Showing posts with label Manajemen Waktu. Show all posts
Showing posts with label Manajemen Waktu. Show all posts

Wednesday, April 8, 2009

Internet Business with Emotional Intelligence

---------- Pesan terusan ----------
Dari: Anthony Dio Martin Official Site <anthonydiomartin@yahoo.com>
Tanggal: 7 April 2009 03:03
Subjek: Anthony Dio Martin Official Site
Ke: tristanto.wahono@gmail.com


Dimuat di Bisnis Indonesia 20 Maret 2009

"The Internet will help achieve 'friction free capitalism' by putting buyer and seller in direct contact and providing more information to both about each other." - Bill Gates

Pertanyaan :

Pak Martin, saya anak kuliahan, saya ingin sekali berbisnis lewat bisnis on line. Tetapi bagaimana caranya ?

Anggie, Banjarmasin - gie_xxxx@yahoo.co.id

Jawaban :

Salam Antusias, Rekan Anggie!

Memang saat ini perkembangan teknologi dalam dunia internet sedang mengalami percepatan yang luar biasa, dimana percepatannya bukanlah percepatan linear tetapi percepatan yang eksponensial. Saya pun jadi teringat sebuah hukum mengenai perkembangan telekomunikasi yang semakin eksponensial yang dipopulerkan oleh Robert Metcalfe yang terkenal dengan sebutan Hukum Metcalfe.

Dulunya orang hanya dapat berkomunikasi dengan via surat maupun telepon, tetapi seiring dengan perkembangan jaman saat ini yang paling signifikan adalah dengan perkembangan teknologi internet. Dimana teknologi ini dimulai awalnya hanya untuk membantu pendidikan dan militer, tetapi saat ini penggunaannya sudah sangat luas menjadi sumber informasi bahkan sebuah peluang bisnis yang menjanjikan.

Awalnya untuk orang dapat melakukan koneksi internet diperlukan seperangkat komputer (PC) bahkan sebuah notebook, untuk saat ini untuk menggunakan fasilitas internet dapat dilakukan dengan menggunakan handphone bahkan dengan perangkat yang saat ini sedang menjadi trend di dunia bahkan di Indonesia yaitu blackberry.

Seiring dengan perkembangan seperti ini, tidaklah mengherankan internet menjadi sebuah peluang yang bagus untuk berbisnis. Apalagi Rekan Anggie yang masih berkuliah, ini bagus sekali untuk memulai mentalitas berbisnis selagi masih muda.

Untuk memulai sebuah bisnis online ada 3 langkah dasar yang diperlukan :

1. Menemukan produk / jasa apa yang mau kita jual.

Produk tersebut bisa kita buat sendiri (seperti baju, sepatu, tas, buku, ebook, script program, program yang kita buat, dan lain - lain – diperlukan kreatifitas dalam membuat produk, dan disarankan untuk melihat kebutuhan pasar) atau bisa juga menjual produk yang dijual oleh orang lain dengan cara afiliasi (menjual produk orang lain dengan sistem komisi / bagi hasil) ataupun bersama – sama dengan orang lain membuat suatu produk (Joint Venture atau sering disebut dengan JV). Atau bisa juga menawarkan jasa seperti pembuatan design kartu nama, jasa pembuatan website, jasa penjualan rumah, dll. Saya pun jadi teringat kata – kata dari sang pendiri Apple, Steve Jobs yang mengatakan "Innovation distinguishes between a leader and a follower!" Jadi kalau mau menjadi business leader di Internet harus ada kreatifitas dalam melakukan inovasi. Ayo, pakai kreatifitas dan berani untuk melakukan langkah awal, berani mencoba dan berani untuk gagal!

2. Membuat sebuah website untuk menjual produk.

Diperlukan layanan untuk membeli domain (nama website) serta hosting (tempat kita menyimpan file untuk website yang dibuat). Cara termudah bisa saja menggunakan program Content Management System (CMS) untuk membuat website seperti Joomla, Mambo, Wordpress atau Blog. Silahkan cari informasinya di Internet via Google atau mencari bukunya yang banyak juga dijual di toko buku.

3. Mempromosikan website.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempromosikan website, bisa melalui iklan, kasi tau ke teman – teman, membuat stiker, dll. Banyak cara – cara kreatif yang dapat dilakukan untuk mempromosikan suatu website. Cobalah juga mencari melalui Google atau buku – buku mengenai internet marketing karena banyak sekali buku – buku seperti ini.

Yang paling terpenting untuk meraih kesuksesan dalam Internet Business adalah dengan melibatkan unsur – unsur emosional dalam menjalankan bisnis. Dalam hal ini peran kecerdasan emosional memiliki peran yang penting. Masih ingatkah dengan kata – kata dari Daniel Goleman, yang mempopulerkan kecerdasan emosional (EQ) di dunia yang mengatakan bahwa kesuksesan 20% tergantung dari IQ dan 80% tergantung dari EQ.

Dalam menjalankan bisnis di Internet layaknya juga sama seperti menjalankan bisnis di dunia nyata (offline business) hanya saja menggunakan media Internet. Diperlukan juga yang namanya menjaga hubungan dengan customer maupun calon customer (leads), membuat hubungan yang semakin personal (personal touch), memberikan apresiasi atau ucapan selamat ulang tahun misalnya. Selain itu sebagai pebisnis, kita juga harus melibatkan EQ dalam menjalankannya seperti selalu terus memotivasi diri untuk berjuang, memiliki mentalitas pemenang, dan lainnya.

Jadi kesimpulannya dalam menjalankan bisnis baik offline maupun online, alangkah baiknya jika kita juga melibatkan unsur – unsur kecerdasan emosional. Semakin kita cerdas dan mengaplikasikan kecerdasan emosional kita, tentunya perjalanan kita menuju puncak kesuksesan dalam berbisnis pasti bisa dicapai!

Thursday, March 5, 2009

A R T I B E S A R C A T A T A N


Sisihkan waktu untuk merencanakan pekerjaan dan kehidupan
Anda setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan. Periksa kembali
apakah tak ada yang terlupa.. Perencanaan kecil semacam ini akan
mencegah munculnya persoalan dalam perjalanan pekerjaan Anda. Dengan
bertindak demikian maka kehidupan Anda pun akan berjalan dengan mulus.

Seringkali kita merasakan tidak punya waktu untuk
merencanakan pekerjaan dan hidup kita, karena sudah sangat sibuk
untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul. Akan tetapi kita
tidak sadar bahwa, sering kali, persoalan-persoalan tersebut justru
muncul karena tidak adanya perencanaan yang tajam. Memang, tidak
semua persoalan bisa diselesaikan di depan. Atau semuanya bisa
dicegah, setajam dan selama apapun perencanaan dan persiapan
dilakukan. Akan tetapi banyak sekali yang dapat dihemat dengan
melakukan perencanaan dan persiapan yang matang: hemat waktu, uang,
energi. Perencanaan juga dapat mencegah kita untuk melakukan
pekerjaan-pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu.

Untuk mempertajam perencanaan, biasakan Anda melakukan hal-hal di
bawah ini :

Rencanakan setiap langkah kegiatan atau prosedur baru, cari
titik-titik yang bisa menjadi hambatan dalam setiap tahap, dan
perkirakan cara terbaik untuk mencegah atau mengatasinya
Pastikan bahwa penugasan-penugasan benar-benar dipahami oleh staf dan
kelompok di lingkungan tanggung jawab Anda
Perhatikan tahap awal pelaksanaan setiap pekerjaan, karena biasanya
pada tahap ini persoalan mulai muncul
Catatlah setiap malam, apa-apa saja kekurangan dalam pelaksanaan
pekerjaan hari ini, dan rencanakan apa-apa saja yang akan anda
lakukan esok hari, agar pelaksanaan pekerjaan akan lebih baik dari
hari ini dan seterusnya

Mencatat adalah kegiatan yang sering kita abaikan. Padahal,
mencatat itu adalah bagian penting untuk menghemat memori ingatan
kita. Seringkali kita lupa apa yang kita ingat kemarin hanya karena
tidak dicatat, dan baru teringat keesokan harinya atau bahkan
seminggu kemudian.

Jadi, rencanakan dengan matang, dan jangan lupa mencatat !

Sumber : ESENSI KEPEMIMPINAN : MEWUJUDKAN VISI MENJADI AKSI" karangan
Erry Riyana Hardjapamekas

Kiriman dari
Debby Susanti
Surabaya


Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!