akan berjalan dengan mulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Seringkali kita merasakan tidak punya waktu untuk&lt;br /&gt;merencanakan pekerjaan dan hidup kita, karena sudah sangat sibuk&lt;br /&gt;untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul. Akan tetapi kita&lt;br /&gt;tidak sadar bahwa, sering kali, persoalan-persoalan tersebut justru&lt;br /&gt;muncul karena tidak adanya perencanaan yang tajam. Memang, tidak&lt;br /&gt;semua persoalan bisa  diselesaikan di depan. Atau semuanya bisa&lt;br /&gt;dicegah, setajam dan selama apapun perencanaan dan persiapan&lt;br /&gt;dilakukan. Akan tetapi banyak sekali yang dapat dihemat dengan&lt;br /&gt;melakukan perencanaan dan persiapan yang matang: hemat waktu, uang,&lt;br /&gt;energi. Perencanaan juga dapat mencegah kita untuk melakukan&lt;br /&gt;pekerjaan-pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempertajam perencanaan, biasakan Anda melakukan hal-hal di&lt;br /&gt;bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Rencanakan setiap langkah kegiatan atau prosedur baru, cari&lt;br /&gt;titik-titik yang bisa menjadi hambatan dalam setiap tahap, dan&lt;br /&gt;perkirakan cara terbaik untuk mencegah atau mengatasinya&lt;br /&gt;Pastikan bahwa penugasan-penugasan benar-benar dipahami oleh staf dan&lt;br /&gt;kelompok di lingkungan tanggung jawab Anda&lt;br /&gt;Perhatikan tahap awal pelaksanaan setiap pekerjaan, karena biasanya&lt;br /&gt;pada tahap ini persoalan mulai muncul&lt;br /&gt;Catatlah setiap malam, apa-apa saja  kekurangan dalam  pelaksanaan&lt;br /&gt;pekerjaan  hari ini, dan rencanakan apa-apa saja yang akan anda&lt;br /&gt;lakukan esok hari, agar pelaksanaan pekerjaan akan lebih baik dari&lt;br /&gt;hari ini dan seterusnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Mencatat adalah kegiatan yang sering kita abaikan. Padahal,&lt;br /&gt;mencatat itu adalah bagian penting untuk menghemat memori ingatan&lt;br /&gt;kita. Seringkali kita lupa apa yang kita ingat kemarin hanya karena&lt;br /&gt;tidak dicatat, dan baru teringat keesokan harinya atau bahkan&lt;br /&gt;seminggu kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, rencanakan dengan matang, dan jangan lupa mencatat !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : ESENSI KEPEMIMPINAN : MEWUJUDKAN VISI MENJADI AKSI" karangan&lt;br /&gt;Erry Riyana Hardjapamekas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiriman dari&lt;br /&gt;Debby Susanti&lt;br /&gt;Surabaya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;      &lt;hr size="1"&gt; &lt;a href="http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/invite/"&gt; Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-8663654461426904802?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/8663654461426904802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/r-t-i-b-e-s-r-c-t-t-n.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8663654461426904802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/8663654461426904802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/r-t-i-b-e-s-r-c-t-t-n.html' title='A R T I   B E S A R   C A T A T A N'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-5472507892696580258</id><published>2009-03-01T07:32:00.001-08:00</published><updated>2009-03-09T06:16:37.275-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Sukses'/><title type='text'>Rantai Gajah</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:navy;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:navy;"   &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';font-size:100%;"  lang="FI" &gt;Kita  semua pastilah tahu gajah liar. Tapi tahukah kita bahwa dalam kondisi liar ia  mampu berjalan lebih dari 40 km per hari? Ia juga mampu mencari makan dalam  jumlah yang berlimpah. Memiliki kekuatan merobohkan pohon, merusak satu kampung  dan memiliki kekuatan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tahu bagaimana cara menjinakkan gajah  liar itu? Pertama, tembak gajah itu dengan obat bius. Kedua, ikat gajah itu  dengan rantai dan ikatkan di pohon yang besar. Setelah siuman gajah akan lari,  tapi karena kakinya diikat dengan rantai, gajah itu pasti akan terjatuh. Setelah  terjatuh dia bangun lagi, lari... dan jatuh lagi. Begitu terus berulang-ulang.  Setelah gajah lelah datanglah pawang gajah memberinya makan. Ketika gajah  memiliki tenaga baru, dia berusaha lari lagi... dan terjatuh lagi. Lalu datang  pawang lagi, memberi makan. Kejadian seperti itu terus berulang sampai kira-kira  selama 2 pekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pekan ketiga sang pawang akan mengganti rantai yang  mengikat kaki gajah dengan tali plastik. Akankah si gajah mencoba berotak lagi?  Ternyata t&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:personname&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="FI"&gt;ida&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:personname&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="FI"&gt;k.  Mengapa? Dia takut terjatuh lagi. Dia sudah punya pengalaman berkali-kali di dua  pekan sebelumnya; kalau dia berlari pasti terjatuh. Dari sini kita bisa  menyimpulkan bahwa kemampuan gajah berkurang dan dibatasi dengan pikirannya  sendiri. Bahkan sampai mati nanti, kehidupan gajah dibatasi dengan pikirannya  sendiri. Bila sudah begini, dia t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:personname&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="FI"&gt;ida&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:personname&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="FI"&gt;k  mau lagi berjalan lebih dari 40 km. Dia t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:personname&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="FI"&gt;ida&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:personname&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="FI"&gt;k  mau lagi mencari makanan sendiri, "Toh nanti ada yang mengantar makanan," pikir  si gajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya di dalam diri manusia pun banyak "rantai gajah".  "Tak mungkin saya berhasil, saya kan bukan sarjana"; Nggak mungkin saya sukses,  bapak dan kakek buyut saya kan miskin, garis keturunan saya adalah garis kere.";  Nggak mungkin saya berwirausaha, darah saya kan jawa, cocoknya pegawai  negeri."&lt;br /&gt;Ungkapan-ungkapan diri seperti itulah yang saya katakan sebagai  "rantai gajah" dalam diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rantai gajah" juga bisa mewujud untuk  membatasi pikiran ketika mendapati kondisi tubuh yang kurang sempurna, tingkat  pendidikan rendah, kemiskinan, usia dan lain sebagainya. Ini tentu akan  menghambat prestasi dan kemampuan kita yang sesungguhnya. Kemampuan optimal kita  pun tak pernah tercermin dalam aktivitas sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita ingin  memunculkan potensi diri kita yang sesungguhnya, kita harus "take action" untuk  membuang "rantai gajah" dalam pikiran kita. Lihatlah Ucok Baba, aktor bertubuh  mungil, atau Tukul Arwana yang sosoknya oleh dirinya sendiri diakui sebagai  sosok wong ndeso, mampu menjadi presenter di televisi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Comic Sans MS';color:navy;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="PT-BR"&gt;Anda  tentu juga mengenal Helen Keler. Ia buta, tuli dan "gagu", tapi dia mampu lulus  dari Harvard University. Kita juga pasti kenal Hee Ah Lee, seorang yang harnya  memilki 4 jari; 2 di kanan, 2 di kiri, namun ia menjadi pianis hebat dunia dan  sudah menggelar konser di berbagai negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan juga tak boleh  menjadi "rantai gajah". Bill Gates t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:personname&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="PT-BR"&gt;ida&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:personname&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="PT-BR"&gt;k  menyelesaikan pendidikan sarjananya, namun mampu menjadi "raja" komputer dan  orang terkaya di dunia saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:personname&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="PT-BR"&gt;Kemis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:personname&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="PT-BR"&gt;kinan  pun tak boleh menjadi "rantai gajah". Mantan Meneg BUMN, Sugiharto pernah  menjadi seorang pengasong, tukang parkir, dan kuli pelabuhan.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:personname&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="PT-BR"&gt;Kemis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:personname&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:#00407f;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 64, 127);font-family:'Comic Sans MS';"  lang="PT-BR"&gt;kinan  juga melilit masa lalu kehidupan Sylvester Stallone, yang kini menjadi bintang  Hollywood papan atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari segera buang "rantai gajah" yang masih  melekat dalam pikiran kita agar kita mampu menembus berbagai keterbatasan. &lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;font-size:100%;color:navy;"&gt;&lt;span style=";font-family:'Comic Sans MS';color:navy;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;color:red;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;color:red;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS;color:red;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:'Comic Sans MS';color:red;"   lang="PT-BR"&gt;Dikutip  dari buku "Menyemai Impian Meraih Sukses Mulia", Jamil Azzaini.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:'Comic Sans MS';font-size:12;color:red;"   lang="PT-BR" &gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;color:#000000;"&gt;----- Original Message ----- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div style="background: rgb(228, 228, 228) none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;From: &lt;/span&gt;&lt;a title="iyin.alumi@suzuki.co.id" href="mailto:iyin.alumi@suzuki.co.id"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Iyin Nuklatul  Alumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;To: &lt;/span&gt;&lt;a title="admin@wahanaroyalti.com" href="mailto:admin@wahanaroyalti.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;admin@wahanaroyalti.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="andika.b@gmail.com" href="mailto:andika.b@gmail.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Andika Dewantoro&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="kokodcs@yahoo.com" href="mailto:kokodcs@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Andri Handoko&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="awanaweng@yahoo.co.id" href="mailto:awanaweng@yahoo.co.id"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Aweng&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="bobby_hero77@yahoo.com" href="mailto:bobby_hero77@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;bobby herwibowo&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="derry_wanta@yahoo.com" href="mailto:derry_wanta@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;derry_wanta@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="yunita@ccp-associates.com" href="mailto:yunita@ccp-associates.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;diah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="vtree_mq@yahoo.com" href="mailto:vtree_mq@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;dian utami&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="Fahrul@ptmsa.co.id" href="mailto:Fahrul@ptmsa.co.id"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Fahrul&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="ikhsan.ramadhan@medikaplaza.com" href="mailto:ikhsan.ramadhan@medikaplaza.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;ikhsan.ramadhan@medikaplaza.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ;  &lt;/span&gt;&lt;a title="indah.kusuma@id.dbsvickers.com" href="mailto:indah.kusuma@id.dbsvickers.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Indah  Kusuma&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="jamil_azzaini@yahoo.com" href="mailto:jamil_azzaini@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;jamil azzaini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="Ketty_Kadarwati@dai.com" href="mailto:Ketty_Kadarwati@dai.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Ketty_Kadarwati@dai.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ;  &lt;/span&gt;&lt;a title="ajat.sudrajat@kitafinance.com" href="mailto:ajat.sudrajat@kitafinance.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Kita  Finance&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="wawandcs@yahoo.co.id" href="mailto:wawandcs@yahoo.co.id"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Wawandcs&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="mpaisol@lt-indonesia.com" href="mailto:mpaisol@lt-indonesia.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Muhamad Paisol&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="marketing@ske.co.id" href="mailto:marketing@ske.co.id"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Neng Ros&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="juf_di@yahoo.co.id" href="mailto:juf_di@yahoo.co.id"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Pendi &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;a title="sigit@apexindo.com" href="mailto:sigit@apexindo.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Sigit Kurniawan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="otpirus@yahoo.com" href="mailto:otpirus@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Suripto&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="dedesyahid@yahoo.com" href="mailto:dedesyahid@yahoo.com"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;syarif hidayat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt; ; &lt;/span&gt;&lt;a title="tri.tjahyadi@danamon.co.id" href="mailto:tri.tjahyadi@danamon.co.id"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;tri.tjahyadi@danamon.co.id&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Sent: Wednesday, September 17, 2008 8:15  AM&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:78%;"&gt;Subject: Rantai  Gajah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:navy;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;color:navy;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:navy;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-5472507892696580258?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/5472507892696580258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/rantai-gajah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5472507892696580258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5472507892696580258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/rantai-gajah.html' title='Rantai Gajah'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-4427605151948197884</id><published>2009-03-01T07:19:00.001-08:00</published><updated>2009-03-09T06:26:13.949-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelajaran Hidup'/><title type='text'>DOSA YG LEBIH HEBAT DARI DOSA BERZINA</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada suatu senja yang  lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung.&lt;br /&gt;Pakaiannya  yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang  mencekam.&lt;br /&gt;Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh  wajahnya.&lt;br /&gt;Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya.&lt;br /&gt;Kulit yang  bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat  menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak  hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman  rumah Nabi &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; a.s.&lt;br /&gt;Diketuknya pintu pelan-pelan sambil  mengucapkan salam.&lt;br /&gt;Maka terdengarlah ucapan dari dalam  "Silakan masuk".&lt;br /&gt;Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil  kepalanya terus merunduk.&lt;br /&gt;Air matanya berderai tatkala ia berkata,  "Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya, Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni  dosa keji saya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;"Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi  &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; as terkejut.&lt;br /&gt;"Saya takut mengatakannya. " jawab wanita  cantik.&lt;br /&gt;"Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi  &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt;.&lt;br /&gt;Maka perempuan itupun terpatah bercerita,  "Saya......telah berzina."&lt;br /&gt;Kepala Nabi &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; terangkat,  hatinya tersentak.&lt;br /&gt;Perempuan itu meneruskan, "Dari perzinaan itu saya  pun......lantas&lt;br /&gt;hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya....... cekik  lehernya sampai...... tewas", ucap wanita itu seraya menagis  sejadi-jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia  menghardik," Perempuan bejad, enyah kamu dari sini!&lt;br /&gt;Agar siksa Allah  tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu.&lt;br /&gt;Pergi!"...teriak Nabi  &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; sambil memalingkan mata karena  jijik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Perempuan berewajah ayu dengan hati bagaikan kaca  membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut.&lt;br /&gt;Dia  terantuk-antuk ke luar dari dalam rumah Nabi &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt;.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ratap tangisnya amat memilukan. Ia tak tahu harus  kemana lagi hendak mengadu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Bahkan ia tak tahu mau di bawa kemana lagi  kaki-kakinya.&lt;br /&gt;Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula  manusia lain bakal menerimanya?&lt;br /&gt;Terbayang olehnya betapa besar  dosanya, betapa jahat perbuatannya.&lt;br /&gt;Ia tidak tahu bahwa  sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi  &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, "Mengapa engkau menolak seorang  wanita yang hendak bertobat dari dosanya?&lt;br /&gt;Tidakkah engkau tahu dosa yang  lebih besar daripadanya? "&lt;br /&gt;Nabi &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; terperanjat. "Dosa apakah  yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?"&lt;br /&gt;Maka  Nabi &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. &lt;/div&gt; &lt;div&gt;"Betulkah ada dosa yang lebih besar dari pada perempuan yang nista  itu?&lt;br /&gt;" &lt;st1&gt;&lt;st1&gt;Ada&lt;/st1&gt;&lt;/st1&gt; !"jawab Jibril dengan tegas. &lt;/div&gt; &lt;div&gt;"Dosa apakah itu?" tanya &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; kian penasaran.&lt;br /&gt;"Orang  yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal.&lt;br /&gt;Orang itu  dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Mendengar penjelasan ini Nabi &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; kemudian memanggil  wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya.&lt;br /&gt;Ia mengangkat tangan  dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan  tersebut.&lt;br /&gt;Nabi &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; menyadari, orang yang meninggalkan  sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti  berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas  dirinya.&lt;br /&gt;Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan,  bahkan seolah-olah mengangg ap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan  memerintah hamba-Nya.&lt;br /&gt;Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya  dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman didadanya dan yakin bahwa  Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya.&lt;br /&gt;Itulah sebabnya Tuhan  pasti mau menerima kedatangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari buku 30 kisah teladan - KH  Abdurrahman Arroisy &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Dalam hadist Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih  besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur'an, membunuh  70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadist yang  lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu,  kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub.  &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari,  sedangkan satu hari di akherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Demikianlah kisah Nabi &lt;st1&gt;Musa&lt;/st1&gt; dan wanita pezina dan dua hadist  Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk  melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Tolong sebarkan kepada saudara-saudara kita yang belum mengetahui. &lt;/div&gt; &lt;div&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:Tahoma;font-size:85%;"  &gt;From:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma;font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Tahoma;" &gt; &lt;st1&gt;Tarmedi,  Edi&lt;/st1&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sent:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Thursday,  September 18, 2008 2:11 PM&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;To:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  Acep; Agustina, Rosa; Andria, Nuzulia; Aprilina, Vivi; &lt;st1&gt;Hadiwijaya,  Mulya&lt;/st1&gt;; &lt;st1&gt;Hariwibowo, Wati&lt;/st1&gt;; Hesthy, Dwi; &lt;st1&gt;Kurniasih,  Yulianita&lt;/st1&gt;; &lt;st1&gt;Lestari, Eka&lt;/st1&gt;; &lt;st1&gt;Meylina, Rita&lt;/st1&gt;; Ningrum,  Ratika; Pulungan, Muhsin; &lt;st1&gt;Quintine, Marla&lt;/st1&gt;; Riyanto, Tetra;  &lt;st1&gt;Ruhiyat, Yayat&lt;/st1&gt;; &lt;st1&gt;Sudira, Boy&lt;/st1&gt;; Wahono, Tristanto; Widiyanto,  Harry; &lt;st1&gt;Widodo, Tini&lt;/st1&gt;; Yana, Achmad&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Subject:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; FW: DOSA YG LEBIH HEBAT DARI DOSA  BERZINA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="ygrp-mlmsg" style="width: 655px; position: relative;"&gt;&lt;!-- ygrp-msg --&gt;&lt;!-- Sponsor --&gt;&lt;!-- |**|begin egp html banner|**| --&gt;&lt;!-- |**|end egp html banner|**| --&gt; &lt;div style="clear: both; font-size: 1px; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-4427605151948197884?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/4427605151948197884/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/dosa-yg-lebih-hebat-dari-dosa-berzina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4427605151948197884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/4427605151948197884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/03/dosa-yg-lebih-hebat-dari-dosa-berzina.html' title='DOSA YG LEBIH HEBAT DARI DOSA BERZINA'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-3648159483996312732</id><published>2009-02-28T05:52:00.001-08:00</published><updated>2009-03-09T06:09:51.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Rakyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelajaran Hidup'/><title type='text'>Desa Yang Musnah di Daerah Dieng</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="Section1" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Oleh : Abu  Tilmidz&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt; &lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;Kisah ini sudah lama, tetapi banyak yang belum  mengetahuinya. Kisah ini hendaknya menjadi ibroh (Pelajaran), bahwa apabila  suatu daerah bermaksiat semua, bisa jadi Allah akan mengazabnya secara  langsung.&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1" dir="rtl" style="direction: rtl; unicode-bidi: embed; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt;أَأَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يَخْسِفَ بِكُمُ  الأرْضَ فَإِذَا هِيَتَمُورُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;"&lt;em&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Apakah kamu merasa  aman terhadap Allah yang dilangit bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama  kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/em&gt;" (QS Al  Mulk 67: 16).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span id="more-117"&gt;Dukuh Legetang adalah sebuah daerah di  lembah pegunungan Dieng, sekitar 2 km ke utara dari kompleks pariwisata Dieng  Kabupaten Banjarnegara. Dahulunya masyarakat dukuh Legetang adalah petani-petani  yang sukses sehingga kaya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:100%;"&gt;Berbagai  kesuksesan duniawi yang berhubungan dengan pertanian menghiasi dukuh Legetang.  Misalnya apabila di daerah lain tidak panen tetapi mereka panen berlimpah.  Kualitas buah/sayur yang dihasilkan juga lebih dari yang lain. Namun barangkali  ini merupakan "istidraj" (disesatkan Allah dengan cara diberi rizqi yang banyak  dan orang tersebut akhirnya makin tenggelam dalam  kesesatan).&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Masyarakat dukuh Legetang umumnya ahli maksiat dan bukan  ahli bersyukur. Perjudian disana merajalela, begitu pula minum-minuman keras  (yang sangat cocok untuk daerah dingin). Tiap malam mereka mengadakan pentas  Lengger (sebuah kesenian yang dibawakan oleh para penari perempuan, yang sering  berujung kepada perzinaan). Anak yang kawin sama ibunya dan beragam kemaksiatan  lain sudah sedemikian parah di dukuh  Legetang.&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pada suatu malam turun hujan yang lebat dan masyarakat  Legetang sedang tenggelam dalam kemaksiatan. Tengah malam hujan reda. Tiba-tiba  terdengar suara "buum", seperti suara benda yang teramat berat berjatuhan. Pagi  harinya masyarakat disekitar dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang  amat keras itu menyaksikan bahwa Gunung Pengamun-amun sudah terbelah (bahasa  jawanya: tompal), dan belahannya itu ditimbunkan ke dukuh  Legetang.&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah itu bukan  hanya rata dengan tanah, tetapi menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai  bukit. Seluruh penduduknya mati. Gegerlah kawasan dieng… Seandainya gunung  Pengamun-amun sekedar longsor, maka longsoran itu hanya akan menimpa dibawahnya.  Akan tetapi kejadian ini bukan longsornya gunung.&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Antara dukuh Legetang dan gunung Pengamun-amun terdapat  sungai dan jurang, yang sampai sekarang masih ada. Jadi kesimpulannya, potongan  gunung itu terangkat dan jatuh menimpa dukuh Legetang. Siapa yang mampu  mengangkat separo gunung itu kalau bukan Allah Tabaroka  wata'ala?&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kini diatas bukit bekas dukuh Legetang dibuat tugu  peringatan. Ditugu tersebut ditulis dengan plat  logam:&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"TUGU PERINGATAN ATAS TEWASNJA 332 ORANG PENDUDUK DUKUH  LEGETANG SERTA 19 ORANG TAMU DARI LAIN-LAIN DESA SEBAGAI AKIBAT LONGSORNJA  GUNUNG PENGAMUN-AMUN PADA TG.  16/17-4-1955″&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Allah Maha  Besar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;Jika Anda dari daerah Dieng menuju ke arah  (bekas) dukuh Legatang maka akan melewati sebuah desa bernama Pakisan. Sepanjang  jalan itu Anda mungkin akan heran melihat wanita-wanitanya banyak yang memakai  jilbab panjang dan atau cadar. Memang sejak dulu masyarakat Pakisan itu  masyarakat yang agamis, bertolak belakang dengan dukuh Legetang, tetangga  desanya yang penuh dengan kemaksiatan. Ketika kajian triwulan Forum Komunikasi  Ahlussunnah wal Jamaah Kabupaten Banjarnegara bertempat di Pakisan, maka  masyarakat Pakisan berduyun-duyun ke masjid untuk mendengarkan kajian dari  Ustadz Muhammad Umar As Sewed. Ya, hampir semua masyarakat Pakisan aktif  mengikuti kajian.&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="Section1"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Wallahu a'lam bish  shawab.&lt;u5:p&gt;&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;color:navy;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color:navy;"  lang="SV"&gt;&lt;u5:p&gt;Abu Mu'ad  al Temanggungi&lt;/u5:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-3648159483996312732?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/3648159483996312732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/desa-yang-musnah-di-daerah-dieng.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3648159483996312732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/3648159483996312732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/desa-yang-musnah-di-daerah-dieng.html' title='Desa Yang Musnah di Daerah Dieng'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-7724903962582665899</id><published>2009-02-27T19:43:00.001-08:00</published><updated>2009-02-28T02:32:01.466-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah sukses'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Emosi'/><title type='text'>GAGAL, Siapa Takut?</title><content type='html'>&lt;div   style=";font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. PERSONAL DEVELOPMENT TIPS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; G A G A L  ,   S I A P A   T A K U T   ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt; "Success is going from failure to failure, without lost of enthusiasm"&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 191);"&gt; Winston Churchill"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Ayo Iwan, bangkit lagi donk sayang ….." kata seorang ibu yang&lt;br /&gt; sedang mengajarkan berjalan kepada putranya yang berusia satu tahun.&lt;br /&gt; Anda pun, saya yakin pernah mengalami proses belajar berjalan&lt;br /&gt; tersebut, hingga hari ini anda bisa berjalan, berlari,&lt;br /&gt; melompat-lompat, dan aktivitas-aktivitas lainnya. Ingatlah kembali&lt;br /&gt; proses belajar berjalan tersebut, berapa kalikah anda terguling ?&lt;br /&gt; Pasti, puluhan, hingga ratusan kali mungkin. Anda pada waktu masih&lt;br /&gt; kecil, walau otak sadar anda belum bisa berpikir secara logis, tapi&lt;br /&gt; otak bawah sadar anda terus belajar dan belajar, bagaimanakah proses&lt;br /&gt; mulai dari merangkak, berdiri, berjalan langkah demi langkah dari satu&lt;br /&gt; tempat ke tempat lain. Setiap kali anda terguling, otak bawah sadar&lt;br /&gt; anda akan merekam, bahwa terguling itu adalah proses dari cara berdiri&lt;br /&gt; yang salah, sehingga tanpa sadar anda akan mencoba dengan cara yang&lt;br /&gt; lain. Dan, bantuan dari pihak ketiga seperti orang tua anda, akan&lt;br /&gt; semakin mempercepat proses belajar tersebut. Dari kepolosan kita&lt;br /&gt; sebagai seorang anak, dimana kita belum mengerti apa itu gagal dan&lt;br /&gt; sukses, setiap kegagalan akan dianggap sebagai suatu proses untuk&lt;br /&gt; belajar mencari mana yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat anda mulai beranjak dewasa, andapun sering mengalami&lt;br /&gt; proses belajar dari kegagalan dalam bentuk yang lain. Ingat pada waktu&lt;br /&gt; anda belajar berenang, atau belajar naik sepeda ? Jarang sekali orang&lt;br /&gt; yang saat belajar berenang tidak pernah kemasukan air di hidungnya,&lt;br /&gt; atau mungkin terjatuh pada waktu belajar naik sepeda pertama kali.&lt;br /&gt; Tapi karena tekad anda begitu besar, akhirnya melalui berbagai proses&lt;br /&gt; jatuh bangun dan sebagainya, anda bisa menjadi seorang yang cukup&lt;br /&gt; mahir berenang atau bersepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika melihat dari contoh-contoh yang mungkin pernah kita alami&lt;br /&gt; tadi, sebenarnya kita sudah pernah berkali-kali belajar dari kegagalan&lt;br /&gt; mulai dari kita kecil. Pertanyaannya adalah, bagaimana dengan hidup&lt;br /&gt; anda saat ini ? Apakah anda masih tetap mempertahankan prinsip belajar&lt;br /&gt; dari kegagalan tersebut dalam setiap bidang kehidupan, ataukah mungkin&lt;br /&gt; kini anda seringkali menyerah, dan anda akan mengeluarkan berbagai&lt;br /&gt; alasan untuk menunjukkan bagaimana hambatan yang ada menghimpit hidup&lt;br /&gt; anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; John Maxwell, salah seorang motivator dan filosofis terkenal&lt;br /&gt; dari Amerika, mengatakan dalam bukunya "FALLING FORWARD"  bahwa&lt;br /&gt; kegagalan yang terjadi dalam sisi apapun dalam kehidupan manusia,&lt;br /&gt; seringkali dilihat dari sisi yang salah. Padahal jika kita mencoba&lt;br /&gt; melihat dari sisi yang lain, kita bisa mendapatkan banyak manfaat yang&lt;br /&gt; luar biasa. Kesalahan-kesalahan tentang persepsi kegagalan itu menurut&lt;br /&gt; John Maxwell adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt;Orang menyangka kegagalan itu dapat dihindarkan, padahal tidak&lt;br /&gt; Jarang sekali ada orang yang bisa langsung sempurna melakukan sesuatu&lt;br /&gt; pada kesempatan pertama. Jika anda berharap bisa langsung sempurna&lt;br /&gt; dalam melakukan sesuatu tanpa kegagalan, mungkin anda justru tidak&lt;br /&gt; akan pernah melakukannya. Jadi hadapilah kegagalan itu, dan&lt;br /&gt; pelajarilah untuk lebih baik pada kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt;Orang menyangka kegagalan itu suatu peristiwa, padahal bukan&lt;br /&gt; Kegagalan bukan suatu peristiwa, tapi HASIL dari tindakan-tindakan&lt;br /&gt; yang sudah kita lakukan sebelumnya. Ambil sebuah contoh, anda&lt;br /&gt; melakukan suatu presentasi kepada klien, tapi ternyata presentasi anda&lt;br /&gt; ditolak. Bukan berarti anda gagal di presentasinya, tapi mungkin&lt;br /&gt; karena persiapan yang kurang lama, materi yang tidak lengkap, dan&lt;br /&gt; sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt;Orang menyangka kegagalan itu obyektif, padahal tidak&lt;br /&gt; Kegagalan itu sifatnya sangat subyektif, bukan obyektif. Bisa saja&lt;br /&gt; menurut anda gagal, tapi tidak menurut orang lain. Respons anda&lt;br /&gt; sendirilah yang bisa menentukan apakah suatu tindakan gagal atau berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.&lt;/span&gt;Orang menyangka kegagalan itu sebagai musuh, padahal bukan&lt;br /&gt; Jangan menghindari kegagalan, tapi belajarlah dari kegagalan itu untuk&lt;br /&gt; memperbaiki diri. Herbert V. Brocknow bahkan mengatakan bahwa "Orang&lt;br /&gt; yang tak pernah membuat kegagalan, akan diperintah oleh orang yang&lt;br /&gt; pernah membuat kegagalan".  Anda akan belajar lebih banyak dari yang&lt;br /&gt; pernah anda pelajari jika mau menganggap kegagalan sebagai `teman'&lt;br /&gt; untuk menjadi lebih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5.&lt;/span&gt;Orang menyangka kegagalan itu sifatnya final, padahal kegagalan&lt;br /&gt; hanyalah suatu proses menuju sukses&lt;br /&gt; Jika kita pada waktu sekolah tidak naik kelas …..kita merasa dunia&lt;br /&gt; seolah runtuh. Semua nampak kelam dimata kita. Tapi, apakah semuanya&lt;br /&gt; akan habis begitu saja ? Semua tentu tergantung persepsi kita saat&lt;br /&gt; memandangnya. Kita masih punya kesempatan untuk mengulang, untuk&lt;br /&gt; belajar lebih rajin dan tekun. Tidak naik kelas bukan final sifatnya,&lt;br /&gt; tapi suatu peringatan agar kita mau memperbaiki proses belajar kita lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Jadi, bagaimanakah anda sekarang mempersepsikan suatu kegagalan ?&lt;br /&gt; Beranikah anda kini mencoba untuk siap menerima suatu kegagalan, dan&lt;br /&gt; belajar daripadanya ? Selama kita masih terkungkung ketakutan akan&lt;br /&gt; kegagalan, kita akan terus berada dalam level yang sama. Tapi saat&lt;br /&gt; anda berani menerima kegagalan, memperbaiki diri dan berusaha terus,&lt;br /&gt; anda akan menciptakan pertumbuhan untuk meningkatkan level kehidupan&lt;br /&gt; anda.&lt;br /&gt; Sukses selalu !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; SONNY VINN&lt;br /&gt; Moderator milis The Acesia (www.the-acesia. tk ), Motivational Speaker&lt;br /&gt; Pengarang buku motivasi best seller "SLAM DUNK For SUCCESS"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 2. MOTIVATIONAL QUOTES&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Every man is an impossibility until he is born&lt;br /&gt;  - Ralph Waldo Emerson -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Nothing great will ever be achieved without great men, and men are&lt;br /&gt; great only if they are determined to be so&lt;br /&gt;  - Charles De Faulle -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; The only way to discover the limits of the possible is to go beyond&lt;br /&gt; them into the impossible&lt;br /&gt; - Arthur Clarker -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; It is only with the heart that one can see rightly ; what is essential&lt;br /&gt; is invisible to the eye&lt;br /&gt; - Anthony Exupery -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hold yourself responsible for a higher standard than anybody else&lt;br /&gt; expect of you&lt;br /&gt; - Henry Ward -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Everytime a value is born, existence takes on a new meaning ; every&lt;br /&gt; time one dies, some part of that meaning passes away&lt;br /&gt; - Joseph Krutch -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Man are wise in proportion, not to their experience, but to their&lt;br /&gt; capacity for experience&lt;br /&gt; - George Bernard Shaw -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; We are what and where we are because we have first imagined it&lt;br /&gt; - Donald Curtis -&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-7724903962582665899?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/7724903962582665899/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/gagal-siapa-takut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7724903962582665899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/7724903962582665899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/gagal-siapa-takut.html' title='GAGAL, Siapa Takut?'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-2651862350609361038</id><published>2009-02-27T05:11:00.000-08:00</published><updated>2009-03-09T06:04:24.963-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengobatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pola Hidup Sehat'/><title type='text'>10 Kebiasaan Kecil Pemicu Diabetes</title><content type='html'>&lt;div   style=";font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt;"&gt;&lt;div   style=";font-family:tahoma,new york,times,serif;font-size:10pt;"&gt;&lt;div   style=";font-family:times new roman,new york,times,serif;font-size:12pt;"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 5pt;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Dalam hidup ini berlaku hukum "tabungan".  Apa yang kita lakukan menjadi tabungan di masa mendatang. Apa yang kita tabung  sedikit demi sedikit, akan terasa hasilnya bertahun-tahun kemudian. Begitupun  dengan penyakit. Mulai dari segelas minuman favorit hingga suka menonton TV  hingga larut. Siapa nyana kalau itu bisa meningkatkan risiko diabetes?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;1. Teh  manis&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula  menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori.  Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan).  Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1900 kalori per hari (tergantung  aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1000-1200 kalori. Belum  ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari  kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Pengganti:  Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua  sendok teh sehari.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;2.  Gorengan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat  kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit  degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab  utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah  koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia.  Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan  kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan  kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di  masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serta dan  tinggi lemak, termasuk gorengan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Pengganti:  Kacang Jepang, atau pie buah.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;3. Suka  ngemil&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam  bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut  diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik  kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung  hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu  digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan  tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula  dalam darah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Pengganti:  Buah potong segar.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;4. Kurang  tidur.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi  terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan,  kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa  menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat  merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa  lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang  membuat kadar gula darah naik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau  sebaiknya 8 jam sehari.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;5. Malas  beraktivitas fisik&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kasus diabetes di  negara-negara Asia akan naik hingga 90% dalam 20 tahun ke depan. "Dalam 10 tahun  belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda.  Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding  bersepeda," kata Dr. Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di  Kawasan Pasifik Barat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik  memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda,  jalan kaki, atau aktivitas lainnya.. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Solusi :  Bersepeda ke kantor.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;6. Sering  stres&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak  terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon  epinephrine dan kortisol, supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk  beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang  baik. Tetapi kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan  tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Solusi :  Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat  terdekat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;7.  Kecanduan rokok&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572  relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes  naik sebesar 22%. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan  oleh rokok, tetapi kombinasi  berbagai gaya hidup tidak sehat seperti pola  makan dan olahraga. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Pengganti :  Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi.  Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat  resmi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;8.  Menggunakan pil kontrasepsi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon  estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan  perubahan kadar gula darah.  Menurut dr. Dyah Purnamasari S., Sp.PD, dari  Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan  dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja  lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas  menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Solusi  : Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5  tahun.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;9. Takut  kulit jadi hitam&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Menurut jurnal &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Diabetes Care&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;, wanita dengan asupan tinggi  vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain  dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Duapuluh menit  paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga  hari.  Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh  American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu  keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Solusi :  Gunakan krim tabir surya sebelum "berjemur" di bawah sinar matahari  pagi selama 10-15 menit.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;10.  Keranjingan soda&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Arial;" &gt;Dari penelitian yang dilakukan oleh &lt;i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Nurses' Health Study II&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; terhadap  51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman  bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti  mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam  minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang  sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 128, 0);font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pengganti : Jus dingin tanpa gula. &lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-2651862350609361038?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/2651862350609361038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/10-kebiasaan-kecil-pemicu-diabetes.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2651862350609361038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2651862350609361038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/10-kebiasaan-kecil-pemicu-diabetes.html' title='10 Kebiasaan Kecil Pemicu Diabetes'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-5520273851527508544</id><published>2009-02-25T09:46:00.000-08:00</published><updated>2009-03-09T06:14:15.243-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Permainan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor'/><title type='text'>JOKES 4 FUN</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:100%;"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gue Bilangin Ama Bapak Elo  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Suatu hari ada  seorang anak kecil mencuri mangga dari pohon milik tetangganya  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;dan tertangkap basah  oleh si pemilik pohon tersebut, lalu si pemilik pohon itu  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;berkata dengan nada  berteriak: "Hei! dasar bandel, ayo turun elu dari pohon  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;mangga gue. Entar  gue bilangin ama bapak elu ye!"&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Tetapi si  anak bukannya segera turun malah dia mendongak ke atas pohon sambil  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;berkata: "Pak,  cepetan turun, Pak, kita udeh ketahuan!"&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;    &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  Nggak bilang  siapa-siapa&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Ceritanya Pak  Bedu jengkel banget. setiap kali pohon mangganya berbuah, pasti  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;buahnya dicolong  oleh orang-orang entah dari mana. Tapi kalau ditungguin  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;malingnya gak pernah  datang giliran ditinggal, mangganya hilang. Banyak lagi.  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Saking kesalnya Pak  Bedu menaruh kertas besar di pohon mangganya dengan tulisan  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;"Tuhan tahu siapa  yang mengambil mangga ini."&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Dengan lega  ia meninggalkan pohon mangganya, berharap si pencopet terketuk  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;hati nuraninya. Esok  harinya lagi-lagi mangganya hilang, tapi tulisan di kertas  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;itu bertambah "Tuhan  tahu siapa yang mengambil mangga ini, tapi Tuhan tidak  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;akan bilang  siapa-siapa."&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;    &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  Nyebut  Sep&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Suatu hari,  mang Usep, si penjual sayur keliling yang masih muda belia,  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;ditabrak mobil. Si  penabrak langsung ngacir meninggalkan si korban yang  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;tergeletak di sisi  jalan dan orang2 sekitar yang memaki-maki. Orang2 segera  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;berkerumun menolong  mang Usep, tukang sayur kesayangan mereka. Kondisi mang  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Usep sangat parah.  Darah meleleh di sekujur tubuhnya. Nampaknya ajal sudah  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;dekat. Seorang ibu,  tidak tega melihat keadaannya. Beliau mendekat lalu  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;berkata, "Nyebut...  Sep... Nyebut...!" Maksudnya agar mang Usep mengingat  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;nama-Nya di saat2  terakhir. Mang Usep, dengan kekuatan terakhirnya berusaha  &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;menggerakkan  bibirnya. Dia lalu berkata dengan nyaring, "SAYUUUUUURRR.  ........"&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;    &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;   Memelas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;   &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;o&gt;&lt;/o&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Seorang anak  berlari menemui ibunya di dapur.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Anak : "Bu,  minta uang."&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Ibu : "Buat  apa?"&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Anak : "Itu,  di depan rumah ada orang yang berteriak  memelas."&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Ibu : "Apa  teriakannya?"&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  Anak :  "Bakso, Bakso!"&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;    &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  Tidak  Melihat&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;      "Apakah Saudara tidak melihat lampu merah?" tanya seorang polisi  kepada &lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;seorang pengendara  motor.&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  "Saya lihat,  Pak."&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  "Lalu kenapa  Saudara tidak berhenti?"&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;  "Saya tidak  melihat Bapak."&lt;o&gt;&lt;/o&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="Section1"&gt; &lt;div id="ygrp-mlmsg"&gt;&lt;!-- |**|end egp html banner|**| --&gt;&lt;!-- ygrp-msg --&gt;&lt;!-- Sponsor --&gt;&lt;!-- |**|begin egp html banner|**| --&gt;&lt;!-- Network content --&gt;&lt;!-- Start Recommendations --&gt;&lt;!-- End Recommendations --&gt;&lt;!-- Start vitality --&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!-- |**|end egp html banner|**| --&gt; &lt;div&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:78%;color:white;"&gt;&lt;span style=";font-size:78%;color:white;"  &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-5520273851527508544?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/5520273851527508544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/jokes-4-fun-di-posting-di-blog.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5520273851527508544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/5520273851527508544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/jokes-4-fun-di-posting-di-blog.html' title='JOKES 4 FUN'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-1927815479868788831</id><published>2009-02-25T08:21:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T08:25:50.472-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='leisure'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='business trip'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='private jet'/><title type='text'>Super Jet</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/SaVwuAIoxbI/AAAAAAAAALc/p-OhNirL2zo/s1600-h/concorde.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/SaVwuAIoxbI/AAAAAAAAALc/p-OhNirL2zo/s400/concorde.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306771671538517426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-1927815479868788831?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/1927815479868788831/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/super-jet.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1927815479868788831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1927815479868788831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/super-jet.html' title='Super Jet'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/SaVwuAIoxbI/AAAAAAAAALc/p-OhNirL2zo/s72-c/concorde.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-1685835352686480575</id><published>2009-02-20T07:27:00.000-08:00</published><updated>2009-02-20T07:30:07.821-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Metode Transaksi'/><title type='text'>Online Payment</title><content type='html'>Sharing pengalaman mengenai E GOLD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali kenal e-gold th 2004, sampai pertengahan tahun 2008 ini e-gold&lt;br /&gt;cukup berjaya sebagai online payment, karena berdasarkan situs mereka e-gold&lt;br /&gt;di back-up oleh 100% real gold, maksudnya setiap gr emas yang ada di e-gold&lt;br /&gt;adalah benar-benar dengan di dunia nyata, hanya prosesnya seperti apa,&lt;br /&gt;kurang jelas juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e-gold sendiri di klaim berdiri mulai th1996, jadi telah 12 th, suatu&lt;br /&gt;perjalanan situs yang cukup panjang untuk yang namanya online payment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kembali lagi, faktor kepercayaan yang menjadikan suatu situs payment&lt;br /&gt;berhasil tetap eksis atau tidak. Yang menjadi pemicu kehilangan kepercayaan&lt;br /&gt;mengenai e-gold adalah rumours bahwa e-gold bankrut, rumours itu muncul&lt;br /&gt;setelah FBI mengeluarkan pernyataan akan memeriksa Dr. Douglas Johnson,&lt;br /&gt;founder dari e-gold, terkait dengan money laundry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun isu itu tidak 100% benar, tetap saja kepercayaan masyarakat&lt;br /&gt;langsung amblas, nilai tukar e-gold terhadap mata uang dunia langsung terjun&lt;br /&gt;payung, setiap e-gold exchanger mengambil langkah berjaga2, pada awal fee&lt;br /&gt;exchanger yang hanya berkisar 2 -3% pertransaksi secara perlahan tetapi&lt;br /&gt;pasti dalam kurun waktu dua minggu mulai bergerak ke angka yang tidak masuk&lt;br /&gt;akal sampai lebih dari 60%. Dan kondisi sekarang ini, sedikit sekali&lt;br /&gt;exchanger yang mau menerima jual beli e-gold. Kondisi di dalam negeri&lt;br /&gt;sendiri saat ini malah lebih parah, tidak ada satupun exchanger yang mau&lt;br /&gt;bertransaksi mengenai e-gold.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini untuk online payment yang masih digunakan oleh masyarakat dunia&lt;br /&gt;maya adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Liberty Reserve (USD, Euro) - terpopuler&lt;br /&gt;2. Pecunix (base on Gold)&lt;br /&gt;3. C-Gold (base on Gold)&lt;br /&gt;4. Webmoney&lt;br /&gt;5. e-bullion (base on Gold)&lt;br /&gt;6. paypal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sedikit informasi dari saya, mungkin ada yang mau tambahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;email dikirim oleh Andi dari subject email: KOM-TEK tanya e-gold, paypal dan moneybooker&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-1685835352686480575?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/1685835352686480575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/online-payment.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1685835352686480575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1685835352686480575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/02/online-payment.html' title='Online Payment'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-2642856122000286408</id><published>2009-01-04T02:13:00.000-08:00</published><updated>2009-02-20T07:25:42.498-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Permainan'/><title type='text'>Angka Spesialmu</title><content type='html'>Kalo lagi bosan di kantor coba ambil kalkulator yang berada di samping kita dan coba praktekan&lt;br /&gt;petunjuk dibawah ini, .....ada yang unik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil Kalkulator mu sekarang........&lt;br /&gt;ikuti instruksi saya....&lt;br /&gt;Ingat tanggal kelahiran Mu ?&lt;br /&gt;tanggal lahirmu di kalikan 4&lt;br /&gt;Lalu ditambah dengan 13&lt;br /&gt;Di Kalikan lagi dengan 25&lt;br /&gt;Di kurangi dengan 200&lt;br /&gt;Di tambah dengan Bulan kelahiranmu...&lt;br /&gt;Di Kali 2&lt;br /&gt;Kurangi 40&lt;br /&gt;Di kali 50&lt;br /&gt;Di tambah dengan dua digit terakhir tahun kelahiranmu...&lt;br /&gt;Trakhir... Dikurangi dengan 10500&lt;br /&gt;Lihat hasilnya....&lt;br /&gt;Apa kamu mengenal angka2 itu?&lt;br /&gt;angka special kan..........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-2642856122000286408?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/2642856122000286408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/01/angk-spesialmu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2642856122000286408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/2642856122000286408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2009/01/angk-spesialmu.html' title='Angka Spesialmu'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-1248092895043773421</id><published>2008-12-29T02:47:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T02:49:04.596-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Emosi'/><title type='text'>7 Teknik Mendinginkan Emosi</title><content type='html'>Hi,teman-teman ada kiriman artikel dari teman nih.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat ya..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Teknik Mendinginkan Emosi&lt;br /&gt;Senin, 22 September 2008 | 10:27 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hubungan, pertengkaran memang tidak bisa dihindari. Jika tidak hati-hati, masalah kecil akan menjadi besar. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, simak tips mendinginkan suasana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tenang&lt;br /&gt;Ambil jeda waktu beberapa menit ketika muncul perasaan ingin 'meledak'.&lt;br /&gt;Anda bisa pergi ke ruangan lain dan lepaskan 'ledakan' itu di sana. Bila perlu, ambil waktu lebih panjang. Setelah tenang, temui kembali pasangan dan selesaikan masalah dengan kepala dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hindari Kata 'Selalu' Dan 'Tidak Pernah'&lt;br /&gt;"Kamu selalu begitu" atau "Kamu tidak pernah mengerti perasaanku". Ucapan ini sering terlontar ketika kita marah pada pasangan. Padahal, penggunaan kata-kata ini akan semakin memperuncing pertengkaran. Hindari ucapan tersebut atau coba katakan lebih spesifik dan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Stop Berultimatum&lt;br /&gt;Apa pun masalahnya, pertengkaran bukan akhir sebuah hubungan. Jadi, jangan mengeluarkan ultimatum atau mendeklarasikan hubungan Anda telah berakhir.&lt;br /&gt;Fokuskan perhatian pada inti masalah. Jangan biarkan diri Anda terbawa suasana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan Katakan "Aku benci Kamu"&lt;br /&gt;Apa pun yang Anda rasakan saat bertengkar, jangan pernah sekali pun mengeluarkan ungkapan benci. Apalagi jika sebenarnya Anda tidak bermaksud seperti yang Anda katakan. Ungkapan seperti, "Aku benci kalau kamu bersikap seperti itu", akan lebih enak didengar dibandingkan "Aku benci padamu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Toleran&lt;br /&gt;Taktik bagus untuk menenangkan dan mendinginkan suasana adalah dengan berkata lembut dan halus pada pasangan yang sedang 'panas' hati.&lt;br /&gt;Bersikaplah lebih toleran, sabar dan tempatkan diri Anda di posisinya. Jika Anda tak pernah melakukan hal ini pada pasangan, jangan harap dia akan berbuat sama pada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan Akhiri Pertengkaran Dengan Pertengkaran Maksudnya, jangan mengomentari pertengkaran yang telah lewat secara berlebihan. Tidak penting siapa yang mulai menyela atau berteriak, jika Anda dan dia telah setuju dan berdamai. Hentikan tindakan atau ucapan yang dapat menyulut pertengkaran baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. "Maaf"&lt;br /&gt;Kata ini memang memiliki kekuatan magis yang besar dan bekerja sangat baik dalam menyelesaikan pertengkaran. Mintalah maaf kalau pernah berlaku tidak baik selama pertengkaran, meski Anda merasa tidak bersalah dalam pertengkaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian terbaik dari sebuah pertengkaran adalah saat berbaikkan. Jadi, berbaikanlah. Nyatakan perasaan cinta Anda dan peluk dia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: HRExcellency_Club@yahoogroups.com [mailto:HRExcellency_Club@yahoogroups.com] On Behalf Of Vera H. Setiawan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/559563806765644042-1248092895043773421?l=postingemail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://postingemail.blogspot.com/feeds/1248092895043773421/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2008/12/7-teknik-mendinginkan-emosi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1248092895043773421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/559563806765644042/posts/default/1248092895043773421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://postingemail.blogspot.com/2008/12/7-teknik-mendinginkan-emosi.html' title='7 Teknik Mendinginkan Emosi'/><author><name>Pantex</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01949423541059175969</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_JnR44hrcaVc/Sdb49B9UT5I/AAAAAAAAAMM/VftNPBULnRI/S220/whitehawk.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-559563806765644042.post-6188152012658384173</id><published>2008-12-29T02:41:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T02:44:52.924-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Emosi'/><title type='text'>Surat dari Anak Pintar</title><content type='html'>Selamat Pagi.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah intermezo singkat tentang anak yang ingin ayahnya berfikir lebih kecil tentang masalahnya..... (supaya tidak emosi)..... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURAT DARI ANAK PINTAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sa
