Saturday, March 20, 2010

Trs: [MTSuperClub] Mario Teguh Super Note - FIGHTING THE WRONG FIGHT - BERTARUNG DALAM PERTARUNGAN YANG SALAH

Dear Rekan semua,
Saya forward salah satu posting email dari Milis yang ada untuk pembaca kumpulan email di http://postingemail.blogspot.com
Semoga bermanfaat.

 

----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Exnal Corp <exnal@cbn.net.id>
Kepada: MTSuperClub Milist <mtsuperclub@yahoogroups.com>
Terkirim: Sab, 20 Maret, 2010 07:54:19
Judul: [MTSuperClub] Mario Teguh Super Note - FIGHTING THE WRONG FIGHT - BERTARUNG DALAM PERTARUNGAN YANG SALAH

 

Sahabat Indonesia yang super,
 
yang sederhana keinginannya,
tetapi yang tidak sederhana dampaknya bagi kebaikan hidupnya.
 
Mudah-mudahan Super Note saya di Jumat sore yang super ini mendapati Anda dalam kejernihan pikiran yang Anda butuhkan untuk menepatkan kerja Anda.
 
Bahkan pelaut yang tidak jelas tujuan pelayarannya, akan pasti sampai di suatu tempat.
 
Hanya saja, belum tentu dia sampai di tempat yang ramah bagi kepentingannya untuk hidup dengan damai, sejahtera, dan cemerlang.
 
Sahabat saya yang dikasihi Tuhan,
 
Terima kasih atas comments Anda yang saya terima untuk MT Super Note - SEVEN HURDLES TO YOUR SUPER SUCCESS - TUJUH RINTANGAN KEBERHASILAN SUPER ANDA, dan masukan-masukan baik Anda-lah yang mentenagai saya untuk menuliskan Super Note susulannya ini.
 
Super Note yang saya susunkan bagi penikmatan di ruang keluarga MTSC yang ramah dan saling memuliakan ini, disemangati oleh semua comments super Anda, yang berfokus pada kebutuhan kita untuk mencurahkan semua kekuatan pada pekerjaan yang tepat, agar kita mencapai kebesaran hidup sebagaimana yang direncanakan bersama kelahiran kita.
 
Please kindly enjoy, absorb, and apply.
 
………..
 
MARIO TEGUH SUPER NOTE
FIGHTING THE WRONG FIGHT
BERTARUNG DALAM PERTARUNGAN YANG SALAH
 
………..
 

Anda hanya mendapat dari yang Anda kerjakan.
 
Maka, janganlah memilih pekerjaan yang salah.
 
Dalam kehidupan, pertanyaan yang sebenarnya bukanlah apa yang Anda menangkan, tetapi apa yang Anda lakukan; karena
yang Anda lakukan menentukan apa yang bisa Anda menangkan.
 
Sesungguhnya,
 
Kehidupan kita yang sebenarnya adalah pekerjaan kita.
 
Perhatikanlah, bahwa semua orang penting - disebut penting karena mengerjakan sesuatu yang penting bagi kehidupan sesamanya.
 
Jadi janganlah berlama-lama dalam kesadaran bahwa yang sedang Anda lakukan ini sebetulnya salah.
 
Janganlah Anda biarkan diri Anda menua dalam pekerjaan yang menuntut penggunaan dari kelemahan-kelemahan Anda.
 
Berjayalah dalam pekerjaan yang merayakan penggunaan dari kekuatan-kekuatan Anda.
 
………..
 

Anda dikenal melalui pertarungan yang Anda pilih.
 
Apa pun yang Anda perjuangkan melalui pertarungan - pasti merupakan sesuatu yang penting bagi Anda. Itu sebabnya Anda dikenal dari apa yang Anda pertarungkan.
 
Jika hal-hal kecil yang tidak penting, cukup untuk membuat Anda bertarung dengan orang lain, maka kecil dan tidak pentinglah Anda.
 
Jika yang Anda perjuangkan adalah hal-hal yang baik dan bernilai, maka baik dan bernilailah Anda.
 
… itu adalah sebuah kepastian yang sederhana, tetapi tidak sederhana dampaknya bagi kebaikan hidup kita.
 
………..
 

Kelas Anda ditentukan oleh keberanian Anda.
 
Keinginan Anda tidak penting, jika untuk pencapaiannya Anda tidak bersedia untuk bertarung.
 
Banyak orang sangat berani dalam mengkhayalkan keberhasilan dirinya, tetapi menjadi kerdil saat betul-betul harus memenuhi syarat bagi keberhasilannya dalam pekerjaan yang nyata.
 
Mereka yang pemberani, tidak selalu mengawali perjuangan mereka dengan impian, tetapi selalu memasuki pekerjaan dengan kesungguhan, dan menghadapi kesulitan dengan keberanian.
 
Itu sebabnya,
 
Keinginan yang sesungguhnya, hanya pantas berlabuh di hati seorang pemberani.
 
………..
 

Janganlah menjadi petarung yang setengah-setengah.
 
Janganlah menjadikan hidup ini setengah matang.
 
Segeralah selesaikan hal-hal yang akan membentuk keutuhan dari rencana-rencana Anda.
 
Janganlah impian Anda mengenai keberhasilan besar di masa depan, menjadikan Anda penunda yang menelantarkan keberhasilan kecil yang bisa Anda capai hari ini.
 
Bersikaplah seperti para petarung sejati.
 
Janganlah memukul, karena itu akan menyakiti orang lain. Jangan-lah juga, memukul dengan lunak, karena balasan yang Anda terima bisa keras.
Tetapi,
jika Anda harus memukul, pukullah dengan keras.
 
………..
 

Periksalah kembali prinsip-prinsip Anda.
 
Memang dibutuhkan sebuah keberanian, untuk tewas mempertahankan sebuah prinsip; tetapi dibutuhkan keberanian yang jauh lebih besar lagi untuk tetap hidup dan berjaya dalam sebuah prinsip.
 
Dan itu adalah pilihan yang lebih baik.
 
Karena,
 
Keikhlasan untuk hidup dengan seutuhnya, membutuhkan kekuatan hati yang tidak sederhana.
 
Dan utamakanlah ini dalam kesadaran Anda,
bahwa
 
Bukan ukuran Anda yang penting untuk memenangkan sebuah pertarungan, tetapi ukuran keberanian dalam diri Anda; yaitu keberanian untuk tampil dan bekerja sesuai dengan prinsip Anda.
 
Tidak ada hal besar yang bisa dicapai oleh seseorang yang keras kepala dan keras hati - karena prinsipnya; tetapi yang berjalan tanpa arah, meneriakkan keraguan dan keluhan; tetapi menolak nasihat-nasihat baik, hanya karena itu bukan prinsipnya.
 
Jika yang disebutnya sebagai prinsip itu, mengerdilkannya - mungkin itu bukan prinsip, atau dia harus memeriksa kembali sikapnya dalam berprinsip.
 
Karena, jika prinsip yang kita yakini tidak memuliakan kehidupan kita, kita harus ikhlas memeriksa diri dan prinsip kita.
 
Jika bukan prinsip kita yang tidak sepenuhnya tepat, pasti cara kita dalam berprinsip - yang memerlukan perbaikan.
 
………..
 

Dia yang menyerang harus menang, dan dia yang bertahan harus selamat.
 
Apakah Anda termasuk yang agresif dalam hidup ini, yang memasuki jam-jam kerja dengan kekuatan hati yang menyerang dengan kekuatan penuh?
 
Ataukah Anda yang hanya bertahan, yang berupaya selamat dari hari ke hari, tanpa pandangan yang jelas kapan kira-kira kelambatan dan kerata-rataan ini berakhir?
 
Yang manakah Anda?
 
Seandainya saja kita bertindak lebih berani …
 
………..
 

Jika Anda berseteru dengan kehidupan ini, semua orang akan menjagokan kehidupan.
 
Dari semua hal yang bisa Anda jadikan musuh dan Anda salahkan atas kelambatan laju kehidupan ini, jangan pernah musuhi kehidupan.
 
Jika pendapat buruk Anda tentang kehidupan ini benar, maka tidak akan ada orang lain yang tampil sebagai pemenang.
 
Tetapi, bukankah telah banyak orang yang menang, dan masih akan ada banyak lagi orang yang menang, termasuk diri Anda?
 
Kehidupan ini harus dimenangkan, didapatkan, dan dialami dengan baik; lalu bagaimana mungkin Anda bisa memenangkan, mendapatkan, dan mengalami kehidupan dengan kecintaan, jika Anda mengeluhkan kehidupan?
 
Sayangilah kehidupan ini, dan dia akan mengembalikan kebaikan Anda itu dengan kualitas hidup yang lebih besar daripada yang Anda berikan.
 
………..
 

Betapa pun Anda menyukai permainan, janganlah bermain-main dengan hidup Anda.
 
Bagi anak-anak, sebuah permainan adalah kehidupan yang sesungguhnya, dan dengan permainan itulah mereka membangun pengertian dan kemampuan untuk menjadi pemenang yang anggun dalam hidup mereka nanti.
 
Sebagian dari anak-anak itu memang tumbuh menjadi pemenang, tetapi sebagian yang lain tumbuh menjadi orang-orang dewasa yang masih bermain-main dengan kehidupan mereka.
 
Hidup ini bersikap ramah kepada kita yang bersungguh-sungguh untuk mencapai kemenangan, dan ia bersikap keras kepada mereka yang tidak terlibat secara sadar dalam prosesi kehidupan.
 
Dan yang menyayat hati para pemerhati, adalah
 
Tidak jarang, mereka yang dikerasi oleh kehidupan agar memperbaiki diri itu, menerima kesulitan hidup sebagai nasib buruk - seolah-olah upaya mereka tidak akan mendatangkan perubahan.
 
Seandainya saja, mereka mau mendorong diri mereka untuk mencoba, untuk bertarung dalam perjuangan yang benar, mereka akan menemukan keindahan yang menjadi hak bagi mereka yang ikhlas hidup dalam kebaikan.
 
………..
 
Maka marilah kita memilihkan pekerjaan yang baik bagi kita,
yaitu
 
pekerjaan yang jujur,
yang mendidik kita menjadi pribadi yang amanah,
yang merayakan kekuatan-kekuatan kita,
yang menjadikan kita pribadi yang lebih mampu,
yang menghasilkan perbaikan bagi kehidupan sesama,
yang terhubung erat dengan kebahagiaan keluarga kita,
dan
yang menjadikan kita permata yang berkilau dalam pandangan Tuhan,
yang menjadikan kehidupan kita damai, sejahtera, penuh kegembiraan dan kesyukuran,
dan
yang tidak bisa tidak - membuat Tuhan merendahkan dan memerdukan suara-Nya,
saat menyapa kita:
 
"Wahai jiwa yang tenteram, Aku sangat bangga menyebutmu sebagai kekasih-Ku."
 
………..
 

Maka marilah kita menyerah dalam seindah-indahnya penyerahan kepada Tuhan.
 
Tujuan kelahiran kita - baik, dan tidak ada niat Tuhan selain bagi kebaikan kita. Tugas kita hanyalah menurut.
 
Marilah kita menurut dalam jalan kebaikan, yang tempat-tempat sampai-nya adalah kedamaian, kesejahteraan, dan kecemerlangan hidup.
 
………..
 

Mudah-mudahan Super Note kita kali ini dapat mendampingi Anda dengan ramah, dan menghormati pacu Anda dalam membangun kemampuan untuk berperan baik dalam kehidupan ini.
 
Mudah-mudahan keikhlasan hati Anda menjadi pengharus bagi turunnya keberkahan yang lebih besar bagi kemuliaan Anda dan keluarga terkasih.
 
Sampai kita bertemu suatu ketika nanti, dan berjabat-tangan, dan membincangkan hal-hal yang terlalu banyak untuk kita tuliskan di ruang keluarga MTSC yang ramah dan santun ini, dan saling memuji dan saling berterima-kasih atas kebaikan satu sama lain.
 
Marilah kita tetap bersaudara dan bersahabat dalam kebenaran dan kesabaran.
 
Mohon disampaikan salam sayang dari Ibu Linna dan saya, untuk keluarga Anda tersayang.
 
Loving you all as always,
 
Mario Teguh
Founder | MTSuperClub | 081-211-56900 | For The Happiness Of Others | Jakarta
 
__._,_.___
 


Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!

Friday, December 25, 2009

WORTEL, TELUR DAN KOPI

Kiriman email ini sepertinya sudah pernah saya posting, tapi saya ingin memposting ulang kali ini.
Selamat membaca...        

        Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru. Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.

        Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit,
sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

        Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?" "Wortel, telur, dan kopi" jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah ?"

        Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi 'kesulitan' yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda. Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami
perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.

        "Kamu termasuk yang mana ?," tanya ayahnya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi ? "Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu."

        "Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut ? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku ?"

        "Ataukah kamu adalah bubuk kopi ? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat." "Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi
semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik."

"Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri …".

Sumber : Air Putih

http://postingemail.blogspot.com


Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi!
Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba!

Sunday, December 13, 2009

SEBERAPA TAHANKAH ANDA TERHADAP KRITIK ?



Kalau disuruh mencela dan mengkritik orang lain, jujur saja, kita pasti 'senang' melakukannya kan ? tapi bagaimana kalau kita di posisi mereka ? Dikritik, dicela, dianggap selalu salah...hmm... seberapa sih anda bisa tahan ? "Bagaimana kita bisa bekerja dengan baik, kalau kamu selalu saja datang terlambat ?" "Mestinya anda bisa meningkatkan kinerja. Masa' dari dulu kualitas pekerjaan anda begini-begini saja?" "Bagaimana kami mau bekerja dengan baik kalau anda sebagai manager tidak mampu memberikan fasilitas yang memadai ?" "Sepertinya
anda selalu saja meminta fasilitas lebih. Sekali-sekali, tunjukkan dong kualitas kerja yang seimbang !"

Suatu hari, anda mungkin akan mengeluarkan kritikan semacam itu kepada rekan kerja anda, termasuk bos anda. Tapi bukan tak mungkin, di hari lain, andalah yang akan menerima kritikan itu. Kalau itu terjadi pada anda, bagaimana rasanya ? dikecam, disindir atau dicerca di depan banyak orang, dalam rapat atau dalam perbincangan santai di kantor, bagaimanapun, bukan hal yang menyenangkan. Kesal, dongkol ...bahkan marah ? sangat mungkin terjadi. Tetapi, seberapa dewasa anda untuk bisa mengakui bahwa kritik itu justru menjadi cambuk buat anda ? Pernahkah anda sedikit berpikir positif di tengah-tengah kemarahan anda ketika sedang dikritik, bahwa sebenarnya kritik mencerminkan perhatian orang lain terhadap diri anda ? Kalau pikiran-pikiran baik itu hampir tak pernah terlintas di benak anda, maka mungkin beberapa tips berikut ini berguna supaya anda 'tahan' kritik.

JANGAN TERBURU MARAH
Siapa sih yang tidak kesal atau marah kalau mendapat kritikan yang menohok ? Tapi jujur saja, tiap orang berhak untuk melontarkan pendapat tentang anda, begitu pula sebaliknya. Dan kenyataannya, objektivitas selalu lebih besar bisa kita dapat dari kaca mata orang lain. Sebab itu, tahanlah amarah anda ketika seseorang mengkritik
anda. Dengarkan saja, bahkan kalau perlu catat dan lalu renungkanlah di rumah dengan pikiran yang dingin. Dengan marah, tak ada yang bisa anda lakukan dan tak sedikitpun anda maju ke tingkat yang lebih baik.

TERBUKALAH UNTUK MENGAKUI
Pernahkah anda lihat seseorang yang bebal ---sudah dikritik berulang kali, tetapi tetap saja melakukan kesalahan yang sama?. Memang, ada banyak alasan mengapa orang tak mengacuhkan kritik orang lain terhadapnya. Tetapi, salah satu yang kerap menjadi sebab mengapa anda atau kita tak hirau dengan kritik, adalah karena kita menutup diri untuk secara terbuka mengakui bahwa kita salah. Atau minimal mengakui bahwa "Oh ya, dia benar. Itulah sebenarnya saya. Mestinya saya merubah sesuatu dalam diri saya,". Miranti marah ketika dikritik sering telat ke kantor sesudah jam makan siang. Padahal kenyataannya, ia kerap menghabiskan waktu istirahatnya bukan untuk makan siang, tapi untuk jalan-jalan ke mal. Ketika bos memerlukannya mengerjakan sesuatu, ia beberapa kali terlihat tidak ada di mejanya. Dengan menyikapi kritik secara terbuka, anda akan terlihat lebih simpatik. Pahami ketidak cocokan orang lain terhadap perilaku atau sikap anda, sebagaimana kalau anda merasa tidak senang terhadap tindakan orang lain. Dengan kata lain, bersikaplah empatif. Dengan demikian, anda akan cenderung bisa bersikap lebih tepat menghadapi kritik itu.

MINTALAH DIKRITIK SECARA SPESIFIK
Belajarlah mengakui bahwa kemungkinan kritik yang dilontarkan orang lain terhadap diri anda itu benar. Dengan demikian, anda punya keinginan untuk belajar bagaimana orang lain ingin anda bersikap.

Tapi, ada baiknya anda meminta orang lain mengkritik anda lebih spesifik, agar anda benar-benar mengerti dimana sebenarnya masalah orang lain terhadap diri anda. Sehingga, antara anda dan rekan yang mengkritik itu bisa saling memahami dengan jelas kondisi yang sebenarnya. Dengan begitu, akan lebih mudah jalan untuk memperbaiki
apa yang tidak menyenangkan terhadap diri anda, di mata orang lain.

JANGAN BALAS MENGKRITIK
Mensikapi kritik tidak berarti dengan balas mengkritik.Ketika kita dikritik, bersikaplah sungguh-sungguh akomodatif. Membalas kritik dengan kritik lagi, sama saja menyulut perdebatan yang tidak perlu. Jangan biasakan diri anda menyukai debat kusir, mendramatisir kata-kata atau kondisi yang hanya akan memberi sinyal terhadap rekan kerja lain bahwa anda defensif. Ibaratnya, kritik adalah api. Memadamkannya adalah dengan air, bukan dengan api lagi. Menghadapi rekan kerja, berusahalah selalu akomodatif dan hindari perdebatan yang tidak
substantif.


MINTALAH SARAN KONSTRUKTIF
Kadang, kita ingin merubah diri tapi tak tahu bagaimana caranya. Mungkin rekan anda punya jalan keluarnya. Jadi mengapa tak bertanya padanya ? Satu hal, sering kita malu kalau orang lain tahu betapa kita bodoh dan tak tahu harus berbuat apa. Tapi dengan mengakuinya dengan jujur dan jiwa besar, orang lain pasti akan dengan senang hati membantu anda.

Memperlihatkan bahwa anda membutuhkan orang lain untuk perbaikan diri anda secara positif, justru akan menimbulkan reaksi yang simpatik dari lingkungan sekeliling anda. Kalau anda tak bisa membantu diri anda, berikanlah kesempatan orang lain melakukannya untuk anda.

sumber : www.kompas.com
http://postingemail.blogspot.com


Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)