Friday, April 10, 2009

JANGKRIK DAN UANG LOGAM



Suatu hari seorang dari desa mengunjungi temannya di kota. Bunyi
ribut mobil dan derap orang yang lalu lalang sangat menganggu orang
desa itu. Kedua orang itu kemudian berjalan-jalan dan tiba-2 orang
desa itu berhenti, menepuk pundak temannya dan berbisik ,"Berhentilah
sebentar. Apakah kamu mendengar apa yang kudengar ?" Teman kotanya
itu menoleh ke arah orang desa itu dan tersenyum, dan kemudian
berkata ,"Yang saya dengar hanyalah suara klakson mobil serta suara
orang lalu lalang. Apa yang kau dengar ? Ada seekor jangkrik di dekat
sini dan saya bisa mendengar suara nyanyiannya " jawab si orang desa.

Teman dari kota itu mendengarkan dengan penuh perhatian, lalu
menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata ,"Saya pikir kamu hanya
bergurau. Tidak ada jangkrik disini. Dan seandainya ada, bagaimana
orang bisa mendengar di tengah kebisingan jalan ini ? Apakah kamu
pikir kamu bisa mendengar suara jangkrik ?"

Kata orang desa itu ,"Ya ! ada satu ekor yang bernyanyi di sekitar
sini sekarang". Orang desa itu berjalan beberapa langkah, lalu
berhenti di samping tembok sebuah rumah. Di situ ada tanaman yang
tumbuh merambat. Orang desa itu memetik beberapa daun, dan diatas
daun itu ada seekor jangkrik yang sedang bernyanyi keras sekali.
Teman dari kota itu kini bisa melihat jangkrik itu, dan ia pun mulai
bisa mendengarkan suara nyanyiannya. Ketika mereka mulai berjalan-
jalan kembali, orang kota itu berkata kepada teman desanya ,"Kamu
secara alami bisa mendengar lebih alami dari kami".  Orang desa itu
tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berkata ,"Saya
tidak setuju dengan pendapatmu. Orang desa tidak bisa mendengar lebih
baik dari orang kota. Sekarang lihat, saya akan memperlihatkan
sesuatu kepadamu".

Lalu orang desa itu mengambil uang logam dan melemparkannya ke
trotoar. Bunyi uang logam itu membuat banyak orang menoleh kepadanya.
Kemudian orang desa itu memungut uang logam itu, dan keduanya
melanjutkan berjalan-jalan.

Kata orang desa itu ,"Tahukah kamu sobat, suara uang logam tidaklah
lebih keras dari suara jangkrik tadi. Meski demikian, banyak orang
kota mendengar dan menoleh ke arahnya. Di lain pihak, saya adalah
satu-satunya orang yang mendengar suara jangkrik itu. Alasannya tentu
bukan bahwa orang desa bisa mendengar lebih baik dari orang kota.
Tidak. Alasannya adalah bahwa KITA SELALU MENDENGAR DENGAN LEBIH BAIK
HAL-HAL YANG MENARIK PERHATIAN KITA, DIBANDING HAL-HAL YANG BERADA DI
DEPAN KITA…………….….".


Dikutip dari Suara Merdeka



Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.

No comments:

Post a Comment